00:00Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat.
00:04Ada dua misi utama dalam lawatan kali ini yakni menghadiri pertemuan Perdana Board of Peace
00:09serta rencana penanda tanganan tarif resiprokal dengan Presiden Donald Trump.
00:15Dan ini laporan jurnalis Kompas TV Alvanya Rizky dari Washington DC, Amerika Serikat yang kami rekam sebelumnya.
00:22Saudara Kompas TV, Presiden Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat pada tanggal 17 Februari 2026 waktu setempat.
00:29Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan ketiganya ke Amerika Serikat sekali ini
00:33untuk melakukan pertemuan bilateral dengan pemerintahan Amerika Serikat khususnya Presiden Donald Trump.
00:41Kalau melihat rilis dari istana ke Presiden Jakarta memang Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk melakukan pertemuan bilateral.
00:49Tetapi sebenarnya Presiden Prabowo Subianto memiliki dua PR besar dalam lawatannya kali ini.
00:55Yaitu pertama untuk menghadiri meeting perdana dari Board of Peace atau KTT Dewan Keamanan
01:03yang akan diselenggarakan oleh Presiden Donald Trump selaku ketua dari Board of Peace.
01:10Dan yang kedua adalah Presiden Prabowo Subianto harus segera menandatangani kesepakatan tarif resiprokal
01:16dengan pemerintahan Amerika Serikat atau khususnya dengan Presiden Donald Trump.
01:21Meskipun untuk kesepakatan tarif ini sendiri masih dalam perencanaan untuk jadwal pertemuannya.
01:28Tetapi yang bisa saya evokan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan dua agenda tersebut
01:32pada tanggal 19 Februari 2026 dan juga tanggal 20 Februari 2026.
01:39Sedangkan untuk kesepakatan tarif saat ini Indonesia dengan Amerika Serikat sudah menyepakati tarif di 19 persen.
01:47Tetapi pemerintah Indonesia memiliki cita-cita besar untuk kemudian menekan tarif resiprokal itu sendiri
01:55kalau bisa dibawah 19 persen untuk sektor-sektor penting yang memang dibutuhkan oleh Indonesia
02:01saat mengekspor barangnya ke Amerika Serikat.
02:05Dua agenda besar itu menjadi agenda utama dari Presiden Prabowo Subianto
02:09dan kita akan nantikan seperti apa update dari hasil pertemuan dua meeting ini.
02:13Alvanya Rizky, Kompas TV, Washington DC.
Komentar