00:00Terima kasih.
00:30Terima kasih.
01:02Terima kasih.
01:31Terima kasih.
01:46Terima kasih.
01:57Terima kasih.
02:28Terima kasih.
02:54Terima kasih.
03:00Terima kasih.
03:06Terima kasih.
03:11Terima kasih.
03:21Terima kasih.
03:27Terima kasih.
03:37Terima kasih.
03:48Terima kasih.
03:55Terima kasih.
04:02Terima kasih.
04:10Terima kasih.
04:17Terima kasih.
04:30Terima kasih.
04:38Terima kasih.
04:44Terima kasih.
04:50Terima kasih.
05:16Terima kasih.
05:27Terima kasih.
05:36Terima kasih.
05:42Terima kasih.
05:47Terima kasih.
05:54Terima kasih.
06:02Terima kasih.
06:17Terima kasih.
06:19Terima kasih.
06:37Terima kasih.
06:39Terima kasih.
06:52Terima kasih.
06:57Terima kasih.
07:00Terima kasih.
07:03Terima kasih.
07:03Terima kasih.
07:05Terima kasih.
07:11Terima kasih.
07:12Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:19Hadirin dan hadirat sekalian, terutama sahabat-sahabat dari para wartawan,
07:30Alhamdulillah kita syukuri sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pak Menteri Agama tadi,
07:36bahwa kita baru menyelesaikan sebuah rapat atau sidang isbat atau penetapan tentang satu Ramadan tahun ini.
07:56Yang ini akan menjadi pedoman bagi kita sekalian, umat Islam di Indonesia khususnya,
08:07untuk kapan kita harus memulai menjalankan rukun Islam yang namanya kuasa,
08:19sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
08:26Selanjutnya, bangsa kita ini adalah bangsa yang terdiri dari latar belakang yang berbagi-bagi.
08:39Itu adalah sebuah keniscayaan.
08:47Keniscayaan sebagai bangsa yang berbunikah tunggal hikah, termasuk juga umat Islam.
08:56Bahkan di Indonesia ini ada lebih dari 80 ormas-ormas Islam di Indonesia
09:04yang perbedaan-perbedaan organisasi ini memungkinkan adanya amaliyah, ubudiyah yang berbeda-beda.
09:17Tetapi perbedaan itu hanya menyangkut masalah-masalah yang sifatnya itu istihadi,
09:27yang sifatnya itu teknis.
09:30Secara kot'i tidak beda, secara kot'i semua sama.
09:35Nah, oleh karena itu, kemungkinan adanya memulai puasa atau mengakhiri puasa berbeda,
09:45itu menjadi sebuah keniscayaan yang bisa kita fahami, yang bisa kita maklumi.
09:54Tetapi yang paling penting itu keutuhan sebagai umat Islam,
10:02itu yang harus senantiasa kita jaga.
10:06Oleh karena itu, penting untuk saling memahami dan saling menghormati.
10:13Bahkan kalau perlu kita sebagai bangsa yang demokratis ini,
10:17perlu membiasakan diri untuk berbeda.
10:23Untuk berbeda.
10:24Asal jangan soal prinsipil saja.
10:28Asal jangan soal akidah saja.
10:31Asal jangan soal kot'i saja.
10:36Karena dengan demikian, maka ini menjadi bagian dari dinamika
10:41yang memperkaya khazanah ilmu pengetahuan kita.
10:45Nah, perbedaan yang dimanajikan dengan baik akan menjadi sebuah harmoni yang indah,
10:54yang itu juga akan menjadi sesuatu yang penting bagi persatuan Indonesia.
11:02Dan persatuan Indonesia itu menjadi bagian penting dari terciptanya stabilitas nasional.
11:08Dan stabilitas nasional itu menjadi sesuatu yang sangat penting bagi memungkinkan kita semuanya,
11:17terutama pemerintah dan rakyat,
11:20untuk berbuat lebih banyak dan lebih baik bagi masa depan bangsa kita sekalian.
11:27Nah, oleh karena itu saya bersama dengan pembimbinan Majlis Ulama Indonesia
11:37mengajak kepada semuanya saja
11:40untuk berusaha sekuat-kuatnya
11:45menyempurnakan ibadah kita dalam sebulan ini
11:49sehingga akan melahirkan insan-insan yang sempurna,
11:57yang paripurna, yang makin tinggi kualitas iman dan taqwanya kepada Allah.
12:04Kepada teman-teman yang memang bukan muslim
12:09dan bagi mereka juga tidak diwajibkan puasa,
12:15tentu kami boleh menghimbau
12:17untuk bisa kita sama-sama menghormati
12:22dan menjaga teman-teman kita yang berpuasa.
12:29Dan kepada seluruh umat Islam di Indonesia,
12:34tentu kami sangat berharap
12:39agar suasana Ramadan ini dilakukan dengan khusyuk
12:47dan mampu melahirkan sebuah jiwa
12:55yang bersikap rahmah atau saling menyayangi,
13:05bersikap insaniah atau humaniti
13:09untuk saling menghormati,
13:12karena kata Nabi,
13:15orang yang menghormati sesama di dunia ini
13:18akan disayangi oleh malaikat yang di langit.
13:30Sayangilah manusia sesama ini di atas bumi,
13:34ini saya malaikat akan menyayangi.
13:37Selanjutnya, tentu kami juga berharap
13:40agar kita juga mampu memuasakan,
13:43bukan hanya perut saja dipuasakan
13:47dari haus dan lapar,
13:50tapi juga mampu memuasakan seluruh tubuh kita ini
13:55dari hal-hal yang dilarang oleh agama.
13:59Mulut mesti dijaga,
14:01jangan sampai menyakiti,
14:04berdusta,
14:06ngerumpi,
14:08memfitnah,
14:09membuat gaduh,
14:11dan sebagainya.
14:11Tangan juga mesti dijaga,
14:14dipuasakan.
14:15Jangan sampai menulis sesuatu
14:19yang bisa mengadu domba,
14:22memfitnah,
14:23menjelek-jelekin sesama.
14:27Marilah puasa paripurna ini kita lakukan.
14:31Puasa secara syar'i,
14:35dalam arti tidak batal,
14:37tetapi juga puasa secara hakiki,
14:40artinya memuasakan seluruh tubuh
14:43yang diberikan oleh Tuhan ini
14:46untuk tidak melakukan hal-hal yang
14:51tidak dibenarkan oleh agama.
14:54Sehingga kita akan hidup
14:57dalam suasana yang damai,
14:59yang tenterm,
15:01yang aman.
15:03Karena kata Al-Quran,
15:05bersatu itu adalah
15:07ni'amat,
15:08fa'asbahtum bini'amati
15:10ikhwanam.
15:12Terima kasih.
15:13Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
15:17Selanjutnya kita persilahkan ke Pak Marwan Dasopang,
15:20Ketua Komisi 8.
15:22Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
15:26Waalaikumsalam.
15:28Menteri Agama,
15:29Wakil Menteri Agama yang saya hormati,
15:32Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia,
15:36Dirjen yang saya hormati,
15:41Masyarakat Islam Indonesia yang saya panggakan dan hormati,
15:45teman-teman PRS.
15:48Sidang isbat sudah memutuskan,
15:52satu Ramadan tadi sudah diumumkan,
15:56jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
16:01Amanah yang diberikan kepada Menteri Agama
16:06dan Kementerian Agama
16:08sudah dijalankan dengan baik.
16:12Bukan hanya rutinitas tahunan,
16:14tetapi ini melibatkan berbagai kaidah.
16:19Saya sebagai Ketua Komisi 8
16:21sudah menyaksikan tadi,
16:23seminar maupun diskusi
16:26melibatkan kaidah keagamaan,
16:29kaidah ilmiah
16:30juga telah didiskusikan dengan baik.
16:35Seperti yang disampaikan oleh Menteri Agama,
16:38hasilnya tidak memungkinkan melihat hilal
16:43karena posisinya masih minus.
16:46Oleh karena itu,
16:47dengan bulat,
16:49jatuh Ramadan pada hari Kamis.
16:54Namun demikian,
16:56seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama tadi,
16:59karena diksi untuk menetapkan beribadah ini
17:04berbagai cara memandang,
17:06masih memungkinkan terjadinya perbedaan.
17:10Oleh karena itu,
17:12perbedaan ini tidak menjadikan kita
17:14tercerai-berai.
17:16Mari kita saling menghargai.
17:20Tapi di dalam diskusi tadi,
17:22ada pandangan,
17:24ke depan,
17:25Bapak Menteri Agama berupaya
17:27untuk mempertemukan
17:29cara pandang untuk penetapan
17:31satu Ramadan.
17:33karena beliau tadi menjelaskan,
17:37kalender global juga
17:39yang berpusat di Turki
17:41belum melihat kemungkinan hilal
17:48di esok hari.
17:51Karena itu,
17:52sebagai Ketua Komisi 8,
17:54kami nanti mendukung
17:56untuk mempertemukan cara pandang
17:58sehingga kita bisa
17:59sama-sama melaksanakan ibadah,
18:01terutama Ramadan maupun nanti sawal.
18:05Kami menghimbau umat muslim Indonesia,
18:08mari kita beribadah dengan husuk,
18:10memperbanyak amal ibadah,
18:13mudah-mudahan kita menjadi
18:15yang semakin membaik
18:17dengan berpuasa secara ikhlas dan jujur,
18:21dan menjadi pijakan kita
18:22untuk menata bangsa ke depan.
18:25Ada pun masyarakat
18:27yang tidak menjalankan ibadah puasa,
18:29mari kita menghormati
18:31masyarakat yang berpuasa,
18:33dan juga demikian sebaliknya.
18:37Mudah-mudahan tugas ini
18:39menjadi amal ibadah
18:41bagi Kementerian Agama
18:42dan Bapak Menteri Agama,
18:45dan sekalipun amanah diberikan
18:47untuk penetapan,
18:50tapi masih melibatkan berbagai pihak,
18:53ormas-ormas Islam,
18:56para ahli,
18:58kemudian Majlis Sulama Indonesia.
19:01Dengan demikian,
19:02kami merasa bangga
19:04dengan acara yang dilakukan pada hari ini.
19:08Mudah-mudahan ini menjadi kepastian
19:09bagi umat muslim Indonesia.
19:12Terima kasih.
19:15Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
19:18Terima kasih.
19:19Saya kira tidak perlu saya simpulkan.
19:21Mungkin ada yang ingin memberikan pertanyaan.
19:24Silakan.
19:27Tidak ada ya?
19:28Sudah cukup.
19:29Baik, dengan demikian
19:31kami ucapkan...
19:37Kami berharap dengan sungguh-sungguh
19:43kepada seluruh imam-imam masjid
19:46di seluruh Indonesia.
19:49Kalau bisa,
19:51kalau bisa kita kuatkan
19:55untuk berdoa
19:58bagi keselamatan umat Islam
20:01dan bangsa Palestina,
20:04terutama
20:05masyarakat Palestine
20:07yang ada di Gaza,
20:09dengan apa yang disebut
20:11dengan kunut nazilah.
20:14Kami berharap
20:16kepada seluruh
20:17tamir masjid di Indonesia
20:19mungkin bisa melalui DMI
20:21atau melalui ormas-ormas
20:23NU, Muhammadiyah, Al-Irshad, Al-Wasliyah,
20:27dan lain-lain, Al-Wahdha
20:29untuk menyerukan kepada seluruh
20:33imam-imam
20:34di dalam Romawon
20:36yang saat bagus mustajab ini
20:40memohon kepada Allah
20:42untuk kemerdekaan
20:47kemerdekaan bagi warga Palestina
20:53dan menolong
20:54kepada teman-teman
20:55yang ada di Gaza.
20:58Itu harapan kami.
21:00Pak Menteri.
21:00Terima kasih, Pak Menteri.
21:01Ya, terima kasih.
21:02Dengan demikian,
21:03terima kasih atas
21:04kehadiran teman-teman
21:06para wartawan.
21:11Ya, silakan
21:12biar lebih terbuka pakai mic ya.
21:15Tolong dikasih micnya.
21:21Sebutkan dari video mana, Mas?
21:23Baik, terima kasih.
21:25Kesempatannya,
21:25perkenalkan saya Iqbal
21:26dari Kumparan,
21:27Bapak-Bapak sekalian.
21:29Ya, ya.
21:29Ini saya tanya
21:30mengenai tadi akan ada upaya,
21:32kedepannya ada upaya
21:33untuk mempertemukan tanggal.
21:35Nah, dalam hal ini
21:35apakah sudah ada proyeksi
21:38yang sudah ditetapkan sekarang?
21:39Apakah metode penentuannya itu
21:42akan secara global
21:43atau nasional gitu?
21:44Karena setahu saya,
21:47tolong koreksi
21:47bila keliru,
21:48Muhammadiyah itu mengacu kepada
21:50alas ke, katanya ada
21:52Hilal sudah muncul di sana gitu.
21:55Nah, dalam hal ini
21:55metode seperti apa proyeksinya?
21:57Lalu kedua,
21:57tadi disampaikan ada dinamika
21:58dalam diskusi,
21:59boleh disebutkan
22:00enggak kira-kira Pak
22:01Ormas-Ormas
22:02apa saja yang hadir tadi?
22:04Iya, saya kira
22:05akan menjadi pendengar aktif dulu
22:08kepada seluruh Ormas yang ada
22:10dan kita mendengarkan
22:11secara aktif
22:13dan dengan demikian
22:14kita nanti juga akan punya
22:16konsep-konsep
22:17dan kita juga akan mendengarkan
22:19para pakar dalam bidangnya
22:21masing-masing.
22:21Saya kok sangat optimis bahwa
22:23insya Allah ke depan
22:26bisa
22:28kita selesaikan
22:29persoalan ini.
22:31Yang penting
22:32metodologinya kita
22:33masing-masing ada
22:34takkan give gitu ya,
22:36jadi masing-masing ada
22:38penyesuaian diri.
22:40Sebetulnya tadi
22:44ada kemungkinan
22:45untuk bisa kita lakukan
22:46kedekatan-kedekatan.
22:47Mudah-mudahan nanti
22:48akan datang ya.
22:50Mungkin kalau tahun ini
22:51kalau kita konsisten dari
22:52hanya berpedulman
22:53kepada tingginya
22:54Hilal
22:55atau kewujudul Hilal
22:56empat tahun ke depan itu
22:58masih sangat teriskan
22:59untuk berbeda.
23:01Nah, maka itu mungkin
23:02metodologi
23:03perlu kita
23:05perkuat
23:05nanti akan datang.
23:06Karena faktanya
23:07sekian puluh tahun
23:08awal Indonesia Merdeka itu
23:10selalu kompak
23:12apalagi dengan
23:12hasil keputusan
23:15pemerintah dalam hal ini
23:16diwakili oleh
23:17Menteri Agama
23:18itu diterima
23:19semua pihak.
23:20Karena
23:20adanya
23:22metodologi yang
23:22bersesuaian pada
23:23waktu itu.
23:24Dan inilah yang kita
23:25akan kembangkan.
23:27Mohon doanya
23:27kepada teman-teman
23:28semuanya
23:29bahwa
23:31kedepan nanti
23:32insya Allah
23:32kita optimis
23:33untuk penyatuan
23:34kesatuan umat ini.
23:36Dan seandainya
23:37biasa ada yang berbeda
23:39seperti yang dikatakan
23:40oleh Pak Kiai tadi
23:41dengan Pak Ketua
23:42Komisi Delapan kita
23:44itu sangat harif
23:45yang disampaikan oleh beliau.
23:46Mari kita
23:47terima perbedaan itu
23:48sebagai suatu
23:49kekayaan
23:49jangan menganggapnya
23:51sebagai suatu
23:53malapetakah.
23:54Ini adalah suatu
23:56cara pandang
23:57yang berbeda
23:58yang perlu kita hargai.
23:59Dan untuk itu
24:00saya kira
24:00teman-teman media
24:02juga mohon
24:03mengikuti perkembangan
24:04dan berikan
24:05masukan kepada kami juga.
24:06Karena bagi kami
24:07Anda pun juga punya
24:09peran yang sangat penting
24:10dalam menciptakan
24:11suatu kebersamaan
24:12di negeri kita
24:13yang tercinta ini.
24:14Terima kasih.
24:15Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
24:17Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar