00:00Haji Hasim Asyari seperti apa Pak?
00:02Lembaga Falakiyah Pengurus Wilayah Nahbatul Ulama Provinsi DKI Jakarta
00:07hari ini melaksanakan kegiatan RUYATUL HILAL
00:10untuk penentuan 1 Ramadan 1447.
00:14Kami dan tim sudah menyiapkan alat
00:17pertama teleskop robotik
00:24yang dari teleskop tersebut
00:28disambung dengan kamera
00:30dan para jamaah yang hadir pada kesempatan ini
00:35bisa melihat langsung di layar.
00:37Jadi kami tidak pakai ngintip-ngintip bulan lagi
00:39dari kamera itu karena sudah tersambung ke kamera
00:42dari teleskop ke kamera
00:44dan kemudian kami tambah dengan alat penunjang lainnya
00:49yaitu teodolit
00:51dan juga ditambah dengan alat manual
00:55yaitu rubuk mujayab
00:56yang mudah-mudahan dengan tiga alat tersebut
01:01bisa bersahabat juga dengan kondisi alam
01:04yang pada kesempatan sore ini
01:07data hisab kami di Nahdlatul Ulama
01:12itu ada tiga hal
01:14pertama mustahil RUYAH
01:17yang kedua imkanur RUYAH
01:19imkanur RUYAH itu sesuatu yang mungkin di RUYAH
01:22ketika ketinggian hilalnya itu
01:26tiga derajat ke atas
01:28dan yang ketiga kotir RUYAH
01:31sesuatu yang pasti di RUYAH dan pasti terlihat
01:34ketika di sembilan derajat ke atas
01:39Nah kondisi pada kesempatan sore ini
01:42data hisab yang kami miliki itu
01:44masuk dalam kategori
01:46mustahil RUYAH
01:47karena masih di bawah
01:49minus satu derajat
01:51artinya sesuatu yang
01:53sangat mustahil untuk terlihat
01:55namun demikian
01:57kami tetap berpegang kepada
01:59apa yang disampaikan oleh Rasulullah
02:01di dalam satu hadis
02:02sumu li ru'yatih
02:04wa aftiru li ru'yatih
02:06fa'inhum mahalikum
02:07fa'akmilu salatina yauman
02:10berpuasalah kalian karena melihat hilal
02:13berbukalah kalian karena melihat hilal
02:15tapi kalau seandainya tertutup oleh awan
02:18dan terkendala yang lain
02:19fa'akmilu
02:20sempurnakan syakbannya itu
02:22menjadi tiga puluh hari
02:24terlihat atau tidak terlihat
02:27kita lihat nanti ketika matahari tenggelam
02:29huruf di jam 18.11
02:34masuknya waktu mahrib
02:36terlihat atau terlihat tidak terlihat
02:39akan kami laporkan ke
02:41pertama pengurus pesanah
02:43atau tululama
02:43yang kemudian yang kedua kita laporkan
02:46ke Kemenang Republik Indonesia
02:48sebagai bahan masukan untuk sidang ispat
02:53Pak Akiyai
02:54sebenarnya kalau misalnya kita lihat
02:56di ru'yat hari ini kan
02:59hilal itu berada di bawah ufuk ya
03:00berarti di bawah rata-rata Pak
03:02sebenarnya
03:02seberapa kemungkinan
03:04apakah ada kemungkinan
03:05berapa persen kemungkinan
03:07hilal itu bisa terlihat pada hari ini
03:09kemungkinannya sangat tipis
03:11yang saya sampaikan tadi
03:12mustahil ru'yah
03:13karena
03:16imkan ru'yah
03:17sesuatu yang bisa di ru'yat itu
03:18apabila
03:193 derajat
03:20minimal
03:21ke atas
03:22itu imkan
03:23sesuatu yang mungkin
03:25tapi karena ini
03:26jauh di bawah
03:28di bawah kriteria
03:29bahkan minus
03:31minus 1 derajat
03:32jadi sangat-sangat susah
03:33untuk bisa terlihat
03:34dan
03:35pada hari ini
03:37pada hari ini
03:38tanggal 17 Februari ini
03:40ini ada terjadi
03:41gerhana
03:42matahari cincin ini
03:43tapi di Indonesia itu
03:45tidak terlihat
03:46ada sebagian
03:49yang berpendapat
03:49bahwasannya itu
03:50sebagai
03:52dasar untuk
03:53bisa melihatnya
03:54hilal
03:54itu tidak
03:56itu bukan
03:57bukan indikator
03:58untuk bisa terlihat
03:59atau tidaknya
04:00hilal
04:01jadi
04:02kami menggunakannya
04:04adalah
04:05ru'yatul hilal
04:06bukan ru'yatul kusub
04:08jadi bukan indikator
04:09sebagai penentu
04:10untuk awal bulan
04:11terjadinya gerhana
04:12matahari pada hari ini
04:14Pak Kiyai
04:15di Jakarta sendiri kan
04:17ada beberapa titik ya Pak
04:18sebagai pemantau
04:19hilal 1 Ramadan
04:211447 Hijri ya
04:22kalau di titik-titik lain
04:24apakah terpantau juga
04:26hilalnya
04:27atau bagaimana Pak?
04:29mengacu kepada
04:30hasil keputusan
04:31Muktamar
04:32Nahdlatul Ulama
04:33di Lampung
04:34kami menggunakan
04:35sistem
04:36ru'yatul hilal
04:37wilayatul hukmi
04:38bukan standar
04:39patokan internasional
04:41artinya
04:42kalau salah satu
04:44titik saja
04:45di Indonesia
04:46entah itu di Papua
04:48entah itu di Kalimantan
04:49atau sampai Aceh
04:50satu saja
04:51terlihat
04:52itu maka
04:53bisa masuk
04:54satu Ramadan
04:55atau
04:56di Jakarta
04:57yang ada
04:58lima titik ini
04:59salah satu
05:00dari Jakarta
05:01ada yang melihat
05:01itu sudah bisa
05:02menjadi patokan
05:04Oke berarti
05:05kita harapkan
05:06yang terbaik
05:07ya Pak Kiai
05:08kita harapkan
05:08yang terbaik
05:09dan kita
05:13tunggu hasil
05:15keputusan
05:16pemerintah
05:16Pak Kiai
05:18tentunya kita bersama-sama
05:19menunggu hasil
05:20dari Kementerian Agama
05:21untuk penentuan
05:22satu Ramadan
05:231447
05:24apakah besok
05:26atau hari lusa
05:27terima kasih
05:28Pak Kiai Haji
05:29Abdul Kholi Soleh
05:30atas wawancaranya
05:31bersama Kompas TV
05:32silahkan melanjutkan
05:33aktivitas kembali Pak
05:34Nah itu tadi
05:35Radi dan juga
05:36saudara
05:36pernyataan dari
05:38Lembaga Falakiyah
05:39NU DKI Jakarta
05:40yang menyatakan
05:42bahwa
05:43dari pantauan
05:44sementara
05:44ini hilal
05:45masih berada
05:46di bawah
05:47rata-rata
05:47atau di bawah
05:48ufuk
05:48dan juga
05:49tidak terlihat
05:49itu artinya
05:51berdasarkan
05:52laporan dari
05:53dari
05:55Masjid Kiai Haji
05:56Asim Asyari
05:56atau salah satu
05:57titik pantauan hilal
05:58pada sore hari ini
06:00hilal ini
06:00tidak terlihat
06:01dan mereka
06:02menyimpulkan
06:02bahwa puasa
06:03nanti akan jatuh
06:05pada hari
06:06Kamis
06:07tanggal
06:0819 Februari
06:092026
Komentar