00:00Anda masih menyaksikan Breaking News Kompas TV, penentuan awal Ramadan tahun 2026 atau 1447 Hijriah.
00:08Dan kita akan juga nanti menantikan bagaimana proses jalannya Sidang Isbat yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta
00:16yang dipimpin langsung oleh Kementerian Agama.
00:18Tadi sesaat sebelum break, sebelum komersial break sudah tampak Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar.
00:24Itu tandanya memang proses Sidang Isbat akan segera dimulai nanti prosesnya untuk kemudian diambil keputusan
00:33apakah Ramadan jatuh pada tanggal 18 atau 19 keguari 2026.
00:41Saudara Pemantauan Hilal juga dilakukan di Bukit Condro Dipo ke Bomas, Gresik, Jawa Timur.
00:49Lokasi ini merupakan salah satu dari 21 titik pantauan resmi di Jawa Timur
00:55yang dikoordinasikan oleh Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur dan Lembaga Falakiyah, PCNU Gresik.
01:14Oke, kita akan sapa jurnalis Kompas TV Nyoman Deni yang saat ini berada di Gresik, Jawa Timur
01:24yang juga melakukan pemantauan hil dari sana. Nyoman, bagaimana proses pemantauan hilal di sana sejauh ini?
01:33Baik, Radi dan juga Saudara saat ini saya sedang berada di Balai Rukyat Hilal di Condro Dipo Kabupaten Gresik, Jawa
01:43Timur
01:43untuk memantau langsung proses rukyat hilal yang dilakukan oleh Lembaga Falakiyah dari PCNU Kabupaten Gresik.
01:50Dan saat ini memang cuaca di sekitar kota Gresik cukup cerah dan pihak dari Lembaga Falakiyah juga telah mempersiapkan sejumlah
01:59alat
02:00yakni diantaranya teleskop motorik untuk memantau langsung hilal dan juga ada gawang lokasi untuk memfokuskan visual hilal seperti itu.
02:10Dan lebih lengkapnya kami akan berbincang langsung dengan Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Gresik, Bapak Mughidin Hasan.
02:19Selamat sore Bapak.
02:21Selamat sore. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:24Bapak bisa dijelaskan?
02:29Ya, ini untuk saat ini sudah memasuki acara.
02:33Jadi setelah tadi Istiqosa, Jawali, sekarang sudah banyak tamu undangan protokoler dari Bapak Bupati, Kabupaten Gresik,
02:43Verkomindan, Kemenang, semuanya sudah hadir.
02:45Jadi habis ini kita fokus untuk melihat bagaimana rukyat hilal,
02:54jadi melihat matahari dan hilal ini apakah nampak di ufuk barat atau tidak.
02:59Selain itu juga nanti sebelum pelaksanaan pemaparan rukyat ini,
03:04juga ada pemaparan bagaimana cara kita melakukan rukyat terlebih dahulu.
03:09Bapak, untuk cuaca di sekitar kota Bresik ini?
03:12Alhamdulillah cuaca dari tadi dan siang itu sudah cerah dan matahari sudah terpantau sampai saat ini,
03:20sudah masih terpantau.
03:21Sehingga insya Allah acara ini bisa dikatakan cerah walaupun ada sedikit awan-awannya.
03:29Baik Pak, untuk metode dan alat-alat apa saja yang digunakan?
03:33Metode yang kita gunakan itu banyak sekali karena memang perhitungan dari beberapa metode hisap itu kan
03:41ada yang kontemporer, ada yang takribi, takiki, semuanya kita pakai.
03:46Ada sekitar 5 atau 6 metode yang kita gunakan.
03:50Kemudian untuk peralatan itu sudah banyak yang sudah dipasang,
03:55mulai dari yang modern sampai yang tradisional sudah di jepang layar para perukyat ini semua.
04:03Untuk selain dari lembaga falakian sendiri, ada sejumlah tim ahli yang ikut membantu Pak?
04:08Ya, dari untuk kegiatan rakyat ini selain dari pemerintah Kabupaten Gersik,
04:13kemudian dari Kementerian Agama, jadi ada pengadilan yang nanti akan menyumpah apakah ada perukyat yang melihat atau tidak.
04:22Kemudian dari sekolah, dari PCNU Kabupaten Gersik tentunya yang punya hajat dalam hal ini.
04:29Untuk sejumlah santri dari Pondok Pesantrin juga hadir menyaksikan?
04:33Ya, ada santri dari Pondok Bumi Solawat Sidoarjo, kemudian dari SMA sekitar Gersik maupun dari Pondok Mamba Usulihin dan lain
04:45sebagainya.
04:46Pak, ini nanti hasil dari pemantauan hilal sendiri, apakah langsung diserahkan ke PBNU dan ke mana?
04:52Ya, nanti setelah pelaksanaan rakyat ini diserahkan laporannya ini ke PBNU sebagai induk kita dari Nautilul Lama,
05:02kemudian juga kita serahkan ke Kementerian Agama sebagai bahan pertimbangan sidang ispat yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI.
05:11Berarti sesaat lagi memang langsung dilakukan proses pemantauan hilal?
05:14Ya, ini pemaparan dulu supaya nanti para hadirin ini tahu bagaimana kondisi data rakyat untuk saat ini itu bagaimana.
05:24Jadi sehingga nanti ketika melakukan rakyat itu sudah punya bahan kira-kira bagaimana itunya.
05:31Terima kasih Bapak Muhyiddin.
05:34Ya, baik saudara, baru saja kami berbincang dengan Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Kabupaten Gersik, Bapak Muhyiddin Hasan.
05:41Dan di Jawa Timur sendiri ada sekitar 34 lokasi pemantauan hilal untuk nantinya hasilnya akan diserahkan langsung pada sidang ispat
05:51nasional.
05:52Begitu, Radhi.
05:53Baik, terima kasih Nyoman Deni melaporkan langsung dari Bukit Conrodipo Kebomas Gersik, Jawa Timur yang melakukan pemantauan hilal dari sana.
06:04Kita akan lanjutkan perbincangan soal tadi, proses.
Komentar