Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, saksikan Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa Ramadan 2026 di link ini https://www.youtube.com/watch?v=WB6aEb8gsb4

JAKARTA, KOMPAS.TV - Masjid Tjia Khang Hoo merupakan masjid unik yang berada di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Dibangun di atas tanah wakaf pada 2022, Masjid Tjia Khang Hoo hadir sebagai wujud toleransi serta akulturasi budaya Tionghoa, Betawi, dan Arab.

Keberadaan masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol harmonisasi antarbudaya yang tercermin dari arsitektur dan ornamen bangunannya.

Lantas, seperti apa pesona Masjid Tjia Khang Hoo? Berikut liputan Jurnalis Kompas TV, Ni Putu Trisnanda, dan juru kamera Janivan Prapta.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Kemeriahan Kirab Dug Der di Semarang dalam Rangka Sambut Bulan Ramadan | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/651235/kemeriahan-kirab-dug-der-di-semarang-dalam-rangka-sambut-bulan-ramadan-kompas-siang

#masjidtjiakhanghoo #masjid #jakarta

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/651237/pesona-arsitektur-masjid-tjia-khang-hoo-perpaduan-budaya-tionghoa-betawi-dan-arab-kompas-siang
Transkrip
00:00Masjid Chia Kang Ho merupakan masjid unik di kawasan Pekayon Pasarbo, Jakarta Timur.
00:05Dibangun di Tanah Wakaf pada 2022, Masjid Chia Kang Ho muncul sebagai pujut toleransi dan akulturasi budaya Tionghoa Betawi dan
00:14Arab.
00:15Lantas seperti apa pesona Masjid Chia Kang Ho?
00:18Berikut liputan Jurnalis Kompas TV di Pututulis Nanda dan Juru Kamera Janifan Prapta untuk Anda.
00:23Saudara, kalau Anda berpikir saya sedang berada di wihara atau di kelenteng,
00:27pandangan itu kurang tepat karena sebetulnya bangunan yang ada di belakang saya ini adalah sebuah masjid yang bernama Masjid Chia
00:35Kang Ho yang ada di Pasarbo, Jakarta Timur.
00:37Dimana masjid ini biasanya beroperasi dari pukul 9 pagi sampai dengan pukul 9 malam.
00:43Dan ini juga terbuka untuk umum artinya masyarakat yang kemudian mau beribadah ini bisa datang ke masjid ini untuk kemudian
00:49beribadah.
00:50Nah, kita akan cari tahu, begitulah kalau kita lihat strukturnya ini memang sangat menyerupai atau bernuansa Tionghoa.
00:58Kenapa kemudian ini bisa dibangun menjadi sebuah masjid?
01:02Kita akan coba cari tahu.
01:03Permisi, selamat pagi Pak.
01:09Nah, dari pintu gerbangnya saja kita sudah merasakan ada nuansa ataupun juga bangunan yang bernuansa Tionghoa.
01:16Kita sudah bersama dengan Pak Jimmy Gunawan yang merupakan pengurus dari Masjid Chia Kang Ho.
01:23Kita akan tanya-tanya.
01:23Nah, sejarahnya nih Pak, kenapa kemudian akhirnya bisa dibangun masjid ini kalau saya cari tahu begitu ini merupakan tanah wakaf.
01:31Nah, itu pesan apa yang sebetulnya ingin dibawa juga?
01:36Pesan yang mau disampaikan dengan dibangun masjid ini pertama untuk penghargaan kepada orang tua, kepada Bapak Chia Kang Ho.
01:48Sebagai orang keturunan Tionghoa yang sudah menjadi mualap.
01:51Dan kedua, untuk memupuk toleransi antar umat beragama di daerah ini.
01:58Seperti itu.
01:59Pak, sebelum masuk ke dalam, ini saya mau tanya dulu nih Pak.
02:02Ini kan kita lihat dari mulai lampu-lampunya, kemudian dari arsitekturnya, ini sangat Tionghoa begitu ya.
02:09Tapi sebetulnya struktur bangunannya ini memang full Tionghoa atau ada juga akulturasi dengan budaya lain Pak?
02:15Jadi percampuran antara Tionghoa dan Betawi, ada sedikit nuansa Arabnya seperti itu.
02:22Nah, sekarang kita akan masuk ke dalam, kita lihat bagaimana situasinya di dalam.
02:26Dan ini didominasi kalau kita lihat sisi sebelah kanan, ini banyak yang berwarna merah begitu ya.
02:32Dan yang di sisi sebelah kiri ini bernuansa emas.
02:35Bisa dijelasin Pak, ini apakah ini memang salah satu akulturasi tadi juga dalam proses pembangunan infrastruktur ini?
02:41Jadi sebenarnya untuk warna merah dan gold ini atau emas ini, ya untuk orang Cina kan memang suka warnanya merah
02:51dan ini, gold.
02:52Tapi di nuansa ini melambangkan asmalusnah.
02:57Dari 99 asmalusnah yang tergambar di gambar ini seperti itu.
03:02Nah, ini kan kalau dari luar begitu ya Pak ya, ini kelihatan seperti kelenteng atau wihara.
03:06Pernah nggak Pak ada yang salah datang gitu untuk kemudian beribadah ke sini?
03:10Pernah, pernah. Waktu itu awal pembangunan sudah jadi, tapi belum ada lapas Allah.
03:16Jadi mereka berpikir ini kelenteng gitu.
03:19Kebetulan ketemu dengan saya, saya jelasin.
03:21Oh, mereka akhirnya maklum gitu seperti itu.
03:23Pak, ini kan di tahun ini ada sesuatu yang unik begitu, bahwa perayaan Imlek ini juga berdekatan dengan Ramadana itu.
03:30Apakah ada kegiatan khusus atau apa yang kemudian dilakukan Masjid Pak?
03:34Kita pasang lampion nih, kebetulan kita pasang lampion.
03:37Mungkin tadi kalau mbaknya lihat dari awal masuk Jalan Tipar itu kita udah pasang lampion sampai ke masjid ini.
03:43Kemudian seperti tahun-tahun yang lalu sih kita bikin acara yasinan gitu, kita ada ibadah gitu.
03:52Maksudnya kita, apa ya, jadi menurut kami ini walaupun kami sudah muslim, kita nggak boleh lupa dengan leluhur kita gitu.
04:01Bahwa kita nih orang Tiohwa, ajaran orang Tiohwa itu berbakti sama orang tua tuh dari semasa hidup dan sampai meninggal.
04:09Seperti itu, kita harus berbakti sama orang tua.
04:12Seperti itu, momennya bagus sekali ya.
04:14Jadi, apa ya, kita sekalian bersih-bersih menjelang Ramadhan, nanti kita masalahkan sholat terawih.
04:23Apa, saudara-saudara kita juga bantu untuk memasang lampion, saudara-saudara kita yang non-muslim.
04:29Seperti itu.
04:29Makanya saya bilang, saya bersyukur banget ya, apa ya, Alhamdulillah.
04:34Jadi, saudara-saudara kita non-muslim ikut mendukung gitu.
04:38Sepertinya apa, toleransinya tuh akan semakin perat gitu.
04:41Seperti itu, antar umat beragama.
04:43Oke, terima kasih.
04:44Banyak Pak Jimmy Gunawan sudah berbagi dengan Kompas TV.
04:47Saya juga tidak sabar melihat bagaimana nanti ketika Ramadhan ini sudah mulai berjalan,
04:53begitu akan seperti apa hangatnya suasana di Masjid Cia Kang Ho.
04:56Terima kasih banyak.
04:58Sudah berbagi dengan Kompas TV, saudara.
04:59Jadi, seperti yang tadi sudah disampaikan bahwa Masjid Cia Kang Ho ini memang dibuka untuk umum.
05:05Jadi, siapapun boleh beribadah ataupun datang melihat bagaimana infrastruktur ataupun juga struktur bangunan yang merupakan akulturasi dari budaya Tionghoa, Betawi,
05:16dan juga tentu saja dari Arab.
05:18Jadi, kalau mau datang ke sini, pesannya hanya satu.
05:20Menjaga sopan santun dan juga tentu saja bagi yang beragama muslim, jangan lupa untuk beribadah.
05:25Niputut Risnanda, Janifan Prapta, Kompas TV, Jakarta.
Komentar

Dianjurkan