00:00Saudara korban banjir di Tidijaya mulai menempati hunian sementara yang dibangun pemerintah.
00:06Ada 212 unit huntara mulai ditempati warga.
00:11Saat ini saudara 212 huntara yang dibangun danantara dan BNPB yang sudah mulai ditempati warga.
00:18Seluruh unit huntara yang ditempati juga sudah dilengkapi dengan fasilitas seperti tempat tidur, lemari, pas angin, hingga area bermain untuk
00:27anak-anak.
00:28Namun saat ini warga yang sudah menempati hunian sementara belum mendapatkan makanan.
00:33Warga berharap dapur umum segera difungsikan jelang ramadhan untuk mempermudah kebutuhan warga.
00:40Berapa hari di sini?
00:41Udah 3 hari.
00:433 hari bang.
00:43Kalau fasilitas yang diberikan bang gimana bang? Apa-apa aja bang?
00:47Yang sekarang tempat tidur udah ada di sini kan.
00:50Yang segi makanan belum.
00:52Makanan belum bang?
00:53Belum.
00:54Kalau apa, lain-lainnya ada dikasih bang, bisa kipas angin, segala macam.
00:58Tapi pas angin ada.
01:02Cuma yang segi masak-masak belum.
01:05Lebih jelas terkait kondisi warga korban banjir di lokasi huntara di Pidijaya Aceh akan dilaporkan Jurnalis Kompas TV, Syahril Rafe.
01:12Selamat siang Syahril.
01:14Seperti apa kondisi warga di huntara yang baru mereka tempati?
01:17Apakah kebutuhan jelang ramadhan sudah terpenuhi?
01:22Ya, baik Bella dan juga saudara.
01:253 hari menjelang ramadhan, warga di Kabupaten Aceh Jaya, baru Pidijaya, maksud saya, baru menempati hunian sementara.
01:33Yaitu dari 3 hari yang lama.
01:36Nah, huntara yang saat ini disempati yaitu berjumlah 212 unit huntara.
01:42Di mana 162 huntara ini dibangun oleh danantara, serta 50 huntara yang dibangun oleh Badan Nasional Penanggungan Bencana.
01:53Nah, kondisi warga memang saat ini masih bisa dikatakan cukup memprihatinkan mengingat 3 hari menjelang ramadhan.
02:01Mereka baru menempati huntara.
02:03Di mana juga huntara ini belum adanya dapur umum untuk akses kebutuhan umum masyarakat.
02:09Artinya, makanan yang disediakan di huntara juga belum ada.
02:14Jadi, masyarakat-masyarakat yang saat ini menempati huntara harus mencari makanan sendiri atau mandiri.
02:21Nah, kondisi ini diharapkan oleh warga untuk bisa ditangani lebih cepat oleh pemerintah Kabupaten Bidijaya.
02:27Mengingat 2 hari lagi, bulan sisi Ramadan akan memasuki.
02:33Jadi, akan memasuki sehingga kebutuhan warga yang utama yaitu adanya tempat ibadah khusus untuk melaksanakan ibadah serawih, serta kegiatan penunjang
02:44lain.
02:44Memang dari ribuan pengungsi di Kabupaten Bidijaya, baru sebagian bisa dikatakan yang menempati hunian sementara ini.
02:55Di mana total keseluruhan yang ditargetkan ada 739 unit huntara yang akan dibangun di Kabupaten Bidijaya.
03:05Sehingga memang masih butuh proses waktu yang cukup lama, mengingat bulan sisi Ramadan akan tiba, warga sebagian besar masih berada
03:15di fungsian, bahkan ada rumah-rumah yang memang sedang ditortikan oleh warga.
03:20Kondisi ini menurut kami sangat memprihatinkan sehingga diharapkan oleh warga pemerintah Kabupaten Bidijaya makin cepat membuat suatu peraturan atau keputusan
03:32sehingga masyarakat yang terdampak banjir pada November lalu bisa segera menikmati hunian sementara maupun hunta.
03:42Memang sebagian warga yang kami temui kemarin, ada juga mereka yang memilih tinggal di fungsian untuk menerima hunian tetap.
03:50Artinya mereka menolak hunian sementara yang dikasih oleh pemerintah.
03:54Kondisi ini juga saat ini dalam kondisi hujan, di mana di tempat yang berada saat ini memang huntara yang dibangun
04:02oleh dan antara.
04:04Hujan menurut warga memang sudah terjadi sejak tiga hari terakhir sehingga masih ada titik-titik rawan di jumlah desa di
04:13Kabupaten Bidijaya yang bisa mengakibatkan banjir kesulan belas.
04:19Baik, terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kompas TV, Syahril Naveh di Bidijaya Aceh.
04:24Kita berharap warga bisa dapat segera bantuan untuk menyambut bulan suci Ramadan.
04:28Selamat pertugas kembali.
Komentar