00:02Seluruh ancaman Jakarta tenggelam kini sudah berada di depan mata dan tentu bukan hanya sekedar isapan jempol belaka.
00:09Lalu apa sesungguhnya siasat dari pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk memastikan ibu kota tidak tenggelam di masa depan.
00:17Saya akan berbincang secara langsung dengan Koordinator Stafsus Gubernur DKI Jakarta, Prof. Firdaus Ali.
00:24Prof, terima kasih untuk waktunya.
00:25Terima kasih, selamat pagi.
00:27Baik, Prof. kita tahu bahwa narasi terkait dengan Jakarta yang di masa depan diprediksi akan tenggelam ini semakin menyeruak ke
00:35permukaan.
00:36Apa siasat dan strategi dari Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan bahwa ibu kota kita tidak tenggelam di masa depan?
00:43Laju turun muka tanah kita di Jakarta ini tertinggi di planet ini saat ini setelah Mexico City, Bangkok, Yokohama, dan
00:50Jakarta.
00:51Tertinggi di dunia?
00:52Dengan rata-rata 12 cm per tahun, walaupun juga ada titik tertentu 34 cm per tahun.
00:59Jadi di sisi lain, dampak dari pemanasan global naiknya suhu planet ini, es mencair, muka air laut juga naik rata
01:08-rata 5-6 mm per tahun.
01:11Dalam konteks itulah kemudian gagasan untuk membangun National Capital Integrated Coastal Development yang disebut dengan NCICD.
01:22NCICD digagasi dalam konteks apa?
01:25Dalam konteks dari jangka pendek dan jangka menengah dan jangka panjang.
01:29Terbagi atas dua fase sebetulnya.
01:33Fase pertama itu bagaimana menyelesaikan fase A, yang kita sebut dengan tanggul pesisir dan tanggul sungai di muara.
01:42Dan untuk tempat kita berdiri saat ini, Prof, ini tanggul pesisir yang tadi Prof sebutkan?
01:47Ya.
01:47Mungkin bisa dijelaskan, Prof, landscape ini akan seperti apa?
01:50Oke, ini kita sekarang berada di dekat Ancol ya.
01:53Dan ini baru kita selesaikan akhir tahun kemarin.
01:58Ini bagian dari fase A, tanggul pantai.
02:02Saya ingin tanyakan bahwa sebelumnya Prof. Dauz, narasi soal tidak hanya NCICD tetapi juga Giant Sea Wall.
02:09Ini menjadi pertanyaan di tengah publik.
02:10Saya ingin tanyakan apakah ini yang disebut dengan Giant Sea Wall?
02:14Oh tidak.
02:15Tanggul lepas pantai itu kita sebut dengan fase B dan C.
02:20Jadi itu yang kita sebut dengan Giant Sea Wall.
02:22Kalau ini bukan Giant Sea Wall.
02:24Ini bukan Giant Sea Wall ya?
02:25Ya, tapi adalah tanggul pantai pesisir bagian dari NCICD, Giant Sea Wall juga bagian dari NCICD.
02:32Oke, boleh kita lihat Prof?
02:34Sekarang kita sengaja meninggikan jauh lebih tinggi dari tanggul-tanggul yang sudah kita bangun selama ini.
02:40Oke.
02:41Tujuannya buat apa?
02:42Setidaknya dalam katakan 20 tahun ke depan sampai Giant Sea Wall terbangun, ini efektif untuk melindungi daratan Jakarta.
02:51Untuk tingginya diberapa, Prof?
02:53Ya, 2,4 meter.
02:552,4 meter.
02:56Dari NCICD level sebetulnya.
02:58Dari permukaan laut ya?
03:01Untuk anggaran sendiri total selama pemerjaan ini?
03:04Tentunya anggaran ini sangat besar sekali.
03:06Kalau kita ingin menyelesaikan tanggul khas ini semuanya, setidaknya kita butuh anggaran lebih dari 15 triliun.
03:14Lalu untuk Giant Sea Wall yang nantinya akan ada di Ibu Kota, posisinya di mana Prof?
03:18Oke, jadi kalau kita tarik garis lurus dari Marina Ancol ini, kira-kira 9,6 kilometer nanti dari sini.
03:269,6 kilometer?
03:27Apinya di tengah laut?
03:28Di tengah laut, ya dengan kedalaman rata-rata 16 sampai dengan 19 meter, 4 metrinya, minus di bawah gitu.
03:35Tanggul NCICD fase B dan C yang kita sebut dengan Giant Sea Wall, ya kira-kira panjangnya nanti kira-kira
03:4642 kilometer.
03:48Untuk di wilayah Jakarta?
03:50DKI dan plus sedikit Banten dan sedikit Bekasi.
03:54Oke.
03:54Ya, totalnya.
03:55Lebar di permukaannya 250 meter, otomatis di bawah base-nya itu kira-kira hampir 750 meter.
04:01Oke.
04:02Jadi kita akan mendapatkan tambahan, tambahan daratan baru di luar reklamasi yang akan kita selesaikan nanti.
04:08Di atasnya itu nanti akan ada sport kawasan pengembangan terpadu.
04:13Nanti akan ada MRT di sananya, akan ada LRT, akan ada highway, dan ada kemudian kawasan bisnis.
04:19Boleh kita atasnya, Pak?
04:20Oke.
04:21Saya akan tunjukkan, saudara, ini adalah tanggul pesisir ya dan berbeda dengan Giant Sea Wall.
04:27Ketika tadi disebutkan bahwa tanggul pesisir ini ataupun fase A dari NCICD ini sudah rampung,
04:34sementara masih ada pekerjaan ke depan Giant Sea Wall di Jakarta di tengah laut.
04:38Proses pembagian pekerjaannya dengan pemerintah pusat seperti apa?
04:41Tanggul Giant Sea Wall, NCICD yang B dan C tadi, ini membutuhkan biaya yang sangat masif sekali.
04:50Sangat masif, saudara?
04:50Ya, kenapa?
04:51Karena kita harus mereklamasi daerah yang di tengah laut,
04:55kita akan mencarikan skema pembiayaan yang tidak bergantung dari APBD maupun APBN.
05:02Oke.
05:02Tetapi, bukan berarti tidak ada APBD, APBN yang tetap ada, karena itu bentuk komitmen dari pemerintah baik pusat maupun daerah
05:10dalam rangka serius yang melindungi Jakarta.
05:14Ya, dan perkiraan untuk wilayah DKI Jakarta sendiri itu ya sangat masif sekali, setidaknya kita butuh Rp120 triliun.
05:23Rp120 triliun?
05:25Hanya untuk di Jakarta?
05:27DKI saja.
05:28Oke.
05:29Yang kemudian jadi pertanyaan juga bahwa ini semacam mimpi besar dari pemerintah kita untuk kemudian membangun Giant Sea Wall,
05:37katakanlah di sepanjang Pantura, kalau tidak salah panjangnya bahkan hampir 500 km.
05:43Dan untuk di wilayah Jakarta sendiri pertanyaannya dimulainya ngapa?
05:46Kita mengharapkan September tahun 2026 ini sudah kita mulai dengan membangun perkampungan nelayan modern terpadu.
05:56Akan ada tempat pelalang ikan, akan ada call stories, akan ada hunian nelayan, dan akan ada termagang untuk nelayan, dan
06:04juga ada sekolah untuk nelayan.
06:06Apakah kemudian ini sudah dapat dipastikan bahasa sederhana yang mungkin tidak ada kebocoran atau hal-hal lain yang kemudian bisa
06:14saja kembali mengakibatkan potensi ibu kota kita tenggelam?
06:17Kita ingin memastikan bahwa kota ini akan eksis katakan 5 abad, 10 abad ke depan.
06:24Untuk itulah kemudian sistem proteksi yang kita bangun harus betul-betul paripurna.
06:31Ancaman yang pernah dikatakan Jakarta akan tenggelam, itu bisa saja terjadi kalau kita tidak mengantisipasinya.
06:37Ini fakta!
06:38Terima kasih telah menonton!
06:40Terima kasih telah menonton!
Komentar