Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama


Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengajak para lulusan Universitas Indonesia (UI) mempertimbangkan karier di sektor keuangan.

Ajakan itu disampaikan Purbaya saat memberikan orasi ilmiah di hadapan wisudawan Universitas Indonesia (UI), Depok, Sabtu (14/2/2026).

Purbaya juga secara terbuka menawarkan kesempatan bagi lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk menjadi stafnya.

"Ini kan anda baru lulus, pasti sedang cari kerja kan? Kalau saya, di keuangan jadi ada lowongan kerja untuk lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Siapa yang mau kerja sama saya?" tanya Purbaya.

#purbaya #menkeu #wisudaui

Baca Juga Menkeu Purbaya soal THR ASN: Cair di Awal-Awal Ramadan di https://www.kompas.tv/nasional/650957/menkeu-purbaya-soal-thr-asn-cair-di-awal-awal-ramadan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651063/menkeu-purbaya-tawari-lulusan-ui-kerja-di-kemenkeu-gaji-lumayan-besar
Transkrip
00:00Saya harap teman-teman nanti semua ke depan mempelajari hal-hal itu, belajar dari kesalahan dan melihat, menumbuhkan kemampuan melihat
00:09keterhubungan atau pendekatan general equilibrium menurut ekonomi itu.
00:13Karena dunia nyata tidak bekerja dalam kotak-kotak disiplin, dunia nyata bekerja dalam jaringan sistem.
00:22Kalau untuk para ekonom, belajari sampai Anda mengetik betul-betul prinsip general equilibrium di pasar yang sebetulnya.
00:32Dan sistem pertama yang membentuk kita itu bukan negara, tapi keluarga.
00:46Ini kan Anda berlulus, pasti sedang cari kerja kan?
00:51Kalau saya dari keuangan, jadi ada lewangan kerja untuk lulusan fakultas ekonomi dan bisnis.
01:00Siapa yang mau kerja sama saya?
01:03Siapa yang mau kerja sama saya?
01:04Oh enggak ada yaudah.
01:07Tadinya mau saya rekrut Pak sebagai asisten pribadi dan meninsai dari hari ke hari, sehingga pengetahuan kita ditransfer ke generasi
01:14yang lebih muda.
01:15Tapi kadang ada yang mau yaudah enggak apa-apa.
01:19Dipikirnya gajinya kecil.
01:21Di keuangan gajinya bisa besar.
01:23Saya selalu bilang sama Bu Lana, gaji di keuangan turun dibanding LPS.
01:30Iya gaji pokoknya lebih rendah.
01:32Tapi ada juga jabatan komisaris rupanya.
01:35Lumayan tuh.
01:36Jadi Anda jangan takut kerja di keuangan nanti kalau mau ngelamar-ngelamar aja.
01:40Masa depan di sana juga baik, cerah.
01:42Gajinya juga lumayan gede.
01:49Bapak, Ibu serta para wisudawannya, wisudawat yang saya banggakan.
01:54Sekarang saya masuk ke tantangan nasional.
01:57Sudah saya bilang sedikit tadi ya.
01:58Indonesia sudah lama tumbuh di kisaran 5%.
02:03Itu kayaknya bagus.
02:05Sebagian orang bilang itu sudah maksimal.
02:07Padahal menurut saya kita paling enggak harus tumbuh 6,7% menuju 7%
02:13Untuk menyerap tenaga kerja baru yang memasuki usia kerja.
02:20Kalau kita ingin menjadi negara maju, tumbuh 5% itu tidak cukup.
02:27Kalau saya lihat Korea, Taiwan, Jepang, Amerika, Jerman, even China.
02:36Untuk menjadi negara maju, Anda harus tumbuh double digit dalam lebih dari 10 tahun.
02:48Jadi ketika Pak Prabowo bilang 8%, kita bajing ketawain kan?
02:54Oh, enggak mungkin, enggak mungkin.
02:56Tapi itu adalah prasyarat untuk menuju negara maju.
03:018 masih kurang, musuhnya harus didorong ke arah 10.
03:05Tapi untuk 5 tahun ke depan, kalau dapat 8, sudah cukup.
03:11Sebagai gambaran, apa sih artinya tumbuh pertumbuhan cepat?
03:15Yang akan gambar di sini.
03:16Di tahun 2025, karena dorongan terakhir, kita tumbuh 5-11%.
03:23Orang bilang, ah itu majelek biasa.
03:27Tapi kalau Anda banding negara G20, kita tertinggi.
03:31Kita lebih tinggi daripada apa itu.
03:35Yang Cina, Saudi Arabia, Spanyol, dan lain-lain.
03:40Jadi Anda enggak usah minder menjadi bangsa Indonesia.
03:44Kita top di G20.
04:005% bagus.
04:04Tapi untuk kita enggak cukup.
04:06Contohnya apa?
04:07Kalau ada gejolak sedikit di ekonomi,
04:09kita ngalamin kondisi akhir Agustus awal September tahun lalu.
04:14Terima kasih.
04:14Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan