00:00Saya harap teman-teman nanti semua ke depan mempelajari hal-hal itu, belajar dari kesalahan dan melihat, menumbuhkan kemampuan melihat
00:09keterhubungan atau pendekatan general equilibrium menurut ekonomi itu.
00:13Karena dunia nyata tidak bekerja dalam kotak-kotak disiplin, dunia nyata bekerja dalam jaringan sistem.
00:22Kalau untuk para ekonom, belajari sampai Anda mengetik betul-betul prinsip general equilibrium di pasar yang sebetulnya.
00:32Dan sistem pertama yang membentuk kita itu bukan negara, tapi keluarga.
00:46Ini kan Anda berlulus, pasti sedang cari kerja kan?
00:51Kalau saya dari keuangan, jadi ada lewangan kerja untuk lulusan fakultas ekonomi dan bisnis.
01:00Siapa yang mau kerja sama saya?
01:03Siapa yang mau kerja sama saya?
01:04Oh enggak ada yaudah.
01:07Tadinya mau saya rekrut Pak sebagai asisten pribadi dan meninsai dari hari ke hari, sehingga pengetahuan kita ditransfer ke generasi
01:14yang lebih muda.
01:15Tapi kadang ada yang mau yaudah enggak apa-apa.
01:19Dipikirnya gajinya kecil.
01:21Di keuangan gajinya bisa besar.
01:23Saya selalu bilang sama Bu Lana, gaji di keuangan turun dibanding LPS.
01:30Iya gaji pokoknya lebih rendah.
01:32Tapi ada juga jabatan komisaris rupanya.
01:35Lumayan tuh.
01:36Jadi Anda jangan takut kerja di keuangan nanti kalau mau ngelamar-ngelamar aja.
01:40Masa depan di sana juga baik, cerah.
01:42Gajinya juga lumayan gede.
01:49Bapak, Ibu serta para wisudawannya, wisudawat yang saya banggakan.
01:54Sekarang saya masuk ke tantangan nasional.
01:57Sudah saya bilang sedikit tadi ya.
01:58Indonesia sudah lama tumbuh di kisaran 5%.
02:03Itu kayaknya bagus.
02:05Sebagian orang bilang itu sudah maksimal.
02:07Padahal menurut saya kita paling enggak harus tumbuh 6,7% menuju 7%
02:13Untuk menyerap tenaga kerja baru yang memasuki usia kerja.
02:20Kalau kita ingin menjadi negara maju, tumbuh 5% itu tidak cukup.
02:27Kalau saya lihat Korea, Taiwan, Jepang, Amerika, Jerman, even China.
02:36Untuk menjadi negara maju, Anda harus tumbuh double digit dalam lebih dari 10 tahun.
02:48Jadi ketika Pak Prabowo bilang 8%, kita bajing ketawain kan?
02:54Oh, enggak mungkin, enggak mungkin.
02:56Tapi itu adalah prasyarat untuk menuju negara maju.
03:018 masih kurang, musuhnya harus didorong ke arah 10.
03:05Tapi untuk 5 tahun ke depan, kalau dapat 8, sudah cukup.
03:11Sebagai gambaran, apa sih artinya tumbuh pertumbuhan cepat?
03:15Yang akan gambar di sini.
03:16Di tahun 2025, karena dorongan terakhir, kita tumbuh 5-11%.
03:23Orang bilang, ah itu majelek biasa.
03:27Tapi kalau Anda banding negara G20, kita tertinggi.
03:31Kita lebih tinggi daripada apa itu.
03:35Yang Cina, Saudi Arabia, Spanyol, dan lain-lain.
03:40Jadi Anda enggak usah minder menjadi bangsa Indonesia.
03:44Kita top di G20.
04:005% bagus.
04:04Tapi untuk kita enggak cukup.
04:06Contohnya apa?
04:07Kalau ada gejolak sedikit di ekonomi,
04:09kita ngalamin kondisi akhir Agustus awal September tahun lalu.
04:14Terima kasih.
04:14Terima kasih.
Komentar