00:00Berawal dari konser, drama K-Nets vs Siblings meledak di X.
00:04Media sosial X atau yang dulu dikenal sebagai Twitter lagi panas banget nih guys.
00:09Diramekan oleh perang digital, yakni antara K-Nets dan Siblings.
00:13Apa sih yang terjadi? Siapa K-Nets dan apa Siblings ini?
00:17Nah, hal ini bermula dari konser band Korea Day 6 yang digelar di Angsiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia pada 31
00:25Januari 2026.
00:27Pada konser tersebut, terlihat beberapa fansite asal Korea yang kedapatan membawa kamera profesional dengan lensa tele.
00:35Padahal, sudah jelas hal tersebut dilarang oleh promotor.
00:39Penonton lokal yang melihat langsung merekam dan mengunggah kejadian itu di Kanal X.
00:45Boom, disitulah konflik ini membesar.
00:48Netizen Malaysia dan Asia Tenggara menegur aksi tersebut karena dianggap melanggar aturan konser.
00:53Tapi, situasi makin memanas setelah muncul tudingan doksing karena ada unggahan wajah Oknum fansite yang disebar.
01:01Balasan komentar bernada rasis dari K-Nets atau netizen Korea Selatan pun berhamburan di media X.
01:08Isunya? Jadi makin melebar.
01:10Sudah bukan cuma soal etika konser, tetapi sudah menyentuh stereotip ekonomi, warna kulit sampai harga diri kawasan.
01:18Alih-alih meredah, perang kata makin viral.
01:21Netizen Asia Tenggara lalu bersatu memakai istilah siblings, gabungan SEA, Southeast Asia, dan siblings dalam bahasa Inggris yang artinya saudara.
01:31Sebagai simbol solidaritas lintas negara.
01:34Menariknya, banyak warganet Indonesia memilih melawan dengan meme satir yang justru bikin konflik makin trending di timeline X.
01:42Nah guys, kasus ini jadi contoh nyata bagaimana insiden kecil bisa meledak jadi isu regional gara-gara efek media sosial.
01:51Meski begitu, perlu diingat, tidak semua netizen Korea mendukung komentar rasis tersebut.
01:56Sebagian justru meminta konflik ini tidak dijeneralisasi.
02:00Bagaimana menurut kalian?
Komentar