Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tersangka kasus ijazah Jokowi, Roy Suryo menunjukkan foto skripsi milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang dia dapat dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Roy mengatakan bahwa foto ijazah tersebut akan ia tunjukkan saat menjadi saksi di sidang citizen lawsuit di Pengadilan Negeri Surakarta.

"Ini untuk pertama kalinya saya tunjukkan. Kaya gini nih skripsinya. Artinya, ini adalah ukuran asli skripsinya, saya foto dengan kamera profesional. Hasilnya bukan JPEG, tapi RAW," ujar Roy dalam konferensi pers di Jakarta, pada Senin (16/2/2026).

Baca Juga Roy Suryo Beberkan Persiapan Jelang Sidang Citizen Lawsuit Ijazah Jokowi di https://www.kompas.tv/nasional/651061/roy-suryo-beberkan-persiapan-jelang-sidang-citizen-lawsuit-ijazah-jokowi

#roysuryo #ijazahjokowi #jokowi #skripsi

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Vila Randita

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651111/perdana-roy-suryo-tunjukkan-foto-skripsi-jokowi-dari-ugm-ke-publik
Transkrip
00:00Orang kecilnya kayak apa ya Pak Ukur ya, besarnya kayak apa juga pasti tahu gak akan bisa berbeda.
00:05Dan hari ini yang juga saya tampilkan, saya bocorin dikit.
00:08Apa yang nanti akan saya tampilkan di Rabu adalah tentang skripsi.
00:13Skripsi adalah ini yang namanya primary evidence.
00:15Yang kami terima langsung bertiga, saya Dr. Tifa, Dr. Ismon.
00:19Langsung dari Wakil Rektor UGM 1, yaitu Prof. Pening Udasworo.
00:25Dan Wakil Rektor UGM 4, Dr. Ari Sujito.
00:30Kami terima langsung bentuk skripsinya.
00:32Dan kemudian kami uji halaman-halamannya.
00:36Dan ini jelasnya.
00:37Nah ini untuk pertama kali-nya juga saya tunjukkan.
00:40Kayak gini nih skripsinya.
00:43Artinya apa? Ini dalam ukuran asli skripsinya.
00:45Saya foto dengan kamera profesional.
00:48Hasilnya bukan berupa JPEG.
00:50Kalau teman-teman yang tahu teknik pasti tahu.
00:53Ini bukan Joint Picture Expert Group, tapi ini RAW.
00:56RAW adalah RAW material yang sangat tajam, sangat dalam.
01:00Itu gunanya untuk proses identifikasi.
01:02Apa bedanya RAW dan JPEG?
01:04Kalau JPEG itu sudah terkompresi.
01:07Kalau RAW masih aslinya, sehingga dia akan nampakkan warna aslinya.
01:10Kalau teman-teman mau terpakai handphone, itu akan lebih bagus dari aslinya.
01:14Kalau dipotret dengan RAW, hasilnya kayak gini.
01:17Ini adalah kertas yang sangat indah.
01:21Kertas baru.
01:23Karena ini sudah dicetak dengan mesin cetak baru.
01:27Pakai engjet ini.
01:29Padahal mesin engjet itu belum ada di tahun 1985.
01:32Adanya adalah, tahun 1985 adalah mesin ketik ini.
01:36Teman-teman bisa lihat.
01:38Kertasnya saja beda.
01:40Kertas sebelah kanan sudah kusam atau belawus dalam bahasa daerah.
01:45Kertas sebelah kiri masih tampak baru.
01:47Dan itu deskripsi yang sama, logis tidak.
01:50Dalam satu skripsi ada peretas yang berbeda.
01:53Kertasnya saja beda.
01:55Dan paling beda lagi adalah ketiknya.
01:57Di sebelah kanan ini mesin ketik.
01:58Ini adalah skripsi asli milik someone yang kita tidak tahu milik siapa.
02:04Sebelah kiri dituliskan Joko Widodo 1681 KT.
02:10Dan ini di print.
02:12Ini ketikan.
02:13Dan yang lebih lucu lagi.
02:15Ini Sri Mulat saja kalah lucu.
02:17Di sebelah kanan yang asli, Pak Ugro.
02:19Ini nama pertama yang ditulis sebagai ucapan terima kasih adalah
02:23Dr. Insinyur Ahmad Sumitro.
02:26Ini tempusnya adalah bulan November tahun 1985.
02:31Betul.
02:31Ahmad Sumitro bulan November masih dokter.
02:36Sebelah kiri, ini sudah ditulis Profesor Dr. Ahmad Sumitro.
02:43Padahal Profesor Dr. Insinyur Ahmad Sumitro baru dikukuhkan menjadi Profesor bulan Maret 1986.
02:49Jadi kalau bulan November sudah ditulis Profesor,
02:53kalau kita sendiri malu.
02:55Meskipun ada termul-termul yang menyatakan Prof sudah dapat SK-nya.
03:00Mana SK-nya?
03:01Tunjukkan ke saya.
03:02Tidak ada.
03:03Hanya bilang saja itu sudah ditulis.
03:04Bahkan rektor pun berani mengatakan itu.
03:07Tapi tidak ada buktinya.
03:09Dan kalau pun sudah terima SK.
03:12Belum pidato pengukuhan.
03:14Saya tantang sekarang.
03:15Coba mana Profesor yang berani nulis gelar Profesor sebelum pidato pengukuhan.
03:19Tidak ada.
03:20Kita saja tidak berani nulis gelar dokter sebelum saya lulus dulu.
03:24Kandidat dokter saja mungkin takut-takut kalau orang lain saya nyebut.
03:27Dr. Tifa kandidat dokter boleh.
03:28Saya orang lain yang nyebut.
03:30Tapi Dr. Tifa menuliskan kandidat dokter pasti malu-malu.
03:32Atau gak berani gitu loh.
03:34Walaupun sudah kandidat dokter.
03:37Jadi artinya itu etika kita.
03:39Artinya teman-teman semua.
03:41Ini adalah fakta yang besok tidak terpatahkan.
03:43Tidak terbantahkan.
03:45Besok akan saya tampilkan pada sidang.
03:48Citizen Lawshoot di Solo.
03:50Pada hari Rabu tanggal 18.
03:52Yang malam harinya saya masih ada di TV ini.
03:54Gak boleh sebut TV-nya ya.
03:56Jangan sebut anyu.
03:57Jangan sebut anyu, jangan sebut anyu suara.
03:59Malam harinya.
Komentar

Dianjurkan