- 11 jam yang lalu
- #bima
- #kapolresbima
- #narkoba
BIMA, KOMPAS.TV - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkoba.
AKBP Didik pun terancam pidana seumur hidup usai terlibat kasus narkoba.
Seperti apa pengawasan terhadap penegak hukum yang menangani kasus narkoba, agar hal ini tidak terulang kembali? Dan bagaimana memberantas peredaran narkoba di internal kepolisian.
Akan kita bahas bersama sejumlah narasumber, sudah ada Ketua Penasihat Ahli Kapolri Komjen Purnawirawan Ito Sumardi dan Anggota Komisi Tiga DPR RI Fraksi PKB Hasbiallah Ilyas.
Baca Juga Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Penasihat Kapolri: Sanksi Hukum Harus Buat Efek Jera di https://www.kompas.tv/nasional/650946/eks-kapolres-bima-kota-jadi-tersangka-narkoba-penasihat-kapolri-sanksi-hukum-harus-buat-efek-jera
#bima #kapolresbima #narkoba
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651005/full-ito-sumardi-usul-sanksi-mati-bagi-pengguna-narkoba-usai-kasus-eks-kapolres-bima-tersangka
AKBP Didik pun terancam pidana seumur hidup usai terlibat kasus narkoba.
Seperti apa pengawasan terhadap penegak hukum yang menangani kasus narkoba, agar hal ini tidak terulang kembali? Dan bagaimana memberantas peredaran narkoba di internal kepolisian.
Akan kita bahas bersama sejumlah narasumber, sudah ada Ketua Penasihat Ahli Kapolri Komjen Purnawirawan Ito Sumardi dan Anggota Komisi Tiga DPR RI Fraksi PKB Hasbiallah Ilyas.
Baca Juga Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Penasihat Kapolri: Sanksi Hukum Harus Buat Efek Jera di https://www.kompas.tv/nasional/650946/eks-kapolres-bima-kota-jadi-tersangka-narkoba-penasihat-kapolri-sanksi-hukum-harus-buat-efek-jera
#bima #kapolresbima #narkoba
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651005/full-ito-sumardi-usul-sanksi-mati-bagi-pengguna-narkoba-usai-kasus-eks-kapolres-bima-tersangka
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00KASUS NARKOBA
00:03Ex-kapolres Bimakota AKBP Didi Putra Kunchoro
00:10terancam pidana seumur hidup usai terlibat kasus narkoba.
00:15Polri tidak segan menindak penyalahgunaan narkotika
00:17yang dilakukan oleh oknum anggotanya.
00:20Kadip Humas Polri, Irjian Joni Edison Isir,
00:23memastikan tidak akan ada perlakuan istimewa
00:26bagi anggota Polri yang tersangkut kasus narkoba.
00:28Irjian Joni Edison Isir bilang,
00:31upaya ini dilakukan Polri sebagai bukti bahwa
00:34tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan.
00:38Ada pun ancaman pidana penjara seumur hidup
00:41atau pidana penjara paling lama 20 tahun
00:43dan atau pidana denda paling banyak kategori 6
00:47senilai maksimal 2 miliar rupiah.
00:51Untuk AKBP-DPK saat ini akan menjalankan proses
00:58kode etik
00:59dijadwalkan di hari Kamis
01:03akan melaksanakan sidang kode etik.
01:08Sementara itu penasihat ahli Kapolri,
01:13Irjian Purnawirawan Arianto Suta dibilang,
01:16tidak boleh ada toleransi bagi anggota Polri
01:18yang terbukti terlibat narkoba.
01:21Kata Arianto, siapapun yang terlibat
01:23harus langsung diberhentikan pada hari yang sama
01:25sebagai bentuk ketegasan institusi
01:27dalam menjaga integritas.
01:29Ini mesinnya ya, ini sudah jelas, sudah kita wanti-wanti saja,
01:35mereka mesti tidak kapok kan gitu kan.
01:37Nah, saran saya nomor satu,
01:40orang-orang yang terlibat kayak gitu itu
01:41nggak usah proses lama-lama,
01:43langsung pecat dari itu juga,
01:44diumumkan di depan publik,
01:47dilepas batiknya,
01:48dan kemudian pidananya dikejar.
01:50Kemudian disita semua,
01:52dan kemudian jaringannya juga diungkap itu,
01:55yang nyogok itu.
01:56Itu mudah itu Pak,
01:57kalau menangkap jaringan yang nyogok itu.
02:01Namanya narkoba itu ya,
02:02itu bisa berlangsung apabila diizinkan oleh polisi atau aparat.
02:07Itu sudah dalil.
02:10Di sisi lain,
02:11pengamat Institute for Security and Strategic Studies
02:14atau ISES bilang,
02:16harus ada evaluasi menyeluruh di tubuh Polri.
02:20Karena kalau kita melihat,
02:22kasus ini terbongkar dari pengakuan kasar narkoba,
02:25merasa ditekan dan yang lain-lainnya,
02:28ini juga harus dibentuk semacam whistleblower system ya,
02:32bagi internal untuk mengadu dan untuk melindungi mereka.
02:36Karena relasi kuasa antara atasan dan bawahannya ini sangat kuat.
02:41Kalau ini bisa terjadi,
02:44dimungkinkan itu dibentuk mekanisme whistleblower
02:48terkait dengan pelanggaran-pelanggaran di internal,
02:51ini akan menjadi langkah terobosan yang progresif terkait dengan reformasi Polri.
02:58Kalau Polri kemarin menyampaikan bahwa
03:01yang diperlukan adalah reformasi kultural,
03:05ini harus menjadikan momentum benar-benar.
03:09Sebelumnya,
03:10Baris Krim Polri menetapkan mantan Kapolres Bima Kota,
03:13AKBP Didik Putra Kuncoro,
03:15sebagai tersangka dalam kasus narkoba.
03:17Penetapan itu usai gelar perkara yang dilakukan penyidik.
03:21AKBP Didik kedapatan memiliki sebuah koper berisi narkoba
03:24yang ditemukan di kediaman Aibda Dianita di Tanggerang, Banten.
03:29AKBP Didik disebut menerima narkoba dari AKP Malau Nghi,
03:33eks kasat narkoba Polres Bima Kota
03:35yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.
03:38Sementara AKP Malau Nghi mendapatkan barang haram tersebut
03:41dari bandar yang kini masih dalam pengejaran polisi.
03:44Di menyebutan Kompas TV.
03:51Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro,
03:55ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkoba.
03:58AKBP Didik pun terancam pidana seumur hidup
04:01usai terlibat kasus narkoba.
04:03Seperti apa pengawasan terhadap penegah hukum
04:05yang menangani kasus narkoba
04:07agar hal serupa tidak terulang kembali?
04:09Dan bagaimana memperatas peredaran narkoba
04:11di internal kepolisian?
04:12Kami akan bahas dengan sejumlah narasumber
04:15yang sudah bergabung melalui sambungan daring.
04:17Yang sudah bergabung ada Ketua Penasehat Ahli Kapolri,
04:19Komjen Purnawirawan Ito Sumardi.
04:21Dan nanti akan juga bergabung menyusul
04:23anggota Komisi 3 DPR RI Fraksi PKB Hasbi Allah Ilyas.
04:27Saya sapa dulu Pak Ito.
04:28Selamat pagi, Pak Ito.
04:30Selamat pagi, Mas Pri.
04:32Selamat pagi, Pak Hasbi.
04:33Ya.
04:34Pak Ito, bicara soal kasus ini
04:36yang sedang heboh di Bima Kota.
04:39Kemudian ini kan kasusnya berjenjang gitu ya Pak ya.
04:41Pemperawal dari Brip Kakarol,
04:43kemudian naik ke AKP Malauungi,
04:46kemudian naik lagi ke Kapolresnya,
04:49AKBP Didik gitu.
04:50Anda melihatnya ketika kita ada kasus seperti ini,
04:53yang berjenjang seperti ini,
04:54apakah kita hanya berhenti
04:56sampai di tingkat Kapolres,
04:57atau perlukah kita kemungkinan
04:58untuk melihat adanya keterlibatan,
05:01mungkin ada oknum yang ada di atas Kapolres?
05:03Ya, ini pasti ya Mas Bri ya,
05:07kita mungkin ingat dulu kasus yang melibatkan
05:10seorang petinggi Polri ya,
05:12di Sumatera Barat,
05:13itu kan juga melibatkan
05:15daripada anggota-anggotanya.
05:17Nah, di sini kan terjadi lagi,
05:19sangat disesalkan ya,
05:20dan tentunya ini mencederai
05:23proses reformasi yang sedang berjalan.
05:25Nah, terkait dengan kasus ini,
05:27kan sekarang sudah ditarik ke Mabes Polri.
05:29Berarti Mabes Polri saat ini
05:31akan berusaha mendalami
05:33keterlibatan jaringan-jaringan,
05:35baik jaringan itu yang ada di internal,
05:38maupun jaringan yang di luar.
05:39Kita semua tahu bahwa ini kan
05:41mulai dari Kapolres ya,
05:43yaitu AKBP, DPK,
05:44kemudian juga hasil pengembangan
05:47dari seorang kasus.
05:48Ini ini, Pak.
05:49Saya kira mungkin di sini nanti
05:51Mabes Polri juga harus berhentukan
05:53angka-angka agar jangan sampai
05:55terjadi lagi ya.
05:57Tapi kan sulit ya, Mas Bri ya,
05:59bagaimanapun manusia.
06:00Kita nggak tahu ya
06:01bagaimana terjadinya ini,
06:03dan ini tentunya yang paling diharapkan
06:05adalah pengembangan kasus secara tuntas,
06:07dan juga sanksi hukum
06:09yang betul-betul harus
06:10bisa menimbulkan efek deteran.
06:13Kalau tidak, ini akan terjadi terus ya.
06:15Saya kira ini yang mungkin
06:15menjadi pekerjaan rumah
06:17bagi Mabes Polri dan Baris Krim,
06:20saat ini sedang berupaya
06:21untuk secara intensif
06:23bekerjasama atau berkoordinasi
06:25dengan Polda NTB,
06:26untuk bisa mengungkap termasuk
06:28jaringan pemasoknya itu
06:29yang saat ini sedang
06:30melarikan diri ya,
06:32Saudara KAI itu.
06:33Mudah-mudahan ini bisa dilakukan
06:34satu pengembangan
06:36maupun pendalaman
06:37yang betul-betul komprehensif
06:39dan memendalam.
06:41Demikian.
06:41Nah, untuk pengembangannya ini, Pak,
06:43itu apakah kita hanya mengandalkan,
06:46misalnya, ini kan kata pengacara
06:47dari AKP Malauungi,
06:49ini kan,
06:50apa yang dilakukan dia,
06:51itu adalah sesuai dengan
06:52perintah atasannya,
06:53yang mana ini adalah AKBP Didik.
06:55Apakah hanya dengan nyanyian ini,
06:57kemudian kasus ini bisa berkembang
06:59ataupun bisa dilihat?
07:01Siapa yang lagi yang terlibat
07:02di atasnya gitu, Pak Ito?
07:04Ya, kalau seorang pelaku itu kan
07:06tentunya Mas Bre
07:07berupaya untuk bagaimana
07:09meminimalisir keterlibatan
07:11yang bersangkutan.
07:13Tentunya Mabes Polri pun juga,
07:15mereka juga sudah punya
07:16taktik sendiri,
07:17pengembangannya kita tahu
07:18pada saat dulu ya,
07:20disumbar juga kan,
07:22kejadiannya sama ya.
07:23Dan ini akan dikembangkan terus,
07:25tidak menurut kemungkinan,
07:27kemungkinan ada lagi pihak-pihak lain
07:29yang mungkin terlibat di sini ya,
07:31baik secara internal,
07:32maupun secara eksternal ya.
07:34Tapi bagaimanapun juga,
07:36hasil nanti
07:36sidang kode etik itu
07:39nanti akan menentukan,
07:41menentukan
07:41karir dan bersangkutan,
07:43sekaligus juga nanti,
07:45kalau mereka sudah
07:45diberhentikan dengan tidak hormat,
07:48maka ini adalah
07:49bisa menjaga
07:50objektivitas penyidikannya.
07:51Karena bagaimanapun,
07:53kalau masih berdinas itu
07:54pasti akan ada
07:54semacam kendala.
07:56Tapi kalau sudah
07:57di pemberhentian dengan tidak hormat,
07:59maka ini
07:59sudah merupakan
08:01satu kebebasan
08:02untuk kita bisa mendalami
08:03kasus ini.
08:04Saya kira itu yang dilakukan
08:05saat ini,
08:06Mabes Krimi.
08:07Oke, PT DH,
08:08ini kuncinya ya Pak ya,
08:10agar tidak
08:10mempengaruhi gitu,
08:12proses pendidikan.
08:12Jadi,
08:13pindahannya nanti bisa nyusul,
08:14seperti itu.
08:15Tapi yang jadi pertanyaan lagi ini,
08:17Pak,
08:17ini kan yang terlibat adalah
08:18perwira semua nih,
08:19dua-duanya gitu.
08:20Nah, ini untuk perwiranya saja
08:22masih ada yang terlibat
08:24dan terungkap gitu.
08:25Apalagi kita bisa
08:26mengawasi yang di bawah-bawahnya gitu,
08:28Pak Ito.
08:30Ya, itu ya.
08:32Jujur saja kan,
08:33sebagai manusia
08:34tidak mungkin kita bisa
08:35mengetahui
08:36apa yang ada
08:37di dalam hatinya.
08:38Ini juga termasuk
08:40pola kehidupan ya,
08:41yang selama ini
08:42menjadi salah satu
08:43sasaran
08:43Komite Reformasinya
08:45Pak Kapuri,
08:46yaitu gaya hedonisme ya.
08:48Kalau sudah gaya hedonisme
08:49untuk bisa memenuhi itu,
08:50dia akan berusaha
08:51mendapatkan sesuatu
08:53untuk memenuhi kebutuhan
08:54hedonnya itu ya,
08:55gaya hedonismenya.
08:57Nah, ini akan menjadi
08:57satu pendalaman juga ya,
08:59Mas.
08:59Bukan hanya
09:00masalah narkobanya saja.
09:02Kemudian kan,
09:03saya ingat juga
09:03mereka juga
09:05memintas
09:05ibalan untuk bisa
09:07memuluskan
09:08perlindungan
09:09bisnis sabu
09:09di Bima ya.
09:11Nah, ini kan juga
09:12hasil pengembangan.
09:13Ya, saya kira
09:13bagaimana ini nanti
09:15di sana
09:15jaringan-jaringannya
09:17pasti saat ini
09:18dari
09:19Polda NTB
09:20didukung dari
09:21Baris Kempori
09:22sekarang juga
09:22sedang mengembangkan
09:23sampai jaringan terkecil.
09:25Karena narkoba
09:26kita tahu itu adalah
09:27kejahatan yang
09:28betul-betul serius ya,
09:29yang menyangkut
09:30masalah
09:31kemanusiaan
09:32dan juga
09:32tentunya yang saat ini
09:33di Indonesia sudah menjadi
09:35kejahatan yang
09:36menjadi prioritas.
09:37Sayang,
09:38mengapa ini dilakukan oleh
09:39justru oleh
09:40petinggi Polri
09:41yang kebetulan
09:43yang bersangkutan
09:43harusnya bisa
09:44memberikan teladan
09:45dan harusnya bisa
09:46memberikan rasa aman
09:47kepada masyarakat.
09:49Ini yang sangat
09:50disesalkan oleh
09:51Polri tentunya.
09:52Dan ini
09:53kembali adalah
09:54masalah manusia.
09:55Manusia ini kan
09:56kita sulit
09:56untuk bisa mengetahui
09:57apa yang ada
09:58dalam hatinya.
09:59Sehingga nanti
10:00penyelidikan juga
10:01terhadap
10:02istri yang bersangkutan
10:03ada yang dilihat
10:03daripada mensayanya.
10:05Ada tidak
10:06niat jahat yang tersebut.
10:07Kemudian juga
10:08terlibatannya bagaimana
10:09kaitan dengan
10:10pola hidup yang
10:11bersangkutan.
10:12Ini akan menjadi
10:13faktor-faktor
10:14yang menjadi
10:14pedalaman baik
10:15dari pihak
10:16baris krim
10:18maupun
10:18pro-pampolri.
10:19Ya inilah kasus
10:21yang ironis sekali.
10:22Penegah hukum
10:23justru terlibat
10:23kasus kejahatan luar biasa.
10:25Saya mau coba
10:25tanya ke
10:26Bang Hasbi yang sudah
10:27bergabung.
10:27Mungkin Bang Hasbi
10:28sudah bisa mendengar
10:29suara kami?
10:29Bang Hasbi Allah?
10:35Sudah
10:35sudah mendengar.
10:38Ya
10:38Bang Hasbi
10:39ini kita soroti
10:40bersama-sama kasus ini.
10:41Sudah
10:42sudah mendengar.
10:43Ya Bang Hasbi
10:44sudah dengar?
10:45Oke baik.
10:46Bang Hasbi
10:46kita soroti
10:47bersama kasus ini
10:48tidak hanya terjadi
10:49sekat saja.
10:49Ini terjadi di
10:50Bima Kota
10:51kemudian sebelumnya
10:52juga sempat terjadi
10:53di beberapa
10:54daerah lain.
10:55Ada
10:55Tedi Minahasa
10:56kemudian juga ada
10:57Kapolres Bukit Tinggi
10:58AKBB Dodi.
10:59Apa yang salah
11:00sebenarnya Pak?
11:06Menurut saya
11:07begini
11:07saya sebagai
11:08Komisi 3
11:09sangat prihatin
11:10atas kejadian
11:11apa yang terjadi
11:12di Bima ya Pak.
11:15Menurut saya
11:16pengawasan
11:19sebenarnya
11:20sudah ketat.
11:21Sudah bagus
11:22dari jajaran polisi
11:23dari LSM
11:25yang antinarkoba
11:26nah
11:27ini soal
11:28apa yang terjadi
11:30di Kapolres Bima
11:31ini
11:31ini soal
11:34karena
11:34ketidakrisiplinan
11:37dari
11:37polisi
11:39pengawasan
11:40yang harus
11:41mesti dikuatkan.
11:43Ini
11:43soal mental
11:45yang
11:45memang
11:46bisa kita
11:48menggenalisir
11:49bahwa
11:51kejadian ini
11:52seluruh polisi
11:53seperti ini
11:54gitu kan.
11:54pengawasan
11:57harus lebih
11:57diperketat lagi
11:58karena memang
12:00jaringan narkoba
12:01coba kita
12:01bayangkan
12:02bukan hanya
12:02di kepolisian
12:03kita bisa
12:04lihat misalnya
12:04dari Sumatera
12:05itu Pak
12:06dari Malaysia
12:06itu masuk
12:07melalui Sumatera
12:08kan sangat banyak
12:09nah ini
12:10harus kerjasama
12:11yang maksimal
12:11antara
12:12kepolisian
12:12dan BNN
12:13pengawasan
12:15diperketat
12:16tapi kemudian
12:16bagaimana
12:17kalau misalnya
12:17godaannya
12:18sangat besar
12:18gitu
12:19kalau di
12:19bidang narkoba
12:20ini kan
12:21pasti banyak
12:22melibatkan
12:23orang
12:23dan juga
12:24melibatkan
12:24uang
12:24yang jumlahnya
12:25tidak sedikit
12:26bisa miliaran
12:26gitu
12:27bagaimana
12:27kemudian
12:28Komisi 3
12:29menyoroti ini
12:30dan mungkin
12:31apa saran
12:31yang bisa
12:32diberikan
12:33kepada
12:33kepolisian
12:34nah
12:38ini harus
12:39kerjasama
12:39maksimal
12:40antara
12:40kepolisian
12:41BNN
12:42menurut saya
12:43kita harus
12:43melibatkan
12:44LSM
12:46antara
12:47narkoba
12:49dan juga
12:49kalau perlu
12:50TNI
12:51dilibatkan
12:52disini
12:52sebab kenapa
12:54maksudnya
12:55narkoba
12:55itu bukan
12:56hanya
12:57di negara
12:59kita
12:59saja
13:00dalam artian
13:00pembuatannya
13:02dari dalam
13:02ini ada
13:03unsur luar
13:05belum lama
13:06saya misalnya
13:07kongkar
13:08ke daerah
13:10Sumatera
13:11ke Batam
13:13itu bagaimana
13:14narkoba itu
13:15masuk dari
13:16wilayah
13:16dari
13:17dari Malaysia
13:18dari
13:18dari
13:19dari luar
13:21Indonesia
13:21dan
13:22kenapa bisa
13:23lolos
13:23nah ini
13:25kenapa bisa lolos
13:25ini
13:26ini kan berarti
13:27ada oknum
13:28yang
13:29yang
13:29dari
13:30kepolisian
13:32mungkin ya
13:33kepolisian
13:34yang terlibat
13:34mungkin
13:35nah disini
13:36pengawasan
13:38harus lebih
13:38diperkatakan
13:39memang
13:39narkoba
13:40di Indonesia
13:41ini sudah
13:42relatif
13:42lebih canggih
13:43dari kepolisian
13:44salah satu
13:45contoh
13:45misalnya
13:47kapal
13:49kapal-kapal
13:51yang ngangkut
13:51narkoba itu
13:52kemarin
13:53saya ke Batam
13:53itu Pak
13:54ada informasi
13:56dari kepolisian
13:57Batam itu
13:58bahwa
13:59kecepatan
14:00kapal mereka
14:00ini sangat tinggi
14:01dibanding
14:03dengan
14:03kecepatan
14:05kapal-kapal
14:08dan itu
14:08banyak
14:09yang masuk
14:11narkoba
14:11dari
14:12dari
14:12asing
14:13seperti itu
14:14nah
14:14oknum-oknum
14:16seperti ini
14:17memang harus
14:18kita
14:18lebih
14:20kepolisian
14:21harus lebih
14:21mempertegas
14:22lagi
14:22dan kita
14:25juga
14:26polisi
14:27tidak bisa
14:27bekerja sendiri
14:28harus kita
14:29bantu
14:29bersama-sama
14:30dari luar
14:31dibantu
14:31pengawasannya
14:32Pak
14:32itu kita
14:33soroti lagi
14:34ini kan narkoba
14:34adalah lahan
14:35yang dalam
14:35tanda kutip
14:36ini banjir
14:37dengan
14:38perputaran uang
14:40yang luar biasa
14:40godaan
14:41yang juga luar biasa
14:42orang-orangnya
14:43juga canggih-canggih
14:44kalau tadi
14:44kata Bang Hasbi
14:45nah perlukah
14:46kita kemudian
14:47memfokuskan
14:48pengawasan yang
14:49lebih kuat
14:49di bidang
14:50narkoba ini
14:51dan juga
14:51melibatkan
14:52pengawasan
14:53dari pihak luar
14:53saya kira
14:56sangat perlu
14:56tadi
14:57sampaikan oleh
14:57Pak Hasbi
14:58BNN ini
14:59juga harus
15:00dilibatkan
15:00karena pengalaman
15:01saya ya
15:02saya lima tahun
15:02menjadi
15:03duta besar
15:04di Myanmar
15:04bahkan
15:05waktu itu
15:06Pak Budi Waskeso
15:07pada saat
15:07sebagai
15:08kepala
15:09BNN itu
15:10sampai kepada
15:11perbatasan
15:11di daerah
15:12Golden Triangle
15:13segitiga emas
15:14mereka itu
15:15prosyukurnya itu
15:17ada di
15:18Cina
15:18kemudian
15:19dibawa melalui
15:20Thailand
15:20Thailand masuk
15:21Malaysia
15:23Malaysia masuk
15:23Indonesia
15:24nah
15:24dari kasus ini
15:26kita ikut aja
15:26namanya
15:27follow the evidence
15:28ya
15:28kita mengikuti
15:29barang huti ini
15:30dari mana asalnya
15:31jadi pendekatannya
15:32harus dari hilir
15:33ke hulu
15:34nah sehingga
15:35kita bisa mengetahui
15:35bukan hanya
15:36dari kasus ini
15:37kemungkinan
15:38dari pengungkapan
15:39kasus ini
15:39akan bisa mengungkap
15:40jaringan yang lebih besar
15:41apalagi kan
15:43bandarnya saat ini
15:43melarikan diri ya
15:44saudara
15:45Koko Erwin itu
15:46nah sekarang
15:46fokuskan kepada mereka
15:48libatkan BNN
15:49libatkan dengan
15:50barang skrim
15:51melibatkan
15:51podana
15:52libatkan
15:52masyarakat juga
15:53karena bagaimanapun juga
15:55kita tahu
15:55di Jakarta kan
15:56ada beberapa tempat
15:57yang sudah
15:57menjadi seolah-olah
15:59satu tempat
15:59yang kalau sudah
16:00digerbek
16:00besok pagi
16:02sudah ada lagi
16:02gitu ya
16:03nah emang
16:03masalah ini kan
16:04sekarang
16:05kebetulan
16:06melibatkan
16:06anggota PORI
16:07kita jangan melihat
16:08daripada
16:08oklum anggota PORI
16:09saja
16:10tapi kita melihat
16:11secara nasional
16:11nah dari
16:12kasus
16:13di BIMA ini
16:13tentunya
16:14kita harus
16:15segera
16:16secara serius
16:17melakukan
16:17menelusuri
16:18dari
16:19hulur
16:20dari hilir
16:21ke hulu
16:21dari mana
16:23asalnya
16:23siapa-siapa yang terlibat
16:25dan diungkap
16:25kepada masyarakat
16:26gitu ya
16:27jadi jangan sampai
16:28ada kesan
16:28bahwa
16:29kasus ini
16:30di
16:30pekecil ya
16:32seperti tadi
16:32sampaikan
16:33pendana
16:33sehat hukumnya
16:34saya kira
16:35kita semua harus
16:36harus bisa
16:37membuka diri kita
16:39untuk kepentingan
16:39nasional ya
16:40saya sangat setuju
16:41tadi oleh Pak Hasbi
16:42termasuk
16:43DPR tentunya
16:44kita juga
16:44sangat apresiasi
16:46dan berharap
16:46bahwa kita bisa
16:48diberikan
16:48perkuatan
16:49daripada undang-undang
16:50yang khusus
16:50memberikan
16:52hukuman yang setimpal
16:53saya baru kembali
16:53dari Vietnam ya
16:54Mas Brink
16:55disana itu
16:56pengguna narkoba
16:57itu dihukumati ya
16:58makanya disana
16:59tuh gak ada tuh
17:00orang namanya
17:01narkoba
17:02copet aja
17:03gak ada ya
17:04saya kira
17:04ini satu orang
17:05yang perlu ditiru
17:06di negara kita
17:07karena bagaimanapun juga
17:08beberapa pengalaman
17:10yang saya tanya
17:11kepada para pengguna narkoba
17:12kadang-kadang
17:13itu juga digunakan
17:14untuk bagaimana
17:15menyelesaikan
17:16permasalahan
17:17sosial mereka ya
17:18jadi dengan narkoba itu
17:20mereka bisa lupa
17:21dan bahkan
17:22untuk penjahat
17:23itu juga bisa
17:23salah satu
17:24stimulan ya
17:26untuk stimulan
17:27bagaimana
17:28dia bisa melakukan
17:29kejahatan
17:29dia bisa berani
17:31melakukan kejahatan
17:32nah ini yang tentu
17:33harus melakukan
17:34berbagai
17:34instansi atau lembaga
17:36untuk bisa mengungkap
17:37kasus ini
17:38kalau kita ingin
17:39narkoba kita berantas
17:40di Indonesia
17:41terutama sanksinya tadi
17:42barangkali melalui
17:43Pak Hasbi
17:44kita juga bisa merumuskan
17:46sanksi hukuman mati
17:47jadi jangan
17:48seperti sekarang
17:49mereka ditiruaknya
17:50sebagai korban
17:51ya kemudian
17:51ya sudah
17:53sudah akhirnya
17:54bagi pelakunya itu
17:55juga tidak ada efek
17:56deteran ya
17:57saya kira itu yang
17:58mungkin perlu kita perhatikan
17:59bersama
18:00hukuman mati
18:01Bang Hasbi
18:02setuju Bang Hasmi
18:03ini bukan masalah
18:08soal tujuh
18:09atau tidak setuju ya
18:11soal hukuman mati
18:12kita lihat nanti
18:13bagaimana
18:14karena
18:15kasus yang terjadi
18:17di BIMA
18:18ini
18:19ada beberapa
18:21pelajaran
18:22buat kita
18:23yang satu
18:24pengawasan itu
18:25memang
18:25kurang
18:26kurang maksimal
18:28menurut saya
18:29ketika
18:30kedua yaitu
18:31tingkat intensitas
18:33poli ini kan
18:35kadang-kadang
18:35mohon maaf ya
18:37oknum ini
18:37terbiasa hidup
18:41mewah
18:42hidup seperti ini
18:43yang memang
18:44terpengaruh
18:46dari lingkungan
18:48padahal
18:48gaji kepolisian
18:49kita tahu sendiri
18:50berapa
18:51nah ini ya
18:52godaan-godaan
18:53seperti ini
18:54yang mesti
18:55bagaimana caranya
18:57dari kompol
18:59dan
18:59pengawasan
19:01dari luar juga
19:01untuk
19:03mencegah
19:05jadi hal-hal
19:05seperti ini
19:06tok ini
19:07soal hukuman mati
19:10atau tidak
19:10menurut saya
19:12agak berat
19:16di negara kita
19:17kita terapkan
19:18hukuman
19:18prakteknya
19:20seperti itu
19:20ingat tidak dulu
19:22pada
19:22ada salah satu
19:24korbi
19:26kalau gak salah
19:27dari Australia
19:28jelas-jelasan
19:29mereka berbuat
19:29salah
19:30jelas-jelasan
19:31mereka berbuat
19:32melakukan
19:33penyebaran
19:35narkoba di kita
19:36buktinya pada
19:37waktu itu
19:37dikeluarkan
19:38praktek
19:41hukum
19:41yang
19:41ini sudah
19:42bagus
19:43cuman
19:44bagaimana
19:45kepolisian
19:46dan pengadilan
19:47menerapkan
19:49ini
19:49saya yakin
19:51ini soal mental
19:52bagaimana
19:53masyarakat itu
19:54atau
19:54dari pihak
19:55polisi
19:56dari
19:56oknum-oknum
19:57polisi ini
19:58bagaimana
20:00kita mencegah
20:02mereka
20:02untuk melakukan
20:03hal-hal
20:04seperti ini
20:05jadi
20:05oke baik
20:07saya ke
20:08Pak Ito lagi
20:09Pak Ito
20:09mungkin selain
20:10pengawasan
20:11yang kita
20:11soroti
20:12dari tadi
20:12apakah
20:13yang bisa
20:13kita lakukan
20:14lagi
20:14untuk bisa
20:15mencegah
20:16adanya
20:16hal-hal
20:17seperti ini
20:17ataupun
20:18mungkin
20:18membongkar
20:18lagi
20:19pasti masih
20:19banyak
20:20kejadian-kejadian
20:21serupa
20:21ataupun
20:22juga
20:22di tempat-tempat
20:23lain
20:24apakah
20:25yang perlu
20:25kita perkuat
20:25lagi
20:26apakah
20:26misalnya
20:26dengan membuat
20:28rotasi
20:28yang lebih
20:29sering
20:30di
20:30beberapa
20:31wilayah
20:32misalnya
20:32agar tidak
20:33nyangkut
20:34dalam tanda kutip
20:35ini sama
20:35benda narkobanya
20:36atau mungkin
20:37whistleblowing
20:38yang harus kita
20:39perkuat lagi
20:39agar
20:40nyanyian-nyanyian
20:41orang-orang ini
20:42yang di bawah ini
20:43bisa kemudian
20:43mengungkap
20:44kasus yang lebih
20:45besar lagi
20:46ya saya kembali
20:48tadi yang saya
20:49sampaikan ya
20:50Mas Pri
20:50bahwa
20:51hukuman itu
20:52kan setiap
20:53perbuatan
20:53sanksi
20:54itu kan harus
20:55ada sanksi
20:55sanksi itu
20:56akan menentukan
20:57adalah efek
20:58deteran ya
20:59efek untuk
21:00pencegahan
21:00secara
21:01proporsional
21:02ya saya
21:03sampaikan
21:03tentunya
21:04tidak semua
21:04harus
21:05kalau terlibat
21:06hukuman mati
21:06tapi
21:07untuk bandar-bandarnya
21:08dan juga
21:09untuk
21:09kita harus
21:11tegas
21:11kenapa
21:12negara lain
21:12misalnya
21:13di Malaysia
21:13di Singapura
21:15di Vietnam
21:15bahkan di Cina
21:17mereka
21:18menerapkan
21:18hukuman
21:19secara
21:20proporsional
21:20karena
21:21kalau tidak
21:22begitu
21:23saya tidak
21:24yakin
21:25bagaimanapun
21:25yang kita
21:26lakukan itu
21:27akan bisa
21:27memberikan
21:28efek
21:28deteran
21:29karena bagaimanapun
21:30juga
21:30satu perbuatan
21:32itu akan
21:33bisa
21:33dicegah
21:34apabila
21:35orang tersebut
21:35ada sanksi
21:37yang
21:37betul-betul
21:38bisa menimbulkan
21:38efek deteran
21:39kalau tidak
21:40kalau pengawasan
21:43kita bisa
21:43lakukan
21:44hanya
21:44tadi kan
21:44kembali
21:45pada manusia
21:46tadi
21:46saya
21:46menimbulkan
21:47oleh Pak Hasbi
21:47dan oleh saya
21:48bahwa
21:48gaya hedonis
21:49yang saat ini
21:50sudah melanda
21:51kehidupan
21:52rata-rata
21:53saat ini
21:53kalau kita
21:54katakan
21:55adalah generasi
21:56yang mungkin
21:56di atas
21:57generasi saya
21:58dulu
21:58yang sekarang
21:59mereka dengan
22:00ada penetrasi
22:01budaya
22:02kemudian juga
22:03melihat
22:03lifestyle-nya
22:04bagaimana
22:05terpengaruh
22:06dari mana
22:07mereka bisa
22:07mempenuhinya
22:08yang paling mudah
22:09adalah dari
22:09narkoba
22:10karena narkoba
22:11itu adalah
22:12meskipun sedikit
22:13tetapi
22:13bisa mendapatkan
22:15hasil yang
22:15sangat besar
22:16lebih besar
22:17daripada
22:17emas
22:18yang mungkin
22:19sulit didapat
22:20kalau narkoba
22:21itu kan
22:21sangat mudah
22:22misalnya ada
22:23kita melakukan
22:24pengerebekan
22:25dapat sekian kilo
22:26kita sisikan
22:27kita jual
22:28kita mendapat
22:29nama
22:29tapi kita juga
22:30mendapat penghasilan
22:31seperti begini
22:32kaitannya
22:33masalahnya
22:34dengan pengawasan
22:36yang kedua
22:37juga kalau orang
22:37ingin hanya dihukum
22:38kemudian setelah itu
22:39dilepas lagi
22:40ya saya kira
22:41mereka sudah terbiasa
22:43dengan
22:43dengan praktik
22:45untuk penjualan ini
22:46memang betul-betul
22:47akan menjanjikan
22:48saya gak yakin
22:49kalau mereka itu
22:49tidak mengulangi lagi
22:51ya
22:51jadi disini memang
22:52menjadi pekerjaan rumah
22:53memperbaiki
22:55sistem hukumnya
22:56selain
22:57secara simultan
22:58tentunya sistem
22:59pengawasan
22:59tentang peredaran
23:01tapi bagaimanapun juga
23:02nanti
23:03hasil
23:04daripada
23:04pengungkapan kasus ini
23:06dari
23:07hilir ke hulu
23:09untuk mengucap
23:10jaringannya
23:11dan memberikan
23:11hukuman yang setimpal
23:13terhadap
23:13para pelakunya
23:14secara proporsional
23:16secara proporsional
23:17saya kira ini
23:18paling tidak bisa
23:19membantulah
23:20mungkin itu
23:20merupakan pendapat saya
23:22baik
23:22pengawasan dan juga
23:24sanksi
23:24kalau menurut Pak Ito
23:25Pak Hasbi
23:26tadi saya sempat
23:27dengar juga
23:28soal gaya hidup
23:29hedon gitu ya
23:30ini kan soal budaya
23:31culture
23:31mungkin di tubuh
23:33Polri
23:33yang banyak
23:34memicu
23:35mungkin oknum-oknum ini
23:37untuk meraup
23:38uang lebih banyak lagi
23:39dengan cara-cara yang
23:40tidak halal
23:41dan kalau menurut Anda nih
23:42Bang Hasbi
23:43reformasi Polri
23:45yang sedang sekarang
23:46digencarkan di publik
23:47dan juga lagi
23:48dibahas juga di
23:49DPR
23:50ini salah satu poinnya
23:51adalah soal
23:51reformasi kultural
23:53bagaimana yang bisa
23:54dilakukan nanti
23:55oleh kepolisian
23:56kalau menurut saya
23:59begini
23:59reformasi struktural
24:01sudah
24:01kita anggap
24:03struktural sudah
24:03selesailah
24:04polisi itu
24:05sudah bagus
24:06kalau soal
24:07struktural
24:07yang tadi
24:08Bapak sampaikan
24:09soal rotasi
24:10di kepolisian itu
24:11sudah bagus
24:13sudah berjalan
24:15selama ini
24:15nah
24:16kultural ini
24:18memang sangat
24:19perlu
24:19dengan beberapa
24:21kasus yang ada
24:22satu contoh
24:24ini
24:25kasus
24:25Bina
24:25belum lama
24:26kasus guru
24:27di Jambi
24:28belum lama lagi
24:29kasus
24:30soal
24:32pembunuhan
24:33nah ini
24:34dengan
24:34hub yang baru
24:35yang baru
24:37disahkan oleh
24:38DPR
24:39bersama dengan
24:44pemerintah
24:45nah
24:45dari sini
24:46kita bisa melihat
24:47bahwa
24:48sudah keharusan
24:49yaitu
24:50reformasi
24:51percepatan
24:53reformasi
24:53kepolisian
24:54secara
24:56kultural
24:56dan alhamdulillah
24:58sudah mulai
24:59salah satu
25:00contoh
25:01RJ sudah
25:02diterapkan
25:03di beberapa
25:04di beberapa
25:06di beberapa
25:07di beberapa
25:08wilayah
25:09beberapa kejadian
25:10sudah menerapkan
25:11RJ
25:12dan kepolisian
25:13saya yakin
25:13cuma
25:15bagaimana
25:17menerapkan
25:18dari atas
25:19sudah mampu Pak
25:19ini sampai
25:20bawahnya
25:21mohon maaf
25:21jangan sampai terjadi
25:23kayak
25:23kemarin terjadi
25:24misalnya
25:25di Solo
25:27kalau tidak salah
25:28itu
25:28yang
25:29polisi
25:30menghukum
25:31orang yang
25:33membela diri
25:34seperti itu
25:35di Klaten
25:37atau dimana itu
25:38yang sampai
25:39ke DPR
25:40ke Komisi 3
25:41kemana
25:41nah ini
25:42keharusan
25:43bagi kepolisian
25:44yaitu
25:45bagaimana
25:46mereformasi
25:49secara
25:49kultural
25:50supaya
25:52ini lebih
25:53manis lagi
25:54dengan masyarakat
25:56oke
25:57reformasi kultural
25:58di dalam
25:58percepatan
25:59reformasi Polri
26:00Pak Ito
26:02ini soal
26:03kultural
26:03lagi-lagi ya
26:04ini kan
26:04kalau bicara
26:05kultural
26:05berarti kan
26:05bicara soal
26:06personel
26:07masing-masing
26:07pribadi
26:08kepolisian
26:09nah
26:09apakah
26:11kita perlu
26:11juga untuk
26:12mereformasi
26:12bagaimana
26:13tata cara
26:13untuk merekrut
26:14kemudian juga
26:15melatih
26:16personel
26:17kepolisian ini
26:18supaya
26:18kita bisa
26:19pastikan
26:20mereka adalah
26:21orang-orang
26:21terpilih
26:22yang secara
26:22mental
26:23juga baik
26:24secara fisik
26:25juga baik
26:26agar ya
26:26seperti ini
26:27tidak ada lagi
26:28gitu
26:28Pak Ito
26:28ya
26:30sangat perlu
26:30sangat perlu
26:31saya kebetulan
26:33di penasihat
26:33ahli Kapori
26:34itu kita
26:34selalu
26:35melakukan rapat
26:36routing
26:36bersama
26:37Bapak Kapori
26:38dan Wak Kapori
26:38salah satu
26:39sasaran kita
26:40adalah
26:40memperbaiki
26:41bagaimana
26:42proses
26:42sumber
26:43pengadaan
26:44sumber
26:44manusia
26:45Polri
26:45dari
26:45pendidikan
26:46meritokrasi
26:48kemudian
26:49bagaimana
26:49penempatannya
26:51dengan menggunakan
26:52assessment
26:53dengan assessment
26:54ini kita lakukan
26:55meskipun
26:56saat ini kan
26:57sedang berproses
26:57kembali tadi kan
26:59kalau dalam
26:59pepatah
27:00orang Minang
27:00mengatakan
27:01dalam laut
27:02bisa diukur
27:03hati orang
27:03siapa tahu
27:04saya kira
27:04mungkin ini pun
27:05juga
27:05menjadi suatu
27:07yang akan
27:07menjadi
27:08evaluasi
27:09kenapa
27:10ini bisa
27:10terjadi
27:11tapi sekarang
27:12yang sudah
27:13dilakukan
27:13adalah bagaimana
27:14kita menerapkan
27:15merit system
27:16kita menerapkan
27:17betul-betul
27:18objektivitas
27:18dalam penerimaan
27:19dengan menggunakan
27:20sistem IT
27:21jadi tidak ada lagi
27:22namanya titipan-titipan
27:24atau mungkin
27:25kalau hanya
27:26sebagai sesuatu
27:27yang sifatnya
27:28ada
27:28merupakan
27:29penghargaannya
27:30terhadap
27:30talenta-talenta tersebut
27:33tentunya itu juga
27:33sudah melakukan
27:34pertimbangan
27:35bagi pimpinan
27:36Polri
27:36jadi kembali
27:37reformasi kultural
27:39itu tidak
27:40semudah
27:41seperti membalik
27:41kelapak tangannya
27:42tapi kita tetap
27:43berlangsung terus
27:44dengan pengawasan
27:45IPR
27:46dan saya yakin
27:47apa yang sudah dilakukan
27:48saat ini jauh lebih baik
27:49daripada
27:50waktu-waktu sebelumnya
27:52setelah
27:53dibentuknya
27:53tim reformasi
27:55percepatan reformasi
27:56di Polri
27:56kemudian juga
27:57dari komisi
27:58percepatan reformasi
28:00birokrasi
28:00di
28:01di pemerintah
28:03yang diketuai oleh
28:04Pak Jimli
28:05kira ini sudah
28:06sinkron
28:06tinggal sekarang
28:07bagaimana
28:08kasus-kasus ini
28:09mengapa ini
28:10bisa terjadi
28:11harus didalami
28:12bagaimana
28:13agar ini sampai
28:13tidak terjadi lagi
28:14ini pun harus menjadi
28:15satu perdoman
28:17yang dibuat oleh
28:18Polri
28:19sehingga kultur ini
28:20bisa diawasi
28:21sekalibus juga
28:22bisa diberikan
28:23satu
28:24untuk bagaimana
28:26faktor
28:27jangan sampai ini terjadi
28:28yaitu sanksi
28:29baik sanksi
28:30administrasi di kepolisian
28:31maupun sanksi hukum
28:33yang tentunya
28:34secara proporsional
28:35dapat memberikan
28:36efek deteren
28:36bagaimana pelakunya
28:38demikian
28:39Pak
28:39baik
28:40kembali lagi saya ke
28:41Bang Hasbi
28:42Bang Hasbi
28:43memang sekarang
28:43semuanya sedang berproses
28:44reformasi
28:45sedang dipercepat
28:46di DPR juga
28:47sedang fokus terhadap itu
28:49tapi kemudian
28:50kepercayaan publik
28:51ini sudah terlanjur
28:52luntur nih
28:53Bang Hasbi
28:54dengan banyaknya
28:55kasus-kasus yang melibatkan
28:56oknum polisi
28:57yang terlibat di dalamnya
28:58bagaimana nih
28:59sementara untuk bisa
29:00mengembalikan kepercayaan publik
29:01terhadap polisi
29:02oh enggak
29:05kepercayaan
29:06masyarakat terhadap
29:07polisi
29:08beberapa
29:09bulan yang lalu
29:10khasih surpai
29:11kompas kok
29:11kalau tidak salah
29:13masih bagus
29:14kepercayaan
29:16masyarakat terhadap
29:17kepolisian
29:18ini hanya oknum
29:19dari sekian
29:20banyak
29:21kepolisian yang ada
29:22hanya beberapa
29:23orang yang melakukan ini
29:25mas
29:25coba
29:26kita liburan
29:27hari ini kita liburan
29:29hari Senin
29:29hari Selasa
29:30siapa yang jaga
29:31di lapangan
29:31kalau bukan
29:32polisi
29:33pada waktu
29:34Idul Fitri
29:35pada waktu
29:36kita merayakan
29:37hari Natal
29:38kita merayakan
29:39dengan keluarga
29:40kita lihat
29:40bagaimana polisi
29:41di lapangan
29:42mereka bahkan
29:43sampai 3 hari
29:44sampai 4 hari
29:45saya yang melihat
29:46langsung dan kebetulan
29:48saya di komisi 3
29:48bagaimana
29:49susahnya mereka
29:50jangan semua
29:52kesalahan ini
29:52saya sangat tidak sepakat
29:54kalau semua
29:54kesalahan ini
29:55dilimpatkan kepolisian
29:57betul
29:58bahwa negara
29:59yang baik
30:00negara yang baik
30:01kalau 70%
30:02polisi
30:03itu bagus
30:04tapi
30:06kepolisian
30:07hari ini
30:08bagi
30:09yaitu
30:10proses
30:13untuk menuju
30:14lebih baik
30:14lagi
30:15sekarang bisa
30:16lihat
30:17tadi saya
30:17setuju
30:18dengan
30:18Pak
30:19Komjen
30:20bahwa
30:21sudah tidak ada
30:22penerimaan
30:23yang pakai titipan
30:24titipan lagi
30:25sudah tidak ada
30:26di polisi
30:26sama sekali
30:27dan saya
30:29sangat
30:29kepolisian
30:30hari ini
30:31menuju
30:32kita mendukung
30:35kita dukung
30:36kepolisian ini
30:36lebih baik
30:37dari sekian banyak
30:39kepolisian berapa
30:40oknum-oknum yang melakukan
30:41itu tidak banyak
30:42itu harus
30:43kita lihat
30:43secara
30:44jurnia
30:46jangan kita melihat
30:47dari satu sisi
30:49selalu
30:50mencoba
30:50di kesalahan
30:51oknum-oknum
30:53kepolisian
30:53institusi kepolisian
30:55institusi kepolisian
30:56yang harus kita jaga
30:57karena
30:58kalau institusi
30:59rusak
30:59maka semuanya
31:00akan rusak
31:01baik
31:02jangan sampai
31:03hal-hal
31:04yang seperti ini
31:05oknum-oknum ini
31:06garanilasitik
31:08rusak
31:09susu sebelanga
31:10gitu ya
31:10Bang Hasbi ya
31:11terakhir saya ke Pak Ito
31:13Pak Ito terakhir saja
31:14ini kan memang
31:14tadi Anda sebutkan
31:15kuncinya adalah
31:16di pengawasan
31:17dan juga
31:17ada di sanksi
31:18tentunya sanksi
31:19kita butuh
31:20waktu yang panjang
31:21untuk bisa menerapkan
31:22sesuai dengan undang-undang
31:23misalnya
31:24kemudian juga
31:24pengawasan
31:25kita harus mengajak
31:26banyak pihak
31:26untuk terlibat di dalamnya
31:27kita butuh waktu juga
31:28tapi yang bisa kita lakukan
31:29sekarang nih
31:30Pak Ito
31:31untuk kasus ini
31:32khususnya misalnya
31:33apakah memang
31:34setiap ada kasus
31:36yang seperti ini
31:36langsung saja
31:37di PTDH
31:38di hari itu juga
31:38tanpa pakai proses
31:39babibu segala macam
31:41dan pidannya bisa nyusul
31:42atau seperti apa Pak Ito
31:43ya
31:45kan di dalam kepolisian
31:46ada namanya
31:48kode etik ya
31:48Mas Bray
31:49agar tidak
31:50mempengaruhi ya
31:51jadi objektifitasnya
31:53itu bisa kita lakukan
31:54kebebasan juga
31:55bagi para penyidikan
31:57penyidiknya juga
31:57kadang-kadang
31:58pakatnya di bawah
31:59daripada
31:59oknum ya
32:01daripada oknum tersebut
32:02saya kira itu juga
32:03sudah ada mekanismenya
32:04kita harus
32:05kembalikan dia
32:06kepada masyarakat
32:07biasa dulu
32:08di PTDH
32:08kemudian dilakukan
32:09penyidikan
32:11secara internal
32:12kalau memang terbukti
32:13di bawah kerana pidana
32:14satu hal yang menarik ya
32:15kemarin kan DPR
32:16memanggil seorang Kapores
32:18biasanya kalau DPR
32:19kan RDP itu
32:20kan dengan Kapori
32:20ini berarti
32:21DPR sudah menjalankan
32:23perannya luar biasa ya
32:24saya sangat apresiasi
32:26kasus-kasus
32:27yang menjadi perhatian
32:28masyarakat
32:28DPR bisa turun langsung
32:30memanggil seorang Kapores ya
32:31jadi saya kira
32:32masyarakat juga
32:33akan bisa melihat
32:34secara transparan
32:35apa yang dilakukan
32:36pengawasan oleh
32:37DPR Komisi 3 terutama
32:39dan saya yakin
32:40kalau ini bisa dilakukan
32:41secara
32:42berkesinambungan
32:44ini akan memberi
32:45kepercayaan juga
32:45kepada DPR
32:46bahwa DPR
32:47menjalankan fungsinya
32:48secara optimal ya
32:49karena
32:49kalau hanya
32:50RDP saja
32:51itu kan secara global
32:52tapi kalau secara
32:53kasuistis
32:54yang terjadi
32:55pada saat
32:55beberapa waktu lalu ya
32:56saya kira itu
32:57sangat baik
32:58kembali lagi masalah tadi
33:00bagaimanapun juga
33:01untuk PTDH itu
33:03harus dilakukan
33:04apabila memang
33:05terhadap yang bersangkutan
33:06masuk dalam kategori
33:08pelanggaran berat
33:09karena ada pelanggaran ringan
33:10sifatnya disiplin
33:11ataupun diberi teguran
33:13tapi pelanggaran berat
33:14adalah PTDH
33:15dalam mereka
33:16mempersiapkan
33:17untuk dilakukan
33:18proses hukum pidana
33:19karena polisi ini kan
33:20statusnya
33:21adalah aparat
33:22sipil negara
33:23yang dipersenjatai
33:24jadi kita ASN
33:25kita berlaku hukum publik
33:27ya beda dengan militer
33:28saya kira demikian mas
33:30baik kita harapkan juga
33:32pengawasan di kepolisian
33:33ini juga bisa
33:34diperkuat
33:35melibatkan banyak pihak
33:36supaya tidak ada lagi
33:37celah-celah bagi
33:38oknum-oknum yang seperti ini
33:39oknum-oknum nakal
33:40seperti ini
33:41dan jangan sampai juga
33:42nanti citra
33:42kepolisian kita juga
33:43menjadi tercoreng
33:45hanya gara-gara
33:45segelintir
33:46oknum terima kasih
33:47Pak Komjen Purnawirawan
33:49Ito Sumardi
33:49penasihat
33:50ahli Kapolri
33:51dan juga
33:52Bang Hasbiolog Ilyas
33:54anggota Komisi 3
33:55DPR RI
33:56fraksi PKB
33:57sudah bergabung bersama kami
33:58di Sapa Indonesia Pagi
33:59selamat pagi
34:00ya selamat pagi
34:01selamat pagi
34:02selamat pagi
Komentar