00:00Bang Reson tadi pagi, ya kan?
00:01Ya, ya, ya.
00:03Jadi terima kasih sekali lagi kepada Pak Komjen Pol Penawaran Ugrasino
00:07dan di dalam masih ada Pak Dr. Muhammad Sobadi
00:10dan juga Prof. Din Samsudin yang setelah lagi selesai.
00:13Kita menyampaikan bahwa apa yang dilakukan ini adalah suatu koreksi yang benar
00:18terhadap kemarin yang katanya sudah dihimpahkan
00:21dan memang dibalikkan dan lucu banget.
00:23Ketika dikembalikan, sekarang kita tahu sendiri
00:26kemarin juga Jokowi masih diperiksa lagi di Polresta Surakarta
00:30dengan 10 pertanyaan.
00:32Aneh banget, katanya sudah dilimpahkan kok masih ada pertanyaan lagi
00:36dan polisi juga katanya masih mencari bukti lagi ke Jogja dan ke Seluruh.
00:40Mau gimana caranya bukti lagi?
00:42Katanya sudah ada 719 bukti, ya, 719 bukti.
00:47Kemudian sudah ada katanya 120 sekian saksi, ada 22 ahli.
00:53Itu memang membutuhkan tidak promosional.
00:55Jadi itu mungkin mereka hanya bisa omong tok, ya, gitu.
00:59Kalau menggur ngomong tok, ya, kayak radio.
01:02Nek gur ngomong tok, ya itu radio saja bisa.
01:04Oh, nama-nama, nama-nama.
01:06Nek gur ngomong tok, ya, itu radio saja bisa.
01:10Makanya kita nggak gur ngomong tok.
01:12Kita hadirkan Komjen Polisi Ugrasino,
01:16kita hadirkan Pak Sobari,
01:18dan juga kita hadirkan Pak Prof. Din Samsudin hari ini.
01:21Saya kira itu ya. Sekali lagi, terima kasih, Dr. Tifa.
01:24Pada seluruh rakyat Indonesia,
01:28awal mula dari penelitian kami itu berasal bukan dari bulan Agustus 2025,
01:35sejak kemunculan atau lanjut buku Jokowi-Sulai Teper, bukan.
01:39Tapi dari sejak kemunculan pertama kali secara ofisial, ya,
01:43yang disebut sebagai spesimen ijazah Jokowi-Dodo,
01:48pertama kali dikeluarkan secara resmi,
01:51itu tanggal 20 Oktober tahun 2022,
01:55oleh Dekan Fakultas Kehutanan UGM.
01:57Dan kemudian berikutnya lagi adalah,
02:01tanggal 22 Mei, ya,
02:03oleh Bares Krim 2025,
02:06oleh Bares Krim ditunjukkan,
02:07ditunjukkan spesimen ijazah Jokowi-Dodo.
02:10Ini kami lanjut kepada penelitian.
02:12Dan yang terakhir,
02:14kita sudah mendapatkan spesimen yang beda lagi, ya,
02:18kita bisa pastikan bahwa spesimen ijazah Jokowi-Dodo
02:22yang diperoleh oleh Dr. Bonatua Silalahi,
02:25satu hari yang lalu,
02:27itu spesimen yang berbeda
02:29dengan spesimen yang ditunjukkan oleh Bares Krim 22 Mei 2025.
02:34Nah, oleh karena itu, maka ketika kami menyampaikan
02:37temuan kami dan ini temuan masih banyak,
02:39Insya Allah hari Sabtu nanti kita akan eksplor.
02:41Kami sampaikan kepada Komjen Ugroseno,
02:45maka mudah-mudahan itulah salah satu alasan
02:47yang membuat beliau bersedia
02:49untuk menjadi ahli kami,
02:51memperkuat bahwa kedudukan kami,
02:55pekerjaan kami adalah melakukan penelitian.
02:57Ya, terima kasih.
Komentar