00:00Beralih ke informasi lain saudara, gara-gara menunggur tetangga yang kerap bermain drum dan menimbulkan kebisingan seorang pria di Cengkaring,
00:07Jakarta Barat, malah dianiaya tetangganya sendiri.
00:10Tidak berhenti sampai di situ, kedua warga yang beri tetangga ini akhirnya saling lapor polisi.
00:22Perkelahian ini terjadi antar tetangga di Cengkaring, Jakarta Barat.
00:25Seorang pria dianiaya oleh pria lain yang merupakan tetangganya sendiri, tepat di tengah jalan kompleks.
00:33Kejadian ini pun sontak mengundang warga lain berdatangan dan melerai mereka.
00:39Keributan ini berawal saat korban menegur pelaku yang kerap bermain drum.
00:44Suaranya yang keras mengganggu kenyamanan tetangga sebelahnya.
00:47Keluhan itu sudah disampaikan sejak 4 bulan lalu, namun tidak pernah ditanggapi pelaku.
00:52Akhirnya keributan pun memuncak hingga benturan fisik pun terjadi.
00:57Akibatnya korban mengalami luka di bagian kepala hingga kaki.
01:01Tidak terima dianiaya, korban pun melapor ke polisi.
01:06Ini masalah cuma dia berisik, main drum, terus sudah ditegur beberapa kali baik-baik.
01:13Lewat RT, sudah sampai saat pol PP, datang tetap dia masih main beberapa kali yang tepat kali.
01:21Mungkin karena kita sudah emosi berbulan-bulan sampai 4 bulan.
01:25Saya melihat istri saya di Cacimaki, saya langsung marah dong sama dia.
01:30Nah, marah, saya bilang sekarang maunya apa gitu sampai saya maju.
01:35Nah, dia maju sampai nempel.
01:39Saya, maksud saya, saya dorong biar jangan deket-deket.
01:42Namun tidak hanya korban, pelaku penganiayaan juga melapor ke polisi dengan tudingan pengancaman.
01:48Korban menegur terlapor terkait suara drum yang mengganggu.
01:54Korban juga sudah membuat laporan di Polres Metro Jakarta Barat dan saat ini juga masih dalam proses pendalaman.
02:01Begitu juga si terlapor pelaku yang melakukan penganiayaan juga membuat laporan polisi terkait tentang adanya ancaman
02:09ataupun ancaman pengerusakan apabila tidak berhenti bermain ram yang mengganggu ketertiban umum.
02:20Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kedua laporan tersebut.
02:24Tim Liputan, Kompas TV
Komentar