Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Ketua Komisi Informasi Jakarta, Yulianto, menyebut dirinya diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan aktivis yang mengetahui proses pencalonan Joko Widodo sebagai Gubernur Jakarta.

Menurut Yulianto, ia pernah mendengar salah seorang anggota tim sukses Jokowi mempertanyakan foto yang tertera di ijazah Joko Widodo.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Dua Saksi Meringankan Roy Suryo Cs Diperiksa Terkait Kasus Ijazah Jokowi | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/649856/dua-saksi-meringankan-roy-suryo-cs-diperiksa-terkait-kasus-ijazah-jokowi-sapa-malam

#ijazahjokowi #roysuryo #jokowi #saksi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649858/yulianto-sebut-diperiksa-terkait-pencalonan-jokowi-singgung-foto-di-ijazah-sapa-malam
Transkrip
00:00Mantan Ketua Komisi Informasi Jakarta Yulianto menyebut ia diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan aktivis yang mengetahui soal pencalonan Jokowi sebagai gubernur DKI Jakarta.
00:10Menurut Yulianto, ia pernah mendengar salah seorang tim sukses Jokowi pernah mempertanyakan soal foto di ijazah Jokowi, ujar Yulianto, mantan Ketua Komisi Informasi Jakarta.
00:21Baik kalau berkaitan dengan saksikan fakta, itu sebetulnya berkaitan dengan posisi saya sebagai aktivis GMI, waktu itu saya sebagai penulis di Dewan Pakat Persatuan Adonin GMI,
00:35di mana salah satu tim ofisial daripada PDI Perjuangan dalam konteks pencalonan gubernur DKI, yaitu Bung Dini Skandar, itu bercerita kepada saya bahwa beliau itu heran.
00:49Bagaimana jalannya pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang disebut akan meringankan Roy Suryo CS dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden.
01:19Presiden ke-7 Jokowi Dodo, kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV Benediktus Aditya dan juru kamera Ian Faris.
01:27Bene, apakah pemeriksaan sudah selesai dan apa saja yang digali polisi dari saksi yang hadir?
01:33Ya Friska selamat sore, memang pemeriksaan sendiri sudah selesai begitu ya Friska, tadi jam 3 sore waktu Indonesia Barat,
01:44di mana tadi untuk pihak Roy Suryo CS ini menghadirkan dua orang saksi fakta, begitu yang diklaim saksi fakta oleh pihaknya,
01:51pihaknya tadi datang ke Polde Metro Jaya sendiri, ini sekitar pukul 10 pagi waktu Indonesia Barat,
01:57hingga akhirnya baru selesai tadi pada pukul 3 sore waktu Indonesia Barat, sekitar 5 jam diperiksa untuk dua orang saksi ini.
02:04Nah memang untuk dua orang saksi ini, yang pertama ini adalah Yulianto Widira Harjo,
02:09yang merupakan mantan Ketua Komisi Informasi Jakarta, dan juga Edi Mulyadi, yang merupakan jurnalis begitu ya.
02:17Nah untuk Yulianto sendiri memang ini dihadirkan oleh pihak Roy Suryo CS terkait dengan kesaksian dirinya,
02:25mendengar pernyataan dari salah satu tim SES Jokowi pada saat itu,
02:29yang menyatakan ketidakmiripan antara foto di Ijasa dan juga antara Jokowi Dodo maksud kami.
02:38Kemudian juga untuk Edi Mulyadi, ini diperiksa terkait dengan pada saat 15 April 2025,
02:44memang dirinya ini sempat meliput Roy Suryo CS untuk datang ke Universitas Gajah Mada,
02:51melakukan klarifikasi dan juga meminta data terkait dengan skripsi dan juga Ijasa Jokowi Dodo.
02:57Dan pada saat itu memang Edi Mulyadi menyatakan bahwa pengklarifikasian dan juga meminta data atas skripsi dan juga Ijasa Jokowi Dodo ini,
03:06Dr. Tifa menyatakan kalau ini hanya untuk penelitian.
03:09Nah memang untuk update-nya sendiri, tadi juga kami mendapatkan penjelasan dari Refli Harun,
03:15selaku kuasa hukum pihak Roy Suryo CS, nantinya juga akan dilakukan pemeriksaan lanjutan pada tanggal 12 mendatang,
03:23namun dirinya tidak menjelaskan secara pasti siapa-siapa saja nantinya pada tanggal 12 yang akan dihadirkan oleh pihaknya.
03:30Begitu Friska?
03:30Baik, Benediktus Aditya yang melaporkan soal pemeriksaan saksi masih soal kasus Ijasa Jokowi Dodo.
03:39Terima kasih, Bini.
Komentar

Dianjurkan