Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TEGAL, KOMPAS.TV - Memasuki hari kesembilan bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pergerakan tanah masih terus terjadi. Jumlah warga yang mengungsi pun terus bertambah.

Warga yang berada di lokasi pengungsian mulai mengeluhkan keterbatasan air bersih serta sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK). Para korban bencana berharap pemerintah segera mempercepat pembangunan hunian sementara agar mereka tidak terlalu lama tinggal di posko pengungsian dengan fasilitas yang terbatas.

Sementara itu, dampak bencana tanah bergerak juga merusak bangunan pondok pesantren di wilayah tersebut. Bahkan, sebagian bangunan dilaporkan ambruk. Para santri untuk sementara waktu diungsikan ke lokasi pondok pesantren lain yang dinilai lebih aman.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Pramono Anung Berkelakar ke JK: Tak Mau Masuk Gorong-gorong, Lebih Fokus Buat Kebijakan di https://www.kompas.tv/nasional/649878/pramono-anung-berkelakar-ke-jk-tak-mau-masuk-gorong-gorong-lebih-fokus-buat-kebijakan

#tegal #tanahbergerak #pengungsian #bencana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649879/hari-ke-9-tanah-bergerak-di-tegal-jumlah-pengungsi-bertambah-stok-air-bersih-terbatas
Transkrip
00:00Memasuki hari ke-9 bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatindegara Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
00:07Pergerakan tanah masih terus terjadi. Jumlah warga yang mengungsi pun semakin bertambah.
00:15Warga yang mengungsi mulai mengeluhkan keterbatasan air bersih dan sarana MCK atau mandi cuci kakus.
00:23Warga korban bencana berharap pemerintah segera mempercepat pembangunan hunian sementara
00:28agar mereka tidak terlalu lama tinggal di posko pengungsian dengan keterbatasan fasilitas.
00:34Sementara itu dampak bencana tanah bergerak juga merusak bangunan pondok pesantren di wilayah tersebut.
00:39Bahkan sebagian bangunan dilaporkan ambruk.
00:42Para santri sementara ini diungsikan ke lokasi pondok pesantren lain yang dinilai lebih aman.
00:58Para santri dengan jumlah yang cukup ya tidak begitu banyak sebetulnya karena baru 500an sekian.
01:06Tapi hunian kita di sini masih belum ada sehingga kita sangat berharap nanti hunian-hunian kita akan segera dimulai pembangunannya.
01:16Untuk sementara kita memanfaatkan apa yang ada di keruntuhan bangunan asrama kita di Al-Adalah I.
01:24Karena itu amanat dari para mutasudik ataupun orang-orang yang menginginkan jariahnya sedekahnya itu bisa berlanjut.
01:33Sehingga puing-puing yang ada di bangunan kita kita selamatkan yang masih bisa dipakai untuk bisa digunakan di pembangunan Al-Adalah II ini.
01:42Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan