Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAYAPURA, KOMPAS.TV - Puluhan mobil pengangkut sembako tertimbun longsor di Jalan Trans Papua, ruas JayapuraWamena.

Longsor membuat 6 titik di Jalan Trans Papua putus total.

Sejumlah kendaraan tertimbun material longsor, dan puluhan kendaraan lainnya terjebak di sepanjang ruas Jalan Trans Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, menyebut intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab terjadinya longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena seluruh sopir truk berhasil menyelamatkan diri.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Hari ke-9 Tanah Bergerak di Tegal: Jumlah Pengungsi Bertambah, Stok Air Bersih Terbatas di https://www.kompas.tv/regional/649879/hari-ke-9-tanah-bergerak-di-tegal-jumlah-pengungsi-bertambah-stok-air-bersih-terbatas

#longsor #jayapura #jalantranspapua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649883/puluhan-kendaraan-pengangkut-sembako-tertimbun-longsor-di-jalan-trans-papua-bu
Transkrip
00:00Pulauan mobil pengakut sembako tertimbun longsor di Jalan Trans Papua, Ruas Jayapura, Wamena.
00:05Longsor membuat enam titik di Jalan Trans Papua putus total.
00:14Sejumlah kendaraan tertimbun material longsor dan pulauan kendaraan lainnya terjebak di sepanjang Ruas Jalan Trans Papua.
00:20Kabupaten Mas Polda, Papua, Kombes Cahyo, Sukarnito menyebut densitas hujan yang tinggi jadi penyebab terjadinya longsor.
00:30Tandak korban jiwa dalam peristiwa ini karena seluruh sopir truk berhasil menyelamatkan diri.
00:38Sejak hari Minggu, tanggal 8 Februari 2026, jalur Trans Papua yang menghubungkan Jayapura dan Ruamena putus total.
00:52Beberapa kendaraan tertimbun longsoran tanah dan puluhan terjebak tidak bisa melanjutkan perjalanan.
01:03Selamat menikmati.
01:04Selamat menikmati.
01:05Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan