Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menlu dan Wamenlu ke Istana Kepresidenan Jakarta.

Hadir juga beberapa anggota Komisi I DPR. Total ada 20 tokoh yang dipanggil Prabowo.

Mantan Menlu Alwi Shihab menyebut, masalah yang akan dibahas dengan Presiden mulai dari arah politik luar negeri, termasuk masa depan Palestina dan keterlibatan Indonesia di badan perdamaian.

Terkait pertemuan Presiden Prabowo dengan eks Menlu, kita tanyakan ke Jurnalis KompasTV Alfania Risky dan Juru Kamera Anggi Meindarwan.

Baca Juga [FULL] Pernyataan Eks Menlu & Wamenlu Usai Bertemu Prabowo Bahas Board of Peace Bentukan Trump di https://www.kompas.tv/nasional/648606/full-pernyataan-eks-menlu-wamenlu-usai-bertemu-prabowo-bahas-board-of-peace-bentukan-trump

#prabowo #palestina #boardofpeace

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648610/prabowo-undang-eks-menlu-dan-wamenlu-bahas-indonesia-gabung-board-of-peace-kompas-petang
Transkrip
00:00Majelis Ulama Indonesia MUI mendukung keputusan Indonesia bergabung di Board of Peace atau Dewan Perdamaian
00:08Bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump
00:10MUI mendukung sepanjang badan tersebut berjalan untuk kemaslahan umat
00:15Wakil Ketua Umum MUI, Holis Navis menyebut dalam pertemuan itu
00:20Prabowo menegaskan keanggotaan Indonesia di BOP untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia
00:25dalam perdamaian dunia khususnya terkait kemerdekaan Palestina
00:29Sebagaimana di dalam Al-Quran kita tidak boleh memperbudak umat manusia
00:36Dalam undang-undang dasar kita juga pembukanya menolak segala bentuk penjajahan
00:41harus dihapuskan
00:43Yang ketiga tentu setengah-tingkah strateginya bahwa kita adalah membela kemerdekaan Palestina
00:48Sementara itu PBNU juga mendukung keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian
00:53Ketua Umum PBNU Yahya Kolir Stakuf menyatakan
00:57Iuran untuk menjadi anggota permanen Dewan Perdamaian Bentukan Trump memang dibutuhkan untuk membangun Gaza
01:03Yang menilai perlu ada penggalangan dana untuk membangun wilayah Palestina tersebut
01:08Ya iuran itu memang dibutuhkan karena yang akan dilakukan adalah satu agenda
01:20ya dengan pembiayaan besar-besaran untuk Gaza itu
01:24Sehingga memang dibutuhkan semacam mobilisasi pembiayaan untuk itu
01:34Sehingga para partisipan yang ikut di dalam Dewan itu juga diminta untuk beriuran
01:44Itu sebagai iuran untuk Gaza untuk pembangunan Palestina
01:50Namun Ketua Pusat Kajian Wilayah Amerika Serikat Universitas Indonesia
01:56Susi Sudarman menyebut Dewan Perdamaian ini dibentuk untuk kepentingan Trump
02:01Dan keinginan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menguasai Palestina
02:05Tetapi sekarang Border Peace ini lebih banyak mengenai monopoli dari keluarga Donald Trump
02:14Dan berasosiasi dengan keinginan Netanyahu untuk mengusir warga Palestina
02:22Jadi sebetulnya ini tidak ada landasan dasarnya yang mirip seperti piagam PBB
02:27Yang mengakui eksistensi negara-negara tanpa adanya upaya-upaya bersifat swasta
02:35Untuk melakukan hal-hal yang menyangkut kemakmuran negara-negara lainnya di dunia
02:42Kalau PBB kan jelas tujuannya adalah membantu
02:45Pemerintah harus bersikap sangat berhati-hati
02:50Terus memantau dinamika dan memastikan keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian
02:55Benar-benar memperjuangkan Palestina
02:57Tim Liputan Kompas TV
03:00Presiden Prabowo Supianto mengundang sejumlah mantan menlu dan wamenlu ke istana kepresidenan Jakarta
03:08Hadir juga beberapa anggota komisi 1 DPR
03:11Total ada 20 tokoh yang dipanggil Prabowo
03:15Mantan menlu Alwi Syihab menyebut
03:17Masalah yang akan dibahas dengan presiden mulai dari arah politik luar negeri
03:21Termasuk masa depan Palestina dan keterlibatan Indonesia di badan perdamaian
03:26Yang saya akan sampaikan itu garis besar
03:32Kita ada 20 orang yang diundangan
03:34Soal board office mungkin Pak, salah satunya
03:36Soal board office
03:38Justru itu board office itu
03:40Gimana, apakah penting Indonesia ikut
03:44Atau tidak penting
03:46Nah itu yang dibahas nanti
03:47Pandangan Bapak, tapi apa-apa dengan bergabungnya Indonesia ke sosok Dewan
03:52Ya ada keuntungan kita bergabung
03:57Tapi ada reservasi
04:00Nah itu aja kira-kira
04:02Iya, iya
04:04Jadi apa yang harus diperhatikan
04:06Kan kita udah masuk
04:07Masa kita bilang keluar
04:08Kan gak mungkin
04:09Terkait pertemuan presiden dengan ex-menlu ini
04:15Kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV
04:16Alfanya Rizky dan Anggi Mendarwan
04:18Langsung dari istana ke presiden dan Jakarta
04:20Konteks arah masa depan
04:22Kebijakan politik luar negeri ini
04:24Apakah sebatas soal BOP saja ini bahasa hari ini
04:26Alfa, atau ada hal lain?
04:31Ya, Tifal dan juga saudara
04:32Nampaknya dua hari berturut-turut
04:34Presiden Prabowo Subianto ini memang
04:36Mengajak berbagai elemen
04:39Untuk membahas keikutsertaan Indonesia
04:41Di dalam Board of Peace
04:43Presiden Prabowo Subianto ingin meyakinkan
04:45Baik kalau kemarin kepada organisasi masyarakat Islam
04:48Kemudian kalau hari ini
04:49Dengan mantan menlu
04:51Akademisi dan juga ada
04:53Anggota Komisi 1 DPR RI
04:55Ini terkait dengan apa alasan Indonesia
04:58Kemudian terlibat dalam
04:59Dewan Perdamaian atau Board of Peace
05:02Besutan dari Presiden Amerika Serikat
05:04Donald Trump
05:04Kalau tadi bertanya kepada
05:07Menteri Luar Negeri di era B.J. Habibie
05:10Ia menyebutkan Alwi Shihab
05:12Yang menyebutkan bahwa
05:13Kita memang sudah terlanjur masuk
05:17Di dalam Board of Peace
05:18Sehingga hal tersebut
05:20Harus ditanyakan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto
05:23Dan mendengarkan
05:24Apa alasan dibalik keikutsertaan Indonesia
05:27Di dalam Board of Peace ini
05:29Apakah memang ada keuntungan
05:32Kalau Alwi bilang memang ada keuntungan
05:34Yang didapatkan Indonesia
05:36Dengan ikutserta dalam B.O.P. ini
05:38Tetapi ada part-part lain yang harus dipertanyakan
05:41Apakah ada negatifnya juga
05:43Karena kalau melihat dari hasil pertemuan
05:47Dengan Ormas Islam kemarin
05:49Majelis Ulama Indonesia bilang
05:51Bahwa keikutsertaan Indonesia dalam B.O.P. ini
05:55Sebenarnya ingin Presiden Prabowo Subianto
05:58Ingin mempengaruhi kebijakan
06:00Yang arahnya keperdamaian
06:02Atau kemerdekaan Palestina
06:03Melalui dalam
06:04Melalui bagian
06:06Dewan Perdamaian itu sendiri
06:08Di dalam
06:08Mengambil bagian dari dalam
06:10Dibandingkan hanya melihat saja di luar
06:12Tetapi Mui sendiri masih skeptis
06:14Dengan keterlibatan Indonesia di dalam B.O.P. ini
06:17Karena yang menggawangnya adalah
06:19Presiden Trump
06:19Dan juga di masa case fire
06:23Atau di masa gencatan senjata ini sendiri
06:25Israel masih melakukan serangan terhadap Palestina
06:28Sehingga keikutsertaan Indonesia
06:30Ini masih harus memastikan
06:33Bahwa perdamaian di Palestina
06:35Bahwa kedaulatan rakyat Palestina
06:38Ini harus menjadi tujuan utama
06:40Kemarin Menlu juga bilang
06:42Bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen
06:44Kalau memang keikutsertaan Indonesia
06:47Di dalam B.O.P.
06:48Tidak mencapai tujuan bersama
06:50Yaitu kemerdekaan Palestina
06:52Dan juga perdamaian utuh di sana
06:54Maka Indonesia siap untuk menarik diri
06:57Atau setidaknya abstain
06:59Dalam pengambilan keputusan
07:00Di Dewan Perdamaian
07:02Atau Board of Peace ini
07:03Tapi kita lihat bersama
07:06Apa yang kemudian menjadi kacamata Presiden
07:07Pada hari ini
07:09Ketika menyampaikan kepada
07:10Menlu dan mantan Menlu
07:12Dan juga mantan Wamenlu
07:13Apakah sama dengan
07:14Apa yang disampaikan kemarin
07:16Atau ada kacamata baru
07:17Yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto
07:19Tifal
07:20Alvanya Rizky dan Anggi Mendarwar
07:22Langsung dari Istana Kepresidenan Jakarta
07:24Terima kasih
Komentar

Dianjurkan