00:00Majelis Ulama Indonesia MUI mendukung keputusan Indonesia bergabung di Board of Peace atau Dewan Perdamaian
00:08Bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump
00:10MUI mendukung sepanjang badan tersebut berjalan untuk kemaslahan umat
00:15Wakil Ketua Umum MUI, Holis Navis menyebut dalam pertemuan itu
00:20Prabowo menegaskan keanggotaan Indonesia di BOP untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia
00:25dalam perdamaian dunia khususnya terkait kemerdekaan Palestina
00:29Sebagaimana di dalam Al-Quran kita tidak boleh memperbudak umat manusia
00:36Dalam undang-undang dasar kita juga pembukanya menolak segala bentuk penjajahan
00:41harus dihapuskan
00:43Yang ketiga tentu setengah-tingkah strateginya bahwa kita adalah membela kemerdekaan Palestina
00:48Sementara itu PBNU juga mendukung keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian
00:53Ketua Umum PBNU Yahya Kolir Stakuf menyatakan
00:57Iuran untuk menjadi anggota permanen Dewan Perdamaian Bentukan Trump memang dibutuhkan untuk membangun Gaza
01:03Yang menilai perlu ada penggalangan dana untuk membangun wilayah Palestina tersebut
01:08Ya iuran itu memang dibutuhkan karena yang akan dilakukan adalah satu agenda
01:20ya dengan pembiayaan besar-besaran untuk Gaza itu
01:24Sehingga memang dibutuhkan semacam mobilisasi pembiayaan untuk itu
01:34Sehingga para partisipan yang ikut di dalam Dewan itu juga diminta untuk beriuran
01:44Itu sebagai iuran untuk Gaza untuk pembangunan Palestina
01:50Namun Ketua Pusat Kajian Wilayah Amerika Serikat Universitas Indonesia
01:56Susi Sudarman menyebut Dewan Perdamaian ini dibentuk untuk kepentingan Trump
02:01Dan keinginan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menguasai Palestina
02:05Tetapi sekarang Border Peace ini lebih banyak mengenai monopoli dari keluarga Donald Trump
02:14Dan berasosiasi dengan keinginan Netanyahu untuk mengusir warga Palestina
02:22Jadi sebetulnya ini tidak ada landasan dasarnya yang mirip seperti piagam PBB
02:27Yang mengakui eksistensi negara-negara tanpa adanya upaya-upaya bersifat swasta
02:35Untuk melakukan hal-hal yang menyangkut kemakmuran negara-negara lainnya di dunia
02:42Kalau PBB kan jelas tujuannya adalah membantu
02:45Pemerintah harus bersikap sangat berhati-hati
02:50Terus memantau dinamika dan memastikan keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian
02:55Benar-benar memperjuangkan Palestina
02:57Tim Liputan Kompas TV
03:00Presiden Prabowo Supianto mengundang sejumlah mantan menlu dan wamenlu ke istana kepresidenan Jakarta
03:08Hadir juga beberapa anggota komisi 1 DPR
03:11Total ada 20 tokoh yang dipanggil Prabowo
03:15Mantan menlu Alwi Syihab menyebut
03:17Masalah yang akan dibahas dengan presiden mulai dari arah politik luar negeri
03:21Termasuk masa depan Palestina dan keterlibatan Indonesia di badan perdamaian
03:26Yang saya akan sampaikan itu garis besar
03:32Kita ada 20 orang yang diundangan
03:34Soal board office mungkin Pak, salah satunya
03:36Soal board office
03:38Justru itu board office itu
03:40Gimana, apakah penting Indonesia ikut
03:44Atau tidak penting
03:46Nah itu yang dibahas nanti
03:47Pandangan Bapak, tapi apa-apa dengan bergabungnya Indonesia ke sosok Dewan
03:52Ya ada keuntungan kita bergabung
03:57Tapi ada reservasi
04:00Nah itu aja kira-kira
04:02Iya, iya
04:04Jadi apa yang harus diperhatikan
04:06Kan kita udah masuk
04:07Masa kita bilang keluar
04:08Kan gak mungkin
04:09Terkait pertemuan presiden dengan ex-menlu ini
04:15Kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV
04:16Alfanya Rizky dan Anggi Mendarwan
04:18Langsung dari istana ke presiden dan Jakarta
04:20Konteks arah masa depan
04:22Kebijakan politik luar negeri ini
04:24Apakah sebatas soal BOP saja ini bahasa hari ini
04:26Alfa, atau ada hal lain?
04:31Ya, Tifal dan juga saudara
04:32Nampaknya dua hari berturut-turut
04:34Presiden Prabowo Subianto ini memang
04:36Mengajak berbagai elemen
04:39Untuk membahas keikutsertaan Indonesia
04:41Di dalam Board of Peace
04:43Presiden Prabowo Subianto ingin meyakinkan
04:45Baik kalau kemarin kepada organisasi masyarakat Islam
04:48Kemudian kalau hari ini
04:49Dengan mantan menlu
04:51Akademisi dan juga ada
04:53Anggota Komisi 1 DPR RI
04:55Ini terkait dengan apa alasan Indonesia
04:58Kemudian terlibat dalam
04:59Dewan Perdamaian atau Board of Peace
05:02Besutan dari Presiden Amerika Serikat
05:04Donald Trump
05:04Kalau tadi bertanya kepada
05:07Menteri Luar Negeri di era B.J. Habibie
05:10Ia menyebutkan Alwi Shihab
05:12Yang menyebutkan bahwa
05:13Kita memang sudah terlanjur masuk
05:17Di dalam Board of Peace
05:18Sehingga hal tersebut
05:20Harus ditanyakan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto
05:23Dan mendengarkan
05:24Apa alasan dibalik keikutsertaan Indonesia
05:27Di dalam Board of Peace ini
05:29Apakah memang ada keuntungan
05:32Kalau Alwi bilang memang ada keuntungan
05:34Yang didapatkan Indonesia
05:36Dengan ikutserta dalam B.O.P. ini
05:38Tetapi ada part-part lain yang harus dipertanyakan
05:41Apakah ada negatifnya juga
05:43Karena kalau melihat dari hasil pertemuan
05:47Dengan Ormas Islam kemarin
05:49Majelis Ulama Indonesia bilang
05:51Bahwa keikutsertaan Indonesia dalam B.O.P. ini
05:55Sebenarnya ingin Presiden Prabowo Subianto
05:58Ingin mempengaruhi kebijakan
06:00Yang arahnya keperdamaian
06:02Atau kemerdekaan Palestina
06:03Melalui dalam
06:04Melalui bagian
06:06Dewan Perdamaian itu sendiri
06:08Di dalam
06:08Mengambil bagian dari dalam
06:10Dibandingkan hanya melihat saja di luar
06:12Tetapi Mui sendiri masih skeptis
06:14Dengan keterlibatan Indonesia di dalam B.O.P. ini
06:17Karena yang menggawangnya adalah
06:19Presiden Trump
06:19Dan juga di masa case fire
06:23Atau di masa gencatan senjata ini sendiri
06:25Israel masih melakukan serangan terhadap Palestina
06:28Sehingga keikutsertaan Indonesia
06:30Ini masih harus memastikan
06:33Bahwa perdamaian di Palestina
06:35Bahwa kedaulatan rakyat Palestina
06:38Ini harus menjadi tujuan utama
06:40Kemarin Menlu juga bilang
06:42Bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen
06:44Kalau memang keikutsertaan Indonesia
06:47Di dalam B.O.P.
06:48Tidak mencapai tujuan bersama
06:50Yaitu kemerdekaan Palestina
06:52Dan juga perdamaian utuh di sana
06:54Maka Indonesia siap untuk menarik diri
06:57Atau setidaknya abstain
06:59Dalam pengambilan keputusan
07:00Di Dewan Perdamaian
07:02Atau Board of Peace ini
07:03Tapi kita lihat bersama
07:06Apa yang kemudian menjadi kacamata Presiden
07:07Pada hari ini
07:09Ketika menyampaikan kepada
07:10Menlu dan mantan Menlu
07:12Dan juga mantan Wamenlu
07:13Apakah sama dengan
07:14Apa yang disampaikan kemarin
07:16Atau ada kacamata baru
07:17Yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto
07:19Tifal
07:20Alvanya Rizky dan Anggi Mendarwar
07:22Langsung dari Istana Kepresidenan Jakarta
07:24Terima kasih
Komentar