Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengundang mantan Mneteri Luar Negeri dan Wakil Menteri Luar Negeri ke Istana, Jakarta, pada Rabu (4/2/2026).

Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Alwi Shihab menyambut baik pertemuan Presiden Prabowo dengan para mantan Menlu dan Wamenlu.

Alwi mengatakan para eks Menlu dan Wamenlu diminta memberikan masukan terkait Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Pak Presiden panggil kami ini yang bekas Menlu untuk mendapat masukan-pendapat kami gimana, itu aja, saya sudah aja masukannya, nggak bisa saya sampaikan, disampaikan di depan Presiden," kata Alwi kepada wartawan di kompleks Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana Bahas Board of Peace di https://www.kompas.tv/nasional/648497/prabowo-undang-eks-menlu-dan-wamenlu-ke-istana-bahas-board-of-peace

#presidenprabowo #prabowo #mantanmenlu

Video Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648528/prabowo-undang-mantan-menlu-dan-wamenlu-ke-istana-alwi-shihab-bahas-board-of-peace
Transkrip
00:00Pak Presiden panggil kami ini yang bekas menelubuh untuk memberikan masukan, pendapat kami bagaimana.
00:16Itu aja, jadi ya saya udah ada masukannya, tapi gak boleh saya sampaikan sekarang, saya gak boleh disampaikan di depan Presiden.
00:25Kalau enggak poin pentingnya aja Pak.
00:27Yang saya akan sampaikan itu garis besar, kita ada 20 orang yang diundangkan.
00:39Justru itu board office itu, gimana apakah penting Indonesia ikut, apa tidak penting, nah itu yang dibahas nanti.
00:48Pandangan Bapak seperti apa dengan bergabungnya Indonesia ke sosial-sosial?
00:53Ya ada keuntungan kita bergabung, tapi ada reservasi, nah itu aja kira-kira.
01:03Ya, jadi apa yang harus diperhatikan, kan kita udah masuk, masa kita bilang keluar, kan gak mungkin.
01:11Tapi itu bisa terjadi gak Pak?
01:12Enggak, Presiden tentu punya pandangan, kenapa dia mesti ikut, dan itu ada alasan-alasannya.
01:21Dan saya kira alasan-alasan yang valid.
01:24Pak Uli mendukung itu gak sih Pak, Indonesia untuk masuk? Pandangan Pak Uli mendukung gak?
01:29Mendukung lah, masa gak mendukung.
01:31Berarti penting Pak, Indonesia bergabung dengan BAP?
01:33Penting, ada alasan untuk bergabung, ada alasan.
01:37Masih pun tidak ada perawatan dari Palestina Pak yang terlibat?
01:40Ah justru itu yang perlu di, apa namanya, bagaimana diperbaiki di dalam.
01:46Jadi jangan sampai, kalau kita tidak ikut, kita tidak bisa ngomong.
01:50Tapi kalau kita di dalam, kita bisa ngomong.
01:53Jangan begitu dong, ini kan kita mau memperjuangkan Palestina.
01:56Nah, jangan hanya Israel aja yang diperhatikan.
02:01Nah, itu kira-kira yang saya akan sampaikan.
02:03Ini sudah sudah bocor nih.
02:05Ada catatan-catatan juga Pak?
02:07Ada catatan-catatan juga Pak?
02:10Iya, iya.
02:13Nah, itu bukan tanya Pak Purbaya itu.
02:17Ada catatan-catatan juga yang nanti akan disampaikan ke Pak Presiden?
02:22Ada sih di sini.
02:24Pak Sani, gimana ini Pak Menlu dan Menlu hari ini dikumpulkan oleh Presiden?
02:29Bapak sendiri tanggapannya seperti apa atas undangan ini?
02:31Saya kira ini sangat positif.
02:34Ini kan pertama kali begini yang bekas Menlu diajak bicara.
02:39Beliau ini bijaksana lah.
02:41Kita ini masih diwongke, walaupun sudah tua.
02:45Iya kan?
02:46Oke, oke.
02:47Oke, baik ditunggu hasilnya dari dalam.
02:49Iya, oke.
02:49Sampaikan ya Pak Janji ya Pak hasilnya.
02:52Oke.
02:54Berdua aja ya.
02:57Makasih banget Pak.
03:00Undangannya sekitar 20 berarti ya Pak?
03:02Saya tahu Bapak undangannya sekitar 20 berarti ya Pak?
03:04Iya, saya kira begitu ya.
03:06Oke.
03:07Terima kasih Pak.
03:07Saya ada pandangan sendiri tapi saya ingin mendengar lagi pandangan penjelasan nanti.
03:23Kalau pandangan pribadi dulu Pak, pandangan pribadi Bapak seperti apa?
03:39Ada beberapa pertanyaan yang dibenar kami.
03:41Saya juga masih ingin pastikan apa tunjuan dari Indonesia bergabung.
03:48Disampaikan kepada Pak Presiden mungkin terkait dengan keanggotaan Indonesia di Board Office.
03:54Kemudian pendapati Bu sendiri.
03:55Bapak ini Bapak ini seperti apa Bu?
03:57Sedikit aja Bu.
03:58Sedikit aja Bu.
03:59Sebentar aja Bu.
04:00Sebentar Bu.
04:02Sebentar ini ada pertemuan hari ini mungkin Bu.
04:04Terima kasih.
04:04Terima kasih.
04:04Terima kasih.
04:05Terima kasih.
04:07Terima kasih.
04:07Terima kasih.
04:07Terima kasih.
04:37Terima kasih.
05:07Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan