00:00Pak Presiden panggil kami ini yang bekas menelubuh untuk memberikan masukan, pendapat kami bagaimana.
00:16Itu aja, jadi ya saya udah ada masukannya, tapi gak boleh saya sampaikan sekarang, saya gak boleh disampaikan di depan Presiden.
00:25Kalau enggak poin pentingnya aja Pak.
00:27Yang saya akan sampaikan itu garis besar, kita ada 20 orang yang diundangkan.
00:39Justru itu board office itu, gimana apakah penting Indonesia ikut, apa tidak penting, nah itu yang dibahas nanti.
00:48Pandangan Bapak seperti apa dengan bergabungnya Indonesia ke sosial-sosial?
00:53Ya ada keuntungan kita bergabung, tapi ada reservasi, nah itu aja kira-kira.
01:03Ya, jadi apa yang harus diperhatikan, kan kita udah masuk, masa kita bilang keluar, kan gak mungkin.
01:11Tapi itu bisa terjadi gak Pak?
01:12Enggak, Presiden tentu punya pandangan, kenapa dia mesti ikut, dan itu ada alasan-alasannya.
01:21Dan saya kira alasan-alasan yang valid.
01:24Pak Uli mendukung itu gak sih Pak, Indonesia untuk masuk? Pandangan Pak Uli mendukung gak?
01:29Mendukung lah, masa gak mendukung.
01:31Berarti penting Pak, Indonesia bergabung dengan BAP?
01:33Penting, ada alasan untuk bergabung, ada alasan.
01:37Masih pun tidak ada perawatan dari Palestina Pak yang terlibat?
01:40Ah justru itu yang perlu di, apa namanya, bagaimana diperbaiki di dalam.
01:46Jadi jangan sampai, kalau kita tidak ikut, kita tidak bisa ngomong.
01:50Tapi kalau kita di dalam, kita bisa ngomong.
01:53Jangan begitu dong, ini kan kita mau memperjuangkan Palestina.
01:56Nah, jangan hanya Israel aja yang diperhatikan.
02:01Nah, itu kira-kira yang saya akan sampaikan.
02:03Ini sudah sudah bocor nih.
02:05Ada catatan-catatan juga Pak?
02:07Ada catatan-catatan juga Pak?
02:10Iya, iya.
02:13Nah, itu bukan tanya Pak Purbaya itu.
02:17Ada catatan-catatan juga yang nanti akan disampaikan ke Pak Presiden?
02:22Ada sih di sini.
02:24Pak Sani, gimana ini Pak Menlu dan Menlu hari ini dikumpulkan oleh Presiden?
02:29Bapak sendiri tanggapannya seperti apa atas undangan ini?
02:31Saya kira ini sangat positif.
02:34Ini kan pertama kali begini yang bekas Menlu diajak bicara.
02:39Beliau ini bijaksana lah.
02:41Kita ini masih diwongke, walaupun sudah tua.
02:45Iya kan?
02:46Oke, oke.
02:47Oke, baik ditunggu hasilnya dari dalam.
02:49Iya, oke.
02:49Sampaikan ya Pak Janji ya Pak hasilnya.
02:52Oke.
02:54Berdua aja ya.
02:57Makasih banget Pak.
03:00Undangannya sekitar 20 berarti ya Pak?
03:02Saya tahu Bapak undangannya sekitar 20 berarti ya Pak?
03:04Iya, saya kira begitu ya.
03:06Oke.
03:07Terima kasih Pak.
03:07Saya ada pandangan sendiri tapi saya ingin mendengar lagi pandangan penjelasan nanti.
03:23Kalau pandangan pribadi dulu Pak, pandangan pribadi Bapak seperti apa?
03:39Ada beberapa pertanyaan yang dibenar kami.
03:41Saya juga masih ingin pastikan apa tunjuan dari Indonesia bergabung.
03:48Disampaikan kepada Pak Presiden mungkin terkait dengan keanggotaan Indonesia di Board Office.
03:54Kemudian pendapati Bu sendiri.
03:55Bapak ini Bapak ini seperti apa Bu?
03:57Sedikit aja Bu.
03:58Sedikit aja Bu.
03:59Sebentar aja Bu.
04:00Sebentar Bu.
04:02Sebentar ini ada pertemuan hari ini mungkin Bu.
04:04Terima kasih.
04:04Terima kasih.
04:04Terima kasih.
04:05Terima kasih.
04:07Terima kasih.
04:07Terima kasih.
04:07Terima kasih.
04:37Terima kasih.
05:07Terima kasih.
Komentar