Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal sejumlah pegawai pajak yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK saat rapat dengan Komisi XI DPR RI pada Rabu (4/2/2026).

"Ada yang di-OTT di Banjarmasin dan Lampung yang disergap oleh KPK. Ini merupakan shock therapy bagi pegawai-pegawai kami," ujar Menkeu Purbaya.

"Saya mendampingi mereka terus secara hukum, tapi tidak akan melakukan intervensi hukum, dalam pengertian misalnya datang ke Presiden meminta KPK atau Kejaksaan untuk menghentikan kasus, seperti yang terjadi di masa lalu," lanjutnya.

Baca Juga Depan Menkeu Purbaya, Anggota Komisi XI DPR Primus: Anda Tak Boleh Sakit, Nanti IHSG Drop di https://www.kompas.tv/nasional/648507/depan-menkeu-purbaya-anggota-komisi-xi-dpr-primus-anda-tak-boleh-sakit-nanti-ihsg-drop

#dpr #menkeu #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648516/blak-blakan-menkeu-purbaya-depan-dpr-soal-kpk-ott-pegawai-pajak-singgung-intervensi-di-masa-lalu
Transkrip
00:00Terima kasih Pak Ketua, ini semakin lama semakin luas pertanyaannya Pak, jadi saya kelihatannya seperti main koperekonomian nih, agak bingung juga, menaik, oke, kalau kita lihat dari concern Bapak-Bapak Ibu-Ibu, saya pikir sama dengan concern saya juga, gimana memperbaiki semuanya,
00:22cuman kalau kita lihat, mungkinkah itu dicapai dengan kondisi yang sekarang, ini saya tadi separibus dengan keadaan yang sama ya, tanpa perubahan macam-macam, tadi penerimaan pajak Januari kita sudah mencapai berapa, tumbuh 30,8 persen dibanding Januari tahun lalu.
00:49Let's kita asumsikan sama, kita bisa jaga pertumbuhan itu, itu akhir tahun kita bisa dapat pajak dari pajak sekitar income lah, 2.492 triliun, ini sudah diatas angka 2.357 triliun di APBN 2026, tapi ini kan apa-apa misalnya yang terlalu berlebihan,
01:13tapi paling enggak, kita kelihatan lah seperti itu, ada kemungkinannya, karena tahun lalu negatif tumbuhnya ya.
01:21Berapa
01:22kemungkinan tambahan adalah
01:26daya restitusi,
01:28tahun lalu kita jebol berapa,
01:30361 triliun rupiah,
01:33itu naiknya
01:34hampir 100 triliun rupiah dibanding tahun 2024,
01:37itu karena daya restitusi 2023 dan 2024, dua tahun berturut-turut, yang ada dipindahkan ke tahun 2025.
01:46Dengan perhitungan yang sama, kalau enggak ada angka itu, saya pikir dengan growth rate yang sama, mungkin tahun ini mungkin restitusi kita paling 270-an.
01:55itu akan memberikan
01:57tambahan,
02:00mengurangi pengurang dari
02:02net
02:03pendapatan pajak kita.
02:07Jadi, setelis paribus
02:08dengan itu dan dengan ini
02:10sudah lumayan kita, ada harapan.
02:14Dan selain itu,
02:18kita sedang memperbaiki
02:19cara kita mengumpulkan pajak.
02:22tahun lalu kan korteks
02:25berantakan.
02:26Kita sudah perbaiki tahun ini, harusnya sih udah enggak ada masalah lagi.
02:29Ada masalah kecil di sini dan sana,
02:31tapi saya pikir sih secara ketuan
02:32akan lebih baik.
02:34Mungkin ada masalah
02:36bandwidth, kita akan perluas bandwidth-nya
02:38sampai dengan bulan Mei tahun ini, sehingga
02:40kemungkinan gangguan gara-gara bandwidth
02:43sudah akan berkurang
02:44dengan amat signifikan.
02:47Yang berikutnya, kami sudah
02:48sedang melakukan juga
02:50apa namanya,
02:52reformasi
02:53di pajak
02:56dan biaya cukai.
02:58Jadi, biaya cukai sudah kita umumkan minggu lalu ya,
03:00pajaknya.
03:02Kita ganti hampir
03:0330
03:0434 lah, 34 orang
03:06pejabat-pejabat
03:08biaya cukai di tempat-tempat sentral
03:10yang dianggap rame yang selama ini
03:12saya anggap
03:13kalau diberi perintah, orang-orangnya
03:15tidak memfollow up dengan baik.
03:18Jadi, itu merupakan shock terapi
03:20ke teman-teman biaya cukai
03:21yang baru, yang baik-baik, yang di posisi yang baru, yang dianggap gemuk tadi
03:27untuk meningkatkan kira-kira jenisnya
03:29dengan lebih baik lagi.
03:32Hal yang sama juga akan kita lakukan ke pajak.
03:35minggu ini kita akan pindahkan mungkin berapa?
03:3850 orang?
03:4045 orang lebih
03:41dari tempat-tempat yang dianggap gemuk
03:44dan kita anggap
03:45masih melakukan diskusi dengan
03:49para wajib pajak tertentu
03:53untuk dipindahkan ke tempat-tempat yang lebih sepi.
03:57rupanya kalau di pajak
03:58di keuangan atau di pekerjaan negeri
04:00kita tidak boleh mencat
04:00tidak bisa mencat pegawai.
04:02Merumahkan juga, merumahkan juga
04:03tidak bisa ya Pak Ketua ya.
04:05Saya tanya mau, saya rumahkan saja, saya rumahkan saja.
04:07Tidak bisa rupanya.
04:09Nanti dituntut, dipetun, kalah lo katanya.
04:11Ya sudah tidak jadi.
04:12Jadi, kita pindahkan ke tempat-tempat yang lebih sepi.
04:15Dan yang bagus-bagus, kita tempatkan tempat yang lebih baik
04:18supaya mereka
04:21atau ada perbaikan di tempat kita.
04:24Ini shock therapy, kita pindahkan sebanyak ini
04:26belum pernah selama ini ya.
04:28Paling biasanya 1, 2, 3.
04:31Kita juga lihat mungkin hari ini ada yang di
04:33di OTT oleh
04:36di Banjarmasin dan di
04:41di sini sudah masuk ya?
04:43Di Lampung.
04:44Di Lampung.
04:45Yang diselgap oleh
04:47KPK ya?
04:50Nah, ini mungkin juga bukan shock therapy
04:52bagi pegawai kami.
04:55Begini, saya akan mendampingi mereka terus secara hukum
04:59tapi tidak akan intervensi hukum dalam pengertian
05:03saya misalnya datang ke Presiden
05:04minta KPK untuk menghentikan kasus
05:07atau kejaksaan untuk menghentikan kasus
05:10seperti di masa lalu.
05:12Jadi, saya akan bantu
05:14tapi saya akan biarkan
05:15proses hukum berjalan
05:17seadil-adilnya.
05:19Kalau salah ya bersalah
05:20tapi kalau enggak ya
05:22jangan di abuse gitu kira-kira.
05:24Tapi kita akan tidak akan melakukan intervensi hukum.
05:27untuk tadi Pak Mies Bakun
05:31ini kita jawabmu ya
05:32strategi
05:33restitusi
05:35memang saya pikir restitusi kita kegedean
05:37banyak aneh-aneh ya tuh
05:38kadang-kadang juga produsen
05:40menaikkan
05:41cost of COGS-nya
05:44terlalu tinggi
05:46sehingga marginnya kecil sekali mereka
05:47padahal di ininya
05:49untungnya besar.
05:51Ini saya akan pelajari
05:52bagaimana restusinya.
05:54Tahun lalu ketika saya masuk ke pajak
05:56ke kekeuangan
05:57kita kalau di mana tadi?
06:00300
06:01361 triliun
06:03saya mau berhentiin
06:05oke restus saya berhentiin
06:07karena kita concern
06:08dengan pendapatan
06:08dari pajak
06:09dengan ekonomi yang melambat
06:10waktu itu
06:11hampir semua sudah keluar
06:13tinggal 6 triliun
06:147 triliun yang belum
06:15dieksekusi
06:18jadi saya gak bisa menyelamakan
06:20terlalu banyak
06:20tahun lalu dari proses restitusi
06:22cuman saya agak heran
06:24kenapa sekian bulan
06:25cepat-cepat banget
06:26kayaknya ngabisinnya
06:27jadi ada yang aneh
06:29pasti di situ
06:30nanti saya akan investigasi
06:32seiring dengan tadi
06:34masakan dari Pak Mies Bakun
06:35kita akan lihat
06:37strategi restitusi yang baik
06:38seperti apa
06:39selama ini katanya
06:40seperti otomatis
06:41gak ada kontrol dari
06:43pajak
06:44untuk mengecek
06:45atau
06:46saya pikir terlalu mudah
06:48tapi kan saya cek
06:50industri batu bara tuh
06:51kalau kita hitung
06:52PPN nya
06:53saya malah subsidi
06:54makanya saya akan
06:55coba tutup dengan
06:56ekspor
06:57biaya ekspor
06:57keluar
06:58batu bara
07:00tadi dengan penurunan
07:01misalnya
07:01volume turun
07:03apakah akan kurang
07:04belum tentu
07:05kalau orang di pasar
07:06tahu volume akan turun
07:07biasanya harganya
07:08naik disana
07:09untuk barang-barang
07:11yang kita menominasi
07:12seperti CPO
07:13harusnya kita
07:15tadi saya
07:16mengenai Pak Didi ya
07:17harusnya kita bisa
07:19mengendalikan
07:20harga pasar
07:21tapi selama ini
07:23kalau kita punya
07:24barang majoritas
07:25yang menguasai
07:26pasar dunia
07:27kita selalu
07:28gak bisa
07:29mengendalikan harga pasar
07:30karena kita bodoh
07:31atau orang kita
07:33sebagian dibayar
07:34seperti timah
07:35kita produsen terbesar
07:37timah dunia
07:38tapi yang mengendalikan
07:39harga bukan kita
07:40di pasar Singapura
07:42kalau gak salah
07:42marketnya
07:44itu agak aneh
07:45untuk saya
07:45sekarang sedang
07:47dibersihkan oleh
07:48Satgas PKH
07:50tadi juga ada
07:51masukkan bahwa
07:52kenapa
07:54PNBP kita
07:56naik
07:57targetnya turun
07:59tapi tahun depan turun
08:01kan sebagian
08:02income dari PNBP itu
08:03berasal dari
08:04hasil dari Satgas PKH
08:06sekitar 20 triun lebih
08:07jadi match itu
08:08kalau itu kita kurangkan
08:10dengan
08:10dividend yang diambil
08:13BUMN ya segitu
08:14kira-kira
08:15tapi yang saya sadari ya Pak
08:16saya pikir
08:18dengan
08:18mungkin mereka
08:21dengan kondisi yang
08:22lebih canggih
08:23manage
08:23income-nya
08:24kita bisa menutup
08:25kekurangan 80 triun
08:27karena dividend yang
08:28berpindah ke
08:29dana antara tadi
08:31ternyata gak bisa
08:33jadi saya harus
08:34betul-betul
08:34merapikan
08:35instrumen
08:36pajak dan
08:37biaya cukai
08:39di tempat saya
08:40untuk
08:40mengurangi
08:41betul-betul
08:42kebocoran
08:43dan
08:44mendeteksi
08:45under invoicing
08:46semaksimal mungkin
08:48di tempat kita
08:50Pak
08:51Miss Bakun
08:51ternyata orang-orang
08:53keuangan banyak yang pintar
08:54saya suruh mereka
08:56ada
08:56LNSW
08:58saya suruh mereka
08:59hitung
09:00cari deh
09:00gimana sih
09:01under invoicingnya
09:02bisa
09:03sebetulnya
09:04biasanya
09:04perusahaan itu
09:05CPO ekspor
09:06dari setempat
09:07ke Amerika misalnya
09:08dia lewat Singapura
09:10yang dilaporan kita
09:11yang ke Singapura aja
09:12data ke sana
09:13gak pernah ada
09:14kita sekarang bisa dapat
09:16data sana
09:17dengan bantuan AI
09:18dan kita bisa deteksi
09:20sepuluh perusahaan besar
09:22saya periksa
09:23rata-rata itu
09:24mereka
09:26yang dilaporkan
09:28setengah harganya
09:29dari harga yang di Amerika
09:30dan mereka ambil
09:32untungnya di perusahaan
09:33di tengah-tengah Singapura
09:34jadi
09:36pajaknya mungkin
09:37kecil di Singapura
09:38jadi mereka
09:38taruh di situ
09:38jadi kita dirugikan
09:40secara
09:40signifikan
09:41ini sebentar lagi
09:43akan kita kejar
09:44studinya udah clear
09:45ini saya sedang hitung
09:46apakah data itu
09:47yang di Amerika itu
09:48bisa dipakai
09:49di pengadilan atau tidak
09:51tapi paling enggak
09:52kita punya bukti awal
09:53memang
09:53data kapal per kapal
09:56ada
09:57manipulasi yang
09:58cukup luar biasa
10:00artinya selama beberapa tahun
10:02kita dikebulin
10:05dikebulin
10:06dikebulin
10:07para pengusaha
10:07CPO
10:09maupun
10:09ada
10:09kalau batu bara
10:11belum kita dapat
10:11tapi utamanya CPO
10:13nanti kita akan kejar
10:14itu
10:14jadi
10:14perbaikan income
10:22di tahun ini
10:22diharapkan terjadi
10:24karena pertama
10:24ada perbaikan ekonomi
10:26karena kebersihan kita
10:28dengan petunjuk
10:29dan dukungan
10:30dari Komis 11
10:30tahun lalu
10:31kita bisa
10:32mengembalikan
10:33arah ekonomi
10:34membalik arah ekonomi
10:35saya yakin
10:36ekonomi kita sekarang
10:37bisa tumbuh
10:37lebih cepat
10:38daripada yang
10:38ditargetkan
10:39di APBN
10:40itu otomatis
10:41akan menaikkan
10:42pendapatan pajak
10:43assuming
10:44kita lihat
10:45di bulan Januari
10:46sudah mulai kelihatan
10:47hasilnya
10:48itu
10:49yang kedua
10:50kita akan tertipkan
10:51instrumen
10:52instrumen
10:53pengumpulan pajak kami
10:56pendapatan kami
10:57dari
10:57biaya cukai
10:58maupun dari
10:59pajak
11:01setahun ke depan
11:02akan berubah
11:03sama sekali
11:04dan kita
11:04kinerja mereka
11:06saya harap ya
11:07itu
11:08bisa
11:09siap
11:10jadi
11:11itu
11:12terus
11:13kita gunakan
11:16semua
11:16advance teknologi
11:17yang mungkin
11:18untuk mendeteksi
11:19kebocoran-kebocoran
11:21yang ada
11:22jadi saya harap
11:23dengan langkah-langkah itu
11:24tanpa
11:26menaikkan
11:27tarif
11:28pajak
11:29atau mengenakan
11:30pajak yang baru
11:30kita bisa mendapatkan
11:32target yang
11:33disebutkan
11:34di APBN
11:342026
11:36sebesar
11:372357
11:38karena
11:39kalau kita jaga
11:40seteris 4 ribu
11:40seharusnya bisa membaik
11:41ke depan
11:42kalau kita lihat
11:43angka bulan Januari
11:44untuk pajak-pajak
11:46yang tambahan
11:47seperti
11:47minuman keras
11:48pajak parbon
11:49dan lain-lain
11:51kita akan lihat
11:52kondisi ekonomi kita
11:54seperti apa
11:55kalau let's say
11:56tribulan kedua
11:58kita sudah mencapai
11:596%
11:59laju pertumbuhannya
12:00maka
12:01ruang untuk
12:02mengenakan
12:03pajak tambahan
12:04seperti minuman
12:05bermanis
12:06mungkin
12:07menjadi terbuka
12:08tanpa itu
12:09saya akan hati-hati sekali
12:10karena semuanya
12:11akan jadi melambat lagi
12:12kita udah mulai
12:14rebound ekonominya
12:15tapi
12:16belum cukup
12:17kencang
12:18saya harapkan sih
12:19angka
12:21tribulan pertama tahun ini
12:23akan lebih
12:23meyakinkan lagi
12:24saya akan turun ke bawah
12:25untuk memastikan
12:26segala
12:27program-program
12:29pemerintah
12:30bisa berjalan
12:31dengan baik
12:32sesuai
12:33tepat waktu
12:34tepat sasaran
12:35dan sedikit kebocoran
12:36kan komis 11
12:37sudah memberikan saya
12:38undang untuk datang
12:39ke kemerintah nembak
12:40untuk meriksa
12:41bagaimana
12:42mereka membelanjakan
12:43APBN nya
12:44saya akan jalankan itu
12:46dengan baik
12:47dengan semaksimal mungkin
12:49saya mohon
12:50dukungan dari komis 11
12:53untuk melakukan hal itu
12:54ke depannya
12:55selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan