Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
GAZA, KOMPAS.TV - Para pengungsi di Jalur Gaza masih kesulitan mendapatkan makanan layak, meski gencatan senjata telah berlangsung lebih dari tiga bulan.

Di kawasan Muwasi, Gaza Selatan para pengungsi mengantre di dapur umum untuk mendapatkan nasi matang sebagai satu-satunya makanan hangat setiap hari.

Mayoritas pengungsi tinggal di tenda dan bangunan rusak dengan akses pangan yang sangat terbatas.

Lebih dari 70 persen warga Gaza kini bergantung pada bantuan di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.

Baca Juga Menlu Sugiono: Indonesia Jadi Founding Members Dewan Perdamaian Gaza di https://www.kompas.tv/nasional/646227/menlu-sugiono-indonesia-jadi-founding-members-dewan-perdamaian-gaza

#gaza #pengungsigaza #palestina

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/646324/tinggal-di-tenda-dan-bangunan-rusak-pengungsi-gaza-masih-kesulitan-dapat-makanan-layak
Transkrip
00:00Sementara itu para pengungsi di jalur Gaza masih kesulitan mendapatkan makanan layak
00:05meski gencatan senjata telah berlangsung lebih dari 3 bulan.
00:12Di kawasan Buwasi, Gaza Selatan, para pengungsi mengantre di dapur umum
00:18untuk mendapatkan nasi matang sebagai satu-satunya makanan hangat setiap hari.
00:23Prioritas pengungsi tinggal di tenda dan bangunan rusak dengan akses pangan yang sangat terbatas.
00:32Lebih dari 70 persen warga Gaza kini bergantung pada bantuan di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.
Komentar

Dianjurkan