Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Seorang pedagang es gabus yang berjualan di Kemayoran, Jakarta, diintimidasi oleh oknum anggota TNI dan Polri, karena dituduh es yang dijualnya terbuat dari spon bedak. Namun aparat yang mengintimidasi tersebut akhirnya meminta maaf, karena es yang dijual korban, aman dikonsumsi.

Sudrajat, seorang pedagang es gabus yang berjualan di Kemayoran, Jakarta, diinterogasi anggota TNI dan Polri karena menjual makanan yang diduga mengandung spon.

Di hadapan Sudrajat, oknum anggota Polri dan TNI tersebut juga meremas es gabus, untuk menunjukan jika kandungan es tersebut merupakan spon yang biasa digunakan untuk bedak.

Tak sampai di situ, dugaan intimidasi oknum aparat terhadap Sudrajat juga berujung pada dugaan penganiayaan.

Sudrajat mengaku sempat disekap dan dianiaya hingga mengalami luka di bagian wajah dan bahu.

Meski Sudrajat telah mengalami intimidasi, ternyata es gabus yang ia jual Sudrajat, tidak mengandung bahan berbahaya.

Sampel jajanan es gabus, sudah diperiksa Puslabfor Polri, dan dinyatakan aman dikonsumsi. Atas peristiwa ini, dua pelaku yang mengintimidasi Sudrajat akhirnya meminta maaf.

Keduanya mengaku menyesal karena telah salah menuduh Sudrajat menjual es gabus berbahan spons.

Karena terbukti tidak menjual makanan yang membahayakan bagi kesehatan, Sudrajat yang biasa menjajakan es gabus jadul ini diperbolehkan kembali untuk berdagang. Namun Sudrajat mengaku kapok berjualan es kue, khawatir diintimidasi kembali.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Miris! Cekcok Perkara Sengketa Batas Tanah, Paman Aniaya Keponakan Hingga Tewas | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/646691/miris-cekcok-perkara-sengketa-batas-tanah-paman-aniaya-keponakan-hingga-tewas-berut

#eskuegabus #viral #intimidasi #tni #penjualesgabus

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/646692/viral-aparat-tuduh-penjual-es-gabus-pakai-spons-hasil-labfor-es-aman-dikonsumsi-berut
Transkrip
00:00Seorang pedagang es gabus yang berjualan di Kemayoran Jakarta diintimidasi oleh Oknum Anggota TNI dan Polri
00:06karena dituduh es yang dijualnya terbuat dari spons bedak.
00:11Namun aparat yang mengintimidasi tersebut akhirnya meminta maaf karena es yang dijual korban aman dikonsumsi.
00:25Suderajat, seorang pedagang es gabus yang berjualan di Kemayoran Jakarta
00:29diinterogasi anggota TNI dan Polri karena menjual makanan yang diduga mengandung spons.
00:35Di hadapan Suderajat, Oknum Anggota Polri dan TNI tersebut juga meremas es gabus
00:40untuk menunjukkan jika kandungan es tersebut merupakan spons yang biasa digunakan untuk bedak.
00:47Tak sampai di situ, dugaan intimidasi Oknum aparat terhadap Suderajat juga berujung pada dugaan penganiayaan.
00:54Suderajat mengaku sempat disekap dan dianiaya hingga mengalami luka di bagian wajah dan bahu.
01:00Meski Suderajat telah mengalami intimidasi,
01:26ternyata es gabus yang ia jual tidak mengandung bahan berbahaya.
01:32Sampel jajanan es gabus sudah diperiksa puslap for Polri dan dinyatakan aman dikonsumsi.
01:38Atas peristiwa ini, dua pelaku yang mengintimidasi Suderajat akhirnya meminta maaf.
01:43Keduanya mengaku menyesal karena telah salah menuduh Suderajat menjual es gabus berbahan spons.
01:49Karena terbukti tidak menjual makanan yang membahayakan bagi kesehatan,
02:08Suderajat yang biasa menjajakan es gabus jadul ini diperbolehkan kembali untuk berdagang.
02:13Namun Suderajat mengaku kapok berjualan karena khawatir diintimidasi kembali.
02:18Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan