00:00Tim dokes DVI Polda Jabar sudah berhasil mengidentifikasi 34 jenazah dari seluruh kantong jenazah yang sudah dievakuasi dalam penyala longsor desa Pasir Langu, kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
00:15Hingga selasa malam, tim dokes DVI Polda Jabar telah menerima 50 kantong jenazah yang berhasil dievakuasi tim Sargabungan.
00:22Dari 34 yang sudah teridentifikasi, 30 diantarnya sebelumnya telah diserahkan pada pihak keluarga.
00:30Untuk update terakhir pada malam hari ini ada kedatangan 10 kantong jenazah.
00:4610 kantong jenazah ini berarti jumlah total dari kemarin 40 menjadi 50 kantong jenazah.
00:52Dan alhamdulillah untuk dari jumlah kantong jenazah ini yang kita sudah lakukan proses post-partum dan under-mortem, kita ada penambahan dari 30 menjadi 34.
01:04Dan 34 ini yang barusan dirilis oleh Kabupaten Dokas.
01:08Informasi terkini dari Bicara Longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat ada Jurnalis Kompas TV, Vida Alatas dan Sunandar.
01:16Selamat malam, Vida. Jadi sampai selasa malam, berapa jumlah korban yang telah teridentifikasi?
01:22Ibrahim dari hari keempat ini, Ibrahim dan juga saudara DVI dari Polda Jabar ini berhasil mengidentifikasi totalnya sudah 34 korban.
01:36Dan 30 diantaranya ini sudah diserahkan ke keluarga para korban.
01:41Hari ini Ibrahim dan juga saudara DVI Polda Jabar ini menerima 10 lagi begitu ya, atau maksud kami ya betul 10 lagi kantong jenazah yang untuk dilakukan identifikasi yang sebelumnya juga sudah post-mortem dan juga anti-mortem ini dilakukan begitu ya, sebelum identifikasi ini dilakukan.
02:03Dan sore hari tadi, Ibrahim dan juga saudara Posko DVI Polda Jawa Barat ini menerima 5 lagi kantong jenazah yang berhasil dievakuasi oleh tim SAR dari lokasi kejadian TKP, tepatnya di RW11 Pasir Langu, Kecamatan Cisarwa, Kabupaten Bandung Barat.
02:23Dan hingga pukul 20 atau sekitar pukul 20 tadi, Ibrahim dan juga saudara kami pantau kalau di Posko DVI keluarga yang memang mencari sanak saudara mereka, yang masih kehilangan sanak saudara mereka begitu ya, ini masih berkumpul di Posko DVI untuk kemudian menunggu proses identifikasi yang memang ini dilakukan tanpa henti begitu ya oleh kepolisian dari DVI Polda Jawa Barat.
02:51Dan harapannya dengan mereka menunggu di Posko DVI nantinya hasil ini bisa segera mereka dapatkan setelah tentunya proses identifikasi ini selesai dilakukan.
03:05Tadi Ibrahim dan juga saudara ini yang sudah berhasil di identifikasi di hari ini ada 34 dan proses identifikasi ini berdasarkan keterangan dari dokpol DVI begitu ya.
03:18Ini dilakukan dengan menyertai atau melihat sidik jari lalu juga postur gigi dan juga dari rekaman medis para korban.
03:31Dan tentunya kalau dari Posko DVI ini masih membuka terus non-stop begitu ya bagi siapa saja warga ataupun korban terdampak dari becana longsor yang memang masih mau melaporkan kehilangan begitu ya untuk penambahan data pencarian ini dibuka 24 jam Ibrahim.
03:50Vida lalu bagaimana dengan rencana kembali pencarian korban esok hari? Seperti apa skemanya?
03:56Ibrahim hari ini memang difokuskan begitu dari tim SAR gabungan tepatnya dari Basarnas ini memfokuskan untuk mencari korban longsor di sektor A.
04:13Karena memang di hari ini titik atau sektor A ini berhasil atau tim SAR ini berhasil mendapatkan sejumlah korban dari sektor A.
04:24Namun memang Ibrahim dan juga saudara untuk esok hari tim SAR ini akan mencoba memperluas jangkauan pencarian atau fokus pencarian ke sektor B.
04:33Karena memang di hari ini ditemukan satu korban di sektor tersebut.
04:38Dan untuk alat berat Ibrahim dan juga saudara hari ini 13 alat berat juga dikerahkan.
04:44Namun memang kendalanya dengan kondisi tanah yang masih labil dan juga tanah yang bergerak begitu ya.
04:51Ini diantisipasi oleh tim SAR gabungan dengan menggunakan kayu.
04:55Harapannya besok cuasanya mendukung dan tadi perluasan sektor dengan sejumlah relawan yang dikerahkan.
05:02Dan juga ada kainan dari kepolisian diharapkan besok para korban ini bisa kembali ditemukan Ibrahim.
05:09Baik terima kasih Fida Alatas dan juga Sunanda untuk laporannya langsung dari Bandung Barat, Jawa Barat.
Komentar