00:00Basarnas memetakan area terdampak longsor di Cisarua, Bandung Barat mencapai 26 hektare dengan dua pusat longsoran.
00:08Lokasi longsor yang berdekatan dengan Gunung Burang Rang ini memiliki panjang salah satu longsoran bisa mencapai 2 km, lebar mencapai 140 meter.
00:19Kini, pengembalian fungsi lahan harus segera dilakukan.
00:23Bukan hanya pertanian, tapi bangunan-bangunan yang berdiri di lahan rawan juga perlu ditertibkan.
00:30Agar bencana longsor tidak kembali mengancam nyawa warga sekitar.
00:36Hendarnun, Azif Ardiansyah, Kompas TV Bandung Barat, Jawa Barat
00:40Seru membahas soal tragedi longsor Cisarua, Bandung Barat, kita bersama dengan ahli geologi teknik ITB, Imam Ahmad S.
00:53Selamat malam, Assalamualaikum Pak Imam
00:54Waalaikumsalam, warahmatullahi wabarakatuh, Kak Ibrahim
00:58Baik, Pak Imam, sebetulnya kondisi lahan di Cisarua, di Bandung Barat ini seperti apa?
01:04Apakah sebelumnya pernah ada kajian tidak Pak kalau daerah ini rawan longsor?
01:08Ya, mestinya seluruh daerah di Indonesia ya, kalau Kang Ibrahim juga pernah, saya harap pernah melihat ya,
01:20sudah dipetakan oleh Badan Geologi, ada yang namanya peta zona kerentanan gerakan tanah,
01:26tetapi memang sekupannya masih regional gitu ya.
01:28Dan kalau saya lihat ya secara seksama dari peta tersebut, memang di daerah Cisarua, terutama di perbukitan-perbukitan yang terjal itu masuk kategori longsoran menengah,
01:45ada juga beberapa bagian juga longsoran yang tinggi gitu ya.
01:49Artinya potensi longsor ada gitu ya, tentunya. Seperti itu.
01:55Potensi longsor ada, tadi Anda juga menyinggung soal longsoran tinggi.
02:00Apakah artinya ini masih sangat rawan, sangat berbahaya daerah itu, Pak?
02:05Ya, longsor bisa terjadi di mana saja.
02:09Pada prinsipnya, kalau kita memiliki topografi yang miring dengan kelerengan yang terjal gitu ya,
02:19cenderung longsor lebih mudah terjadi.
02:22Dan seperti yang terjadi di Cisarua, terutama di Desa Pasir Telangu ya,
02:28kita ketahui bahwa sumber materialnya sebenarnya dari bagian bukit ya,
02:33bahkan relatif bagian atas bukit dari Burang-Rang yang memang memiliki lereng yang terjal gitu ya.
02:45Nah, sehingga dari sana sebenarnya sumber material utama yang terjadi di Cisarua itu
02:52dan mengalir dalam tanda kutip, tetapi yang mengalir itu bukan hanya air,
02:59tetapi dengan material-material lumpur, batu-batu ya, bungkah-bungkah batuan bahkan gitu ya,
03:06termasuk menerjang apapun yang dilewatinya, ada juga pepohonan yang saya yakin pasti terbawa gitu ya.
03:13Nah, buah yang sangat dasar sebenarnya yang mengakibatkan dampak yang besar sekali di area pemukiman di bawahnya.
03:23Itu sudah lama terdeteksi, Pak?
03:25Sebenarnya kalau tanda-tanda satu bencana itu ada, termasuk longsoran ini ya.
03:36Ini longsoran yang memang masuk dalam kategori atau jenis aliran atau flowing gitu ya, mengalir.
03:43Karena kalau Kang Ibrahim pernah ya mendengar bahwa longsor itu jenis atau tipenya banyak ya.
03:51Nah, yang terjadi di Cisarwa, di Desa Pasir Langu ini memang tipe yang saya sebut sebagai aliran.
03:59Nah, dalam tipe ini memang yang tadi saya katakan yang cukup bisa mengakibatkan kerusakan adalah
04:08aliran air yang didalamnya ada sedimen yang terbawa, baik lumpur, kerikil, sampai bungkah-bungkah batuan.
04:17Itu yang terjadi. Tipe longsoran lainnya cukup banyak tetapi tidak terjadi di tempat ini.
04:25Pak Imam, tapi betulkah alifungsi lahan ini jadi sebab utama yang memicu bencana longsor di Cisarwa?
04:30Atau ada lagi tidak faktor yang ikut mempermarah?
04:33Iya, sebenarnya lahan-lahan yang banyak dikelola oleh penduduk ya, atau tata guna lahan yang saya lihat banyak digunakan untuk perkebunan misalnya,
04:47ya pertanian itu di daerah yang relatif berada di lereng yang miring gitu ya, di bawah kaki bukit atau gunung burangrang gitu ya,
04:58lereng-lereng gunung burangrang itu. Nah, itu yang menarik sehingga sumber materialnya dari atas sebenarnya.
05:07Jadi penduduk lebih banyak berada di lereng yang sudah miring, ada seakan-akan tekuk lereng di bagian antara yang lereng terjal dan lereng-lereng di mana penduduk tinggal ya.
05:19Ada kemiringan tertentu atau relatif datar bergelombang saya sebut seperti itu.
05:23Ini kalau kita lihat di visual kan, area yang terdampak longsoran begitu luas, Pemprov akan mengembalikan menjadi lahan hutan kembali.
05:32Ini butuh waktu berapa lama? Dan seperti apa skemanya biasanya?
05:37Ya, jadi sekali lagi material yang menerjang daerah yang di bawah itu di mana penduduk tinggal,
05:44kemudian ada juga aktivitas perkebunan, pertanian itu adalah daerah yang saya sebut sebagai kalau kita bicara sistem atau jenis aliran longsoran ini gitu.
06:00Ada sumber atau area sumber yang kita harus waspadai yang biasanya di sana juga ada jenis-jenis longsoran yang klasik lah ya.
06:09Bisa longsoran lengkung atau mendatar sebutannya.
06:14Nah, yang terjadi ya kalau dari analisis saya itu ada longsoran dulu di bagian bulu nanti membendung aliran dari sungai yang ada.
06:25Jadi untuk jadi hutan kembali itu jadi solusi, Pak Imam?
06:27Ya, kalau di atas sudah hutan ya, di atas itu sudah hutan.
06:34Nah, kalau di bawah, kalau itu dihutankan kembali ya paling tidak itu daerah yang mungkin nanti bisa membuat zona buffer dari sungai itu kita batasi dengan daerah-daerah yang dikembalikan lagi,
06:51daerah hijau sehingga bisa menjadi seakan-akan pagar atau pembatas gitu ya.
06:57Kalau terjadi aliran di sungai existing yang ada, dia tidak melebar lagi gitu ya.
07:03Jadi seakan-akan sekarang ini karena ya penduduk tinggal relatif dekat dengan sungai, dengan aktivitas juga perkebunan dan sebagainya.
07:15Ya, relatif dengan sungai itu tidak jauh gitu ya.
07:18Sehingga memang pada bagian tekuk lereng ke bawah itu longsor yang mengalir dari atas itu seakan-akan melebar gitu ya.
07:25Atau aliran lumpur yang mengalir dari atas itu seakan-akan melebar.
07:30Tadi dikatakan bahkan lebarnya lebih dari 100 ya.
07:33Saya lupa tempatnya sebenarnya.
07:35Baik, ini kita tunggu langkah dari Pemprov Jawa Barat untuk mengembalikan lahan tersebut untuk kembali jadi hutan setelah digarap sebagai lahan pertanian oleh warga.
07:43Dan warga juga akan direlokasi ke tempat yang lebih aman.
07:46Ya, saya berharap sisi-sisi sungainya yang memang dikosongkan dari pemukiman dan lebih baik memang digunakan secara terbatas.
07:58Dan lebih baik lagi ada tumbuhan-tumbuhan besar yang bisa menjadi nanti ya barier alami atau pembatas alami gitu.
08:07Buffer alami bagi longsor atau aliran di sana.
08:10Jaga-jaga, satu saat kalau terjadi lagi.
08:13Terima kasih untuk pandangannya Pak Imam Ahmad S, ahli geologi teknik ITB dalam program Kompas Malam hari ini.
08:22Terima kasih.
Komentar