00:00Hoax Tautan Pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri 2026
00:03Isu pendaftaran calon pegawai negeri sipil, CPNS, Kementerian Dalam Negeri 2026
00:09beredar di media sosial melalui unggahan akun Facebook Lowongan Kerja pada pertengahan Januari 2026.
00:16Unggahan tersebut mengajak masyarakat mendaftar CPNS Kemendagri dengan masa pendaftaran 11 Januari hingga 7 Februari 2026,
00:22lengkap dengan tautan pendaftaran dan gambar menteri dalam negeri Tito Karnavian.
00:26Unggahan itu menyebut lowongan terbuka untuk lulusan SMA atau sederajat, D3, dan S1 dengan penempatan di seluruh wilayah Indonesia.
00:35Hingga 21 Januari 2026, unggahan tersebut telah mendapat ratusan reaksi dan puluhan komentar,
00:41serta ditemukan pula klaim serupa di platform TikTok.
00:44Kementerian Dalam Negeri memastikan informasi tersebut tidak benar.
00:48Biro Sumber Daya Manusia Kemendagri melalui akun resmi Instagram menyatakan
00:52informasi mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Kemendagri periode 11 Januari hingga 7 Februari 2026 adalah tidak benar, ujarnya.
01:00Hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan seleksi CPNS Kemendagri tahun 2026.
01:07Kemendagri mengimbau masyarakat agar hanya mengakses informasi seleksi CPNS dan PPPK melalui kanal resmi pemerintah,
01:13termasuk portal Badan Kepegawaian Negara dan laman resmi Kemendagri.
01:16Pemerintah juga menegaskan bahwa jadwal, formasi, dan mekanisme pendaftaran CPNS 2026
01:23masih dalam tahap koordinasi dan belum diumumkan secara resmi.
01:27Penelusuran terhadap tautan yang beredar menunjukkan bahwa alamat situs pendaftaran tersebut
01:31bukan domain resmi pemerintah dan meminta data pribadi pengguna.
01:35Praktik ini dinilai mencurigakan dan tidak sesuai dengan mekanisme resmi seleksi CPNS
01:39yang selama ini dilakukan melalui portal nasional SESKASN.
01:42Dengan demikian, klaim pendaftaran CPNS Kementerian dalam negeri 2026
01:47yang beredar di media sosial dinyatakan hoax dan menyesatkan.
01:51Masyarakat diminta lebih waspada dan tidak mudah mempercayai
01:54maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
01:57Terima kasih telah menonton!
Komentar