00:00Saudara kita sahabat jurnalis Gompas TV Yuda Taruna yang sudah bersiap untuk menggabarkan situasi atau kondisi banjir terkini di Pandeglang, Banten.
00:09Selamat siang, Yuda.
00:15Yuda, Anda saat ini berada di Pandeglang, seperti apa kondisi banjir di sana? Apakah mulai surut atau masih tinggi banjir?
00:22Yuda, Saudara tak hanya permukiman warga, namun juga puluhan sawah terendam banjir di Pandeglang, Banten.
00:44Hingga mengalami pusoh ataupun petani gagal panen, hingga merugi ratusan juta rupiah.
00:50Dan hingga saat ini sejumlah warga masih mengungsi di beberapa areal sekolah dan juga tidak sedikit pula warga yang memaksakan diri untuk kembali ke rumah mereka masing-masing.
01:02Kita nanti akan kembali menyapa jurnalis Gompas TV Yuda Taruna di Pandeglang, Banten. Yuda.
01:11Ya terima kasih, Isan dan Saudara.
01:13Eh Yuda, lu ah.
01:17Gimana bang?
01:20Halo?
01:22Anda bisa mendengar suara saya?
01:25Iya, siap. Iya bisa bang.
01:27Baik. Yuda, saat ini kondisi Anda terlihat sedang berada di perahu. Bagaimana sebenarnya kondisi banjir di Pandeglang saat ini? Bisa Anda ceritakan?
01:37Iya baik. Saat ini saya bersama dan di Pandeglang 0601 akan menuju salah satu lokasi terdampak banjir yang terisolir.
01:45Sehingga untuk mencapai lokasi ataupun desa tersebut, kita mengharuskan menggunakan perahu selama kurang lebih satu jam sengah.
01:55Nah nantinya selama di sana dari tim dan dim Pandeglang akan menyalurkan sejumlah logistik yakni 30 karung beras beserta akan melakukan penanganan medis di sana.
02:12Demikian.
02:14Ya, ada berapa desa dan juga atau kecamatan yang terdampak di Pandeglang Banten?
02:20Untuk kecamatan yang masih terdampak di sana, di sini ada dua kecamatan yakni kecamatan Patia dan kecamatan Pagelaran.
02:33Sedangkan untuk jumlah desa yang terdampak masih menunggu informasi resmi dari BPB Pandeglang.
02:41Demikian.
02:42Untuk kondisi terparah di daerah mana saja, Yuda?
02:45Nah, untuk kondisi itu berada di desa Idaman, karena kondisi di sana warga masih membutuhkan logistik.
03:01Karena informasi yang saya dapatkan, yang terakhir kali bahwa jumlah logistik di sana sudah mulai menipis.
03:07Dan para warga juga sudah, para warga juga mulai mengalami kondisi kesehatan yakni gatal-gatal demikian.
03:18Baik Anda, saat ini di Perahu, tengah bersama siapa dan informasi apa yang bisa digali di sana?
03:23Yuda, mungkin Anda bisa bertanya.
03:24Ya, untuk saat ini, sedang bersama dengan Dandim Pandeglang.
03:33Untuk perencanaan bagaimana, Bang?
03:35Baik, terima kasih kami dari Angkatan Darat, khususnya Kodim 0601 Pandeglang.
03:43Terima kasih kepada Dandim Pandeglang, Dandim 04, Mullah Sumpah, Aral Katak,
03:54dan Aral Katak, dan Aral Katak, dan Aral Katak, dan Aral Katak,
03:56Tantak menembus setelah-setelah Idaman di Ketamatan Tertia yang Bapak Samad belum alam.
04:02Nah, pada hari ini, di darat yang bisa kami datang bolak-bolak.
04:14Selain itu juga, kami bekerjasama dengan Cyber Foundation,
04:19kemudian dengan Persit Kodim untuk melaksanakan pengobatan
04:23dari Ketamatan Angkatan Darat yang ada di Serang.
04:27Karena dari info dari Bapak Kepala Desa, anak-anak, ataupun ibu-ibu hamil,
04:32dan orang tua sudah mulai ada yang kurang sehat.
04:36Sehingga kami membawa perangkat dokter dan membawa obat-obatan.
04:41Nah, sekarang kami di atas Sungai Cilomor,
04:44yang sudah perjalanan ini melawan arus.
04:47Kapal-kapal logistik yang sudah kami kerakan,
04:50tiga kapal sudah mendahului.
04:52Kemudian di belakang kami juga ada kapal penyelamat yang dari Angkatan Darat.
04:56Demikian, terima kasih.
04:57Baik, Yudha, saat ini di daerah terisolir dan juga terdampak banjir,
05:05ada berapa warga yang saat ini berada di sana?
05:11Untuk data terkini, warga terdampak di Desa Idaman,
05:20kurang lebih ada 420 warga yang terdampak.
05:22Demikian.
05:23Bantuan apa yang paling dibutuhkan warga di sana, Yudha?
05:30Nah, untuk kondisi yang benar-benar dibutuhkan,
05:33berdasarkan informasi dari warga yang saya dapatkan,
05:35bahwa peralatan balita itu sangat dibutuhkan saat ini,
05:40mengingat bantuan seperti itu belum masuk.
05:43Baik, Yudha, bisa Anda ceritakan menuju desa yang terisolir saat ini,
05:51perjalanannya seperti apa?
05:53Anda melewati sungai ataupun daerah yang terendam banjir
05:57untuk menuju ke daerah terisolasi tersebut, seperti apa?
06:00Ya, di tengah kondisi hujan yang terus mengguyur,
06:05kita berusaha bersama-sama menggunakan perahu warga
06:10menuju lokasi terdampak banjir.
06:15Mengingat inensitas yang cukup, hujan yang masih cukup tinggi,
06:19kondisi air sungai juga mulai cukup deras.
06:22Demikian.
06:22Kondisi artinya Anda saat ini berada di jalur sungai ya?
06:28Iya, masih di jalur sungai.
06:29Kurang lebih perjalanan satu jam setengah.
06:32Akses menuju desa yang terisolasi itu terputus total?
06:36Iya, terputus.
06:36Hanya bisa digunakan, hanya bisa melalui perahu.
06:40Baik.
06:41Yudha, Anda bisa menggambarkan kepada kami,
06:45kami juga ingin melihat visual seperti apa perjalanan Anda.
06:48Anda bisa memutar kamera Anda untuk menunjukkan kepada pemirsa Kompas TV
06:51dan juga pada kami di studio bagaimana situasi terkini banjir di Pandeglang
06:56dan keadaan sungai di Pandeglang, Banten yang saat ini airnya meluap
07:00dan juga akses menuju sejumlah desa terisolir ini masih terputus total
07:05hingga harus melewati jalur sungai untuk menuju akses
07:09ataupun menuju lokasi terisolasi itu, Yudha.
07:12Iya, ini kondisi aliran sungai di Sihlemer.
07:18sejumlah pesawaan juga masih terendam banjir
07:22dan untuk arus juga masih cukup tinggi.
07:27Ini kondisi logistik yang menuju desa Akses.
07:35Baik, Yudha, untuk logistik yang dibawa ke desa Terisolir apa saja?
07:49Ya, alam, Isan.
07:51Logistik yang saat ini dibawa ke daerah Terisolir ini apa saja?
07:55Oke, untuk logistik yang dibawa saat ini ada 30 karung beras, telur,
08:06sehari ini penelatan medis, penelatan untuk kisirat,
08:12yakni matras serta penunjang lainnya.
08:17Baik.
08:17Baik.
08:18Baik.
08:19Baik.
08:20Baik.
08:21Baik.
08:22Baik.
08:23Baik.
08:24Baik.
08:25Baik.
08:26Baik.
08:27Baik.
08:28Baik.
08:29Baik.
08:30Baik.
08:31Baik.
08:32Baik.
08:33Baik.
08:34Baik.
08:35Baik.
08:36Baik.
08:37Baik.
08:38Baik.
08:39Baik.
08:40Baik.
08:41Baik.
08:42Baik.
08:43Baik.
Komentar