KABUPATEN GORONTALO, KOMPAS.TV - Personel Brimob Polda Gorontalo membantu puluhan siswa menyeberangi sungai di Desa Molalahu, Kabupaten Gorontalo yang rusak akibat diterjang banjir beberapa hari lalu. Satu persatu siswa digendong untuk menyeberani sungai agar mereka tidak telat tiba di sekolah.
Putusnya jembatan membuat 60 warga terisolasi dan harus memutar arah sejauh empat kilometer jika hendak menuju pusat desa, sekolah dan kantor pelayanan pemerintah desa.
Meski jembatan penghubung telah putus namun beberapa warga tetap nekat melintas di di aliran sungai untuk beraktivitas. Kondisi ini tentunya sangat berisiko, terutama bagi siswa yang berangkat dan pulang sekolah.
Baca Juga Deret Fakta Penemuan Jenazah Pendaki Gunung Slamet Usai Hilang 17 Hari | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/644005/deret-fakta-penemuan-jenazah-pendaki-gunung-slamet-usai-hilang-17-hari-kompas-siang
Kehadiran personel Brimob membantu terutama bagi para siswa agar bisa tetap bersekolah. Selain itu, Brimob Polda Gorontalo bersama warga kini berupaya untuk memperbaiki jembatan sehingga akses warga tidak terputus.
#brimob
#poldagorontalo
#siswa
#sebrangisungai
#gorontalo
#kabupatengorontalo
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/644040/jembatan-putus-personel-brimob-polda-gorontalo-bantu-siswa-sebrangi-sungai
00:00Pertanel Brimopolda Gorontalo membantu puluhan siswa menyeberangi sungai di desa Muala Lahu, Kabupaten Gorontalo yang rusak akibat diterjam banjir beberapa hari lalu.
00:15Satu persatu siswa digendong untuk menyeberangi sungai agar mereka tidak telat tiba di sekolah.
00:20Putusnya jembatan membuat 60 warga terisolasi dan harus memutar arah sejauh 4 km jika hendak menuju pusat desa, sekolah, dan kantor pelayanan pemerintah desa.
00:50Akses jembatannya, menggunakan acil.
00:53Jadi kami atas nabrinta desa sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari para pihak kepolisian telah membantu untuk menyeberangkan siswa yang seharusnya juga untuk mengikuti pendidikan yang ada di sekolah.
01:10Meski jembatan penghubung telah putus, namun beberapa warga tetap nekat melintas di aliran sungai untuk beraktivitas.
01:17Kondisi ini tentunya sangat beresiko, terutama bagi siswa yang berangkat dan pulang sekolah.
01:24Sungai seperti yang kita lihat ini sudah agak turun.
01:27Kalau tadi pagi agak dalam lah kalau untuk anak-anak SD.
01:32Pagi kelas 1, kelas 2 yang masih kecil, apalagi tidak ada pengawasan orang tuanya atau yang lebih mampu untuk menyeberang.
01:41Jadi kami membantunya untuk menyeberangkan.
01:43Kita antisipasi karena satu minggu ini sudah ada beberapa laporan yang hanyut.
01:49Para yang petanik terakhir juga dua hari yang lalu ya di Pulau Balai ini, di Jumatan sebelah, hanyut.
01:54Jadi kami sebagai tim besar juga dari saat BRIMOP, jadi kami sebagai antisipasi lah.
02:00Jangan ada lagi kejadian seperti itu yang cuma karena tidak ada yang membantu untuk menyeberangkan anak-anak kita.
02:05Kehadiran personel BRIMOP membantu, terutama bagi para siswa agar bisa tetap bersekolah.
02:12Selain itu, BRIMOP Polda Gorontalo bersama warga kini berupaya untuk memperbaiki jembatan sehingga akses warga tidak terputus.
Jadilah yang pertama berkomentar