JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri, Sugiono mengaku bersyukur memiliki tiga wakil Menteri yang membantunya.
Sugiono berkelakar kalau tiga wakil Menteri masih kurang. Dia pun ingin meminta kepada Presiden Prabowo supaya wakilnya ditambah lagi.
"Masing-masing beliau ada di mana-mana dengan urusan dan tanggung jawabnya masing-masing dan sejujurnya saya merasa masih kurang tiga ini. Saya gak tahu apakah kalau saya minta nambah diizinkan oleh Pak Presiden (Prabowo)," kata Sugiono, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga Menlu Sugiono Akui Komunikasi dengan WNI di Iran Terbatas, Siapkan Langkah Antisipasi di https://www.kompas.tv/nasional/643853/menlu-sugiono-akui-komunikasi-dengan-wni-di-iran-terbatas-siapkan-langkah-antisipasi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644021/depan-retno-marsudi-menlu-sugiono-kelakar-masih-kurang-punya-3-wamen
00:00Oleh karena itu saya juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Menteri saya Bapak Dr. Anies Mata yang secara khusus mengawaki diplomasi Indonesia dengan dunia Islam.
00:14Ibu Retno, Pak Alwi, saya melaporkan saya punya tiga Wakil Menteri terus terang saja momen-momen seperti ini kita baru bisa ketemu.
00:32Masing-masing beliau ada di mana-mana dengan urusan dan tanggung jawabnya masing-masing dan sejujurnya saya merasa masih kurang tiga ini.
00:58Saya gak tahu apakah kalau saya minta nambah diizinkan oleh Pak Presiden.
01:02Karena itu Kementerian Luar Negeri kemudian dengan langkah-langkah dan upaya-upaya yang dilakukan oleh Bapak Wakil Menteri Luar Negeri Anies Mata menyusun peta jalan kerjasama dengan dunia Islam.
01:18Yang merupakan satu contoh kerangka kebijakan yang lebih terstruktur, berjangka panjang dan berorientasi hasil.
01:26Diplomasi Indonesia di dunia Islam juga kita terjemahkan dalam langkah konkret.
01:33Dan langkah konkret ini merupakan cita-cita yang selama ini diharapkan oleh Bapak Presiden,
01:45itu terwujudnya sebuah inisiatif Kampung Haji Indonesia di Mekah sebagai bagian dari penguatan kapasitas negara sebagai bentuk dan wujud dari kehadiran negara
02:01dalam meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas bagi jemaah haji dan umroh Indonesia.
02:09Namun tentu saja dinamika dunia Islam hari ini tidak hanya berkaitan dengan kerjasama dan pelayanan.
02:20Di sejumlah kawasan, krisis masih berlarut tanpa ada upaya yang nyata terlihat untuk menghentikannya.
02:32Dan Gaza adalah contoh dari kenyataan pahit tersebut.
02:36Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian yang sangat besar terhadap isu ini.
02:44Arahan beliau jelas bahwa Indonesia tidak boleh diam ketika kemanusiaan dilanggar secara terang-terangan.
02:53Dan sejak awal, Indonesia memilih terlibat secara aktif dalam berbagai upaya internasional.
03:00Termasuk menjadi co-chair working group yang menghasilkan New York Declaration
03:06dan terlibat dalam mendorong implementasi dari Sharm el-Sheikh Peace Summit.
03:12Dalam konteks inilah, Indonesia juga berperan aktif dalam pembahasan International Stabilization Force atau ISF
03:22sebagai langkah transisional untuk memastikan gencatan senjata secara permanen terjadi
03:29dan juga membuka akses bagi bantuan kemanusiaan di Gaza.
03:35Namun, ISF ini merupakan instrumen sementara.
03:44Perdamaian melalui solusi dua negara tetap merupakan tujuan akhir.
03:51Karena bagi Indonesia, merdekaan dan kedaulatan Palestina adalah bagian dari amanat konstitusi yang harus kita perjuangkan.
04:02Dan bagi saya pribadi, Palestina menjadi pengingat bahwa diplomasi tidak boleh kehilangan nuraninya.
04:12Diplomasi Indonesia akan selalu hadir dengan prinsip dan keberanian dalam setiap langkah menuju Palestina yang damai dan merdeka.
04:27Bapak-Ibu yang saya hormati, di tengah dunia yang bergerak semakin cepat,
04:33sumber kerentanan tidak hanya datang dari konflik terbuka.
04:35Ketahanan menuntut kepekaan, membaca perubahan, kecepatan beradaptasi,
04:42dan kemampuan membentuk ruang sebelum resiko berubah menjadi krisis.
04:47Salah satu arena yang semakin menentukan ketahanan nasional adalah new and emerging technologies.
04:54Kecerdasan artifisial, ruang cyber, dan teknologi dual use juga telah mengubah landscape kekuatan global.
05:02Di hadapan Dewan Keamanan PBB, saya menekankan bahwa teknologi seperti kecerdasan artifisial harus tetap menjadi servant of humanity, never its master.
05:18Bagi Indonesia, alih-alih sebuah isu teknis, hal ini merupakan sebuah isu strategis.
05:24Diplomasi harus hadir sebagai penjaga kepentingan nasional di ruang global yang baru dan memastikan Indonesia ikut menentukan rules of the game.
05:37Seluruh upaya berpangkal pada satu kebutuhan, yaitu kapasitas diplomasi yang jauh lebih siap, lebih tangguh, dan lebih profesional.
05:46Oleh karena itu, penguatan infrastruktur diplomasi menjadi sebuah keniscayaan.
05:54Dan ini bukan merupakan sebuah agenda administratif, tetapi merupakan investasi dari ketahanan nasional.
06:02Di dunia yang bergerak di dalam survival mode, negara yang lambat, rapuh, atau tidak siap akan terpinggirkan.
06:10Dan dalam konteks ini, diplomat Indonesia adalah steward of national resilience yang menentukan arah diplomasi bagi perwujudan ketahanan nasional.
Jadilah yang pertama berkomentar