JAKARTA, KOMPAS.TV - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo merespons terkait pertemuan dua tersangka lainnya, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi di Solo beberapa waktu lalu.
Roy Suryo mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut dan tidak merasa ditinggalkan oleh Eggi dan Damai yang juga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
"Oh enggak (merasa ditinggalkan). Jadi bagus, permainannya itu bisa pendek, bisa juga permainannya panjang," kata Roy Suryo dalam dialog Kompas Petang, KompasTV, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga Enggan Jawab! Damai Hari Lubis Saat Ditanya Ijazah Jokowi Asli atau Palsu di Depan Roy Suryo di https://www.kompas.tv/nasional/644032/enggan-jawab-damai-hari-lubis-saat-ditanya-ijazah-jokowi-asli-atau-palsu-di-depan-roy-suryo
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644039/eggi-sudjana-dan-damai-hari-lubis-bertemu-jokowi-roy-suryo-tak-merasa-ditinggalkan
00:00Mas Roy, kalau ini dari teman-teman ada dua orang yang sudah datang ke Pak Jokowi, Mas Roy akan datang juga?
00:06Yang gak apa-apa, dua orang yang sudah datang kan jelas juga.
00:08Dan ini Alhamdulillah saya salut kepada Bang Damahera Lubis yang sejalan dengan statement terakhir yang saya terima statement dari Bang Egi itu semalam.
00:19Semalam sekitar jam setengah 11 malam, beliau ditelepon oleh Rasman Nasution dalam sebuah acara live.
00:25Dan kemudian dia mengatakan, saya datang tapi tidak ada minta maaf ya, sekali lagi tidak ada minta maaf.
00:31Nah saya khawatir tadi, siapa tahu Bang Dail beda, ternyata sama.
00:35Yaudah, kalau sama berarti kita tetap kompak ya, ke delapan bahkan ke dua belas ini kompak.
00:41Perkara soal Justice Collaboration atau GC itu silahkan saja dan itu juga digaung-gaungkan terus oleh,
00:50semalam itu ada lawyer dari sebelah yang juga mengatakan, oh itu sudah diurus kira-kira dua minggu yang lalu.
00:57Tapi Alhamdulillah Bang Dail tadi kan mengatakan, gak ada itu sudah diurus dua minggu yang lalu.
01:02Berarti kan di sini kan siapa yang bohong gitu.
01:04Tapi yang jelas, saya tetap mendoakan Bang Egi Sucana dan Bang Dail tetap sebagai pejuang ya, jangan jadi pecundang.
01:12Bang Damai, pertemuan itu artinya Anda tetap strik dengan apa yang Anda tuduhkan, ijasa Pak Jokowi itu asli atau palsu dengan pertemuan itu?
01:25Musah jeda tapi ya, dijawabnya ya, tetap bersama kami di Kompas Petang.
01:29Langsung saja Bang Damai, Anda kembali mengkonfirmasi bahwa bertemu Pak Jokowi, Anda tidak meminta maaf.
01:36Dan Anda juga tidak membawa dokumen apapun untuk menginformasikan apapun ke Pak Jokowi.
01:46Jadi Anda tetap yakin ijasa Pak Jokowi palsu atau sekarang sudah berubah keyakinan Anda?
01:52Saya tidak mau sampai ke situ.
01:54Kenapa? Kan kasus ini bermula dari situ.
01:57Masih naik, masih berjalan, berbicara proses.
02:00Yang di sana juga di Mabes dihentikan karena identik.
02:04Nah, dalam undang-undang itu bisa saja ketika ditemukan.
02:08Jadi Anda sedikit goyah nih, palsu atau aslinya?
02:11Ya, saya tidak mau sampai ke situ.
02:13Goyah apa tidak, saya tidak mau.
02:15Karena apa? Saya kan orang hukum.
02:17Segera sesuatu kan harus inkrah.
02:19Nah, ini sementara kan teman-teman juga, Pak.
02:21Bermasalah, termasuk saya tersangka.
02:23Nah, boleh tidak saya sampaikan, Pak?
02:24Ya.
02:25Alasan saya minta dilepas daripada tersangka, 15 DCMR saya sudah masukkan.
02:3415 Desember surat ini, saya ini, Egi, menggunakan penolakan, menggunakan pendapat pakar, kalau tidak salah Pak Muzakir, saya ada.
02:44Ya.
02:45Bahwa saya tidak dilaporkan.
02:47Betul.
02:48Ya, saya belum pernah diadukan ke Kongres Advokat.
02:53Sementara saya buka.
02:54Oke, saat bertemu dengan Pak Jokowi, apa saja yang diperbincangkan?
02:59Perbincangkan soal ijazah, kah?
03:01Soal penyakit, Bang Egi.
03:04Sampai-sampai tertarik juga, Pak Jokowi sebetulnya, gitu kan.
03:08Satu setengah jam ya pertemuan ya?
03:09Bukan di KL, maksudnya.
03:11Bukan, Bang Egi, Penang.
03:13Bang Egi merupakan penyakit dia.
03:15Selain itu?
03:16Selain itu, Bang Egi menyampaikan, diantaranya adalah,
03:21kita sebagai manusia harus tahu diri dan tahu batas waktu.
03:25Oke.
03:27Ada keterkaitan tidak dengan pembicaraan soal ijazah?
03:31Nah, jadi begini.
03:33Durasi juga nih, Bang.
03:35Tentunya ada dong.
03:35Berarti kadang bilang, menyatakan,
03:37saya ke sini nggak mau minta maaf, terus terang.
03:39Oke, iya.
03:40Berarti ada hubungannya.
03:42Pak Jokowi langsung ngomong, understanding lah.
03:45Ah, betul Pak Jokowi.
03:46Berarti standing untuk tetap.
03:48Nggak tahu, Pak Jokowi yang ngomong understanding,
03:50kalau pembahana kita ini sama-sama paham.
03:52Kalau mau dibilang, dikatakan,
03:55oh, Bang Egi DHL pengen lepas,
03:5815 Desember saya minta,
04:01tertulis,
04:03tanda terima ada di Keluar Pukara.
04:05Bang Egi juga.
04:06Cuma versinya beda.
04:07Tapi Anda kalau dilepaskan tersangkaan Anda,
04:11Anda akan berubah sikap soal ijazah atau tidak?
04:17Jadi yang ke depan jangan ditanyakan dulu.
04:19Oke, saya tanya ke Mas Roy.
04:24Gimana Mas Roy?
04:26Oke deh, kita kalau dari awal,
04:28kita kan tahu Mas Roy itu ada di kasus ini,
04:31juga karena Bang Egi meminta Anda untuk sebagai ahli.
04:34Karena meminta salah resmi, dengan surat, sebagai ahli.
04:35Betul.
04:36Nah, sekarang di klasternya Bang Egi dan teman-teman,
04:40sudah bertemu dengan Pak Jokowi.
04:42Nggak apa-apa kan.
04:42Gimana dengan Mas Roy?
04:43Pertemuannya bahkan, ini Bang Egi Sujana menulis ya,
04:46ini tulisannya Egi, berpegang tukuh kepada surat Toha ayat 424,
04:49Allah perintahkan Nabi Musa dan Haru mendatangi Fir'aun.
04:53Jadi dianggap mereka itu mendatangi Fir'aun.
04:56Itu sudah kita konfirmasikan.
04:57Dan ada standingnya, persis.
05:00Tidak mau minta maaf dalam pertemuan,
05:02dan karena sampai detik ini,
05:03saya, Bes, menyatakan bahwa Jokowi tetap tidak ada ijazah.
05:07Yaudah, kalau gitu, kami tetap satu perahu,
05:11kami tetap satu, apa namanya, sikap.
05:13Anda tidak merasa ditinggalkan ketika ada dua orang ketemu Pak Jokowi?
05:16Oh enggak, enggak. Jadi bagus.
05:17Jadi permainannya itu bisa pendek,
05:19bisa juga permainannya panjang.
05:20Diinformasikan tidak ketika Bang Egi dan Bang Damai mau ketemu Pak Jokowi?
Jadilah yang pertama berkomentar