00:00Dan ya nanti silahkan dinilai sendirilah itu kota hantu.
00:03Ini saya mohon maaf dulu ya, ini kan seharusnya kita berangkat bareng-bareng semua ke IKN.
00:09Tapi ini kita sedang menghadapi cobaan bencana di Sumatera.
00:14Jadi ini mohon maaf sekali ya teman-teman semua, saya tidak jadi ikut terbang ke IKN.
00:19Tapi nanti di sana ada Pak Staff Khusus dan ada Pak Kepala Otorita.
00:24Nanti teman-teman akan berkunjung ke beberapa lokasi dan ya nanti silahkan dinilai sendirilah itu kota hantu.
00:30Hadirnya IKN itu diharapkan menjadi wajah ibu kota baru Indonesia ya mas.
00:34Nah kalau dari sisi pemerintahan apakah mungkin hadirnya IKN itu hadir juga sebuah wujud baru tata kelola pemerintahan yang baru juga mas.
00:42Ini pertanyaan bagus ini.
00:44Jadi tata kelola pemerintahan yang adaptif, baru, inovatif ini sedang kita lakukan ya.
00:51Jadi intinya di sini adalah digitalisasi.
00:55Karena ini semuanya nanti pakai sistem dan tidak bisa lagi yang namanya nanti minta fee dikondisikan markup nanti arahnya ke sana.
01:04Jadi good governance, tata kelola pemerintahan yang baik nanti arahnya ke sana.
01:07Kita ingin semuanya nanti benar-benar flawless, seamless, serba digital.
01:13Tempat-tempat yang ada di IKN ini diisi oleh anak-anak muda yang namanya pembangunan, modernisasi, apapun itu ya.
01:24Jangan sampai minggirkan orang asli.
01:27Terima kasih telah menonton!
01:57Saya Rahmat Ibrahim, saksikan program-program Kompas TV melalui siaran digital, pay TV, dan media streaming lainnya.
02:11Kompas TV, independen, terpercaya.
02:14Terima kasih telah menonton!
02:16Terima kasih telah menonton!
Komentar