Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sebanyak 2.603 unit hunian tetap akan mulai dibangun untuk korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyebut pembangunan akan dimulai Desember 2025 ini.

Hunian tetap bagi korban bencana Sumatra akan menggunakan dana non-APBN, termasuk kontribusi dari uang pribadi Menteri Ara.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #bencanasumatera #huntara #huniantetapkorbansumatera

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:002.603 hunian tetap untuk korban bencana di Sumatera mulai dibangun bulan ini.
00:05Sebanyak 2.603 unit hunian tetap akan mulai dibangun untuk korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
00:13Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, PKP, Maruar Arsirait, ARA, menyebut pembangunan akan dimulai Desember 2025 ini.
00:22Hunian tetap bagi korban bencana Sumatera akan menggunakan dana non-APBN, termasuk kontribusi dari uang pribadi Menteri ARA.
00:28Perhari ini sudah ada kesiapan untuk membangun rumah bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat, di Sumatera Utara, dan Aceh sebesar 2.603 unit.
00:38Uangnya non-APBN.
00:412.603 rumah.
00:43Dari Ayasan Buddha Zuchi 2.500, dari saya pribadi 103, kata ARA usai menghadiri rapat tingkat menteri di Kemenko PMK, Jakarta, Rabu, 17 Desember 2025.
00:54ARA menjelaskan dirinya telah mengusulkan rapat koordinasi lintas lembaga, aparat penegak hukum, serta unsur pengawasan terkait pembahasan soal legalitas penggunaan lahan untuk dibangun Hunian tetap tersebut.
01:06Mohon doanya kepada rakyat Indonesia, kita mulai bulan ini untuk membangun Hunian tetap bagi saudara-saudara kita yang terkena bencana di Sumatera Barat, di Aceh, dan Sumatera Utara, katanya.
01:16Sementara itu, kata ARA, saat ini sudah ada sejumlah titik yang diusulkan sebagai lokasi-relokasi.
01:24Namun, ia belum menyebut daerah-daerah tersebut.
01:27ARA mengungkap proses klasifikasi masih dilakukan agar lokasi Hunian tetap itu memenuhi tiga kriteria utama, yakni aspek hukum, teknis, dan keberlanjutan kehidupan warga.
01:37Jangan sampai kita memindahkan, merelokasi rakyat yang kena bencana, banjir, longsor ke tempat yang tidak aman.
01:44Jadi itu betul-betul diperiksa bahwa daerah itu aman dari situasi-situasi yang tidak baik seperti banjir dan longsor, ucapnya.
01:52Selain itu, ARA menekankan bahwa pembangunan Hunian tetap tidak hanya soal bangunan fisik, tetapi juga menyangkut ekosistem kehidupan warga.
02:00Karena kita mengerti filosofis perumahan, rumah itu bukan hanya gedungnya dibangun, tapi kehidupannya berpindah.
02:06Jadi juga pikirkan lokasi tempat anak-anaknya bersekolah, pikirkan tempat bekerja orang tuanya, bagaimana ke pasar.
02:14Itu ekosistem yang harus menjadi pertimbangan, ujar ARA.
Komentar

Dianjurkan