00:002.603 hunian tetap untuk korban bencana di Sumatera mulai dibangun bulan ini.
00:05Sebanyak 2.603 unit hunian tetap akan mulai dibangun untuk korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
00:13Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, PKP, Maruar Arsirait, ARA, menyebut pembangunan akan dimulai Desember 2025 ini.
00:22Hunian tetap bagi korban bencana Sumatera akan menggunakan dana non-APBN, termasuk kontribusi dari uang pribadi Menteri ARA.
00:28Perhari ini sudah ada kesiapan untuk membangun rumah bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat, di Sumatera Utara, dan Aceh sebesar 2.603 unit.
00:38Uangnya non-APBN.
00:412.603 rumah.
00:43Dari Ayasan Buddha Zuchi 2.500, dari saya pribadi 103, kata ARA usai menghadiri rapat tingkat menteri di Kemenko PMK, Jakarta, Rabu, 17 Desember 2025.
00:54ARA menjelaskan dirinya telah mengusulkan rapat koordinasi lintas lembaga, aparat penegak hukum, serta unsur pengawasan terkait pembahasan soal legalitas penggunaan lahan untuk dibangun Hunian tetap tersebut.
01:06Mohon doanya kepada rakyat Indonesia, kita mulai bulan ini untuk membangun Hunian tetap bagi saudara-saudara kita yang terkena bencana di Sumatera Barat, di Aceh, dan Sumatera Utara, katanya.
01:16Sementara itu, kata ARA, saat ini sudah ada sejumlah titik yang diusulkan sebagai lokasi-relokasi.
01:24Namun, ia belum menyebut daerah-daerah tersebut.
01:27ARA mengungkap proses klasifikasi masih dilakukan agar lokasi Hunian tetap itu memenuhi tiga kriteria utama, yakni aspek hukum, teknis, dan keberlanjutan kehidupan warga.
01:37Jangan sampai kita memindahkan, merelokasi rakyat yang kena bencana, banjir, longsor ke tempat yang tidak aman.
01:44Jadi itu betul-betul diperiksa bahwa daerah itu aman dari situasi-situasi yang tidak baik seperti banjir dan longsor, ucapnya.
01:52Selain itu, ARA menekankan bahwa pembangunan Hunian tetap tidak hanya soal bangunan fisik, tetapi juga menyangkut ekosistem kehidupan warga.
02:00Karena kita mengerti filosofis perumahan, rumah itu bukan hanya gedungnya dibangun, tapi kehidupannya berpindah.
02:06Jadi juga pikirkan lokasi tempat anak-anaknya bersekolah, pikirkan tempat bekerja orang tuanya, bagaimana ke pasar.
02:14Itu ekosistem yang harus menjadi pertimbangan, ujar ARA.
Komentar