Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Anggota Komisi XIII DPR Maruli Siahaan mengatakan, masyarakat tidak mempunyai hak untuk meminta penutupan PT Toba Pulp Lestari (TPL). Hal tersebut disampaikan Maruli dalam rapat dengar pendapat (RDP) Direktorat Jenderal (Dirjen) Penguatan HAM Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) dan PT TPL, pada Rabu (26/11/2025).

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #DPR #Marulisiahaan #PTTPL

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Anggota DPR Maruli Siahaan sebut masyarakat tak punya hak tuntut penutupan PT. TPL.
00:05Anggota Komisi 13 DPR Maruli Siahaan mengatakan,
00:08masyarakat tidak mempunyai hak untuk meminta penutupan PT. Toba Palplestari, TPL.
00:14Hal tersebut disampaikan Maruli dalam rapat dengan pendapat RDP, Direkturat Jenderal, Dirjen,
00:20Penguatan HAM Kementerian Hak Asasi Manusia, Kemen HAM, dan PT. TPL pada Rabu, 26 November 2025.
00:27Jadi tidak ada hak masyarakat mengatakan tutup TPL, yaitu tidak ada haknya.
00:34Adalah hukum yang berbicara, itu harus betul-betul kita patuhi,
00:37ujar Maruli dalam siaran langsung di akun Youtube Komisi 13 DPR, dikutip, Kamis, 11 Desember 2025.
00:46Belitikus Partai Golkar itu menyebut,
00:48PT. TPL telah memaparkan proses perizinan hingga tindakan nyata terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.
00:53Namun, ia menyorot adanya unjuk rasa yang menuntut penutupan PT. TPL yang seharusnya didorong dengan bukti yang kuat.
01:00Yang bermasalah sekarang adalah unjuk rasa yang besar-besaran, bahkan mengatakan, tutup TPL, tutup TPL.
01:08Ini juga sebenarnya ini suara masyarakat banyak,
01:11tapi kita harus bisa membuktikan fakta apa sebenarnya yang menutup TPL ini, ujar Maruli.
01:15Maruli mengatakan, sampai saat ini belum ada putusan berkekuatan hukum atau inkrah yang menyatakan PT. TPL merusak lingkungan dan melanggar Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, PPLH.
01:29Bahkan laporan-laporan yang ditangani polisi adalah dari pihak TPL dan itu sudah juga mendapat hukuman.
01:34Nah ini, apakah TPL pernah dilaporkan oleh masyarakat mengenai kerusakan lingkungan?
01:40Itu dulu, ujar Maruli.
01:43Kalau memang ada dan sejauh mana prosesnya?
01:46Karena apa?
01:48Menutup pabrik yang sudah mempunyai izin pemerintah, mengeluarkan izin, tidak sembarangan ini untuk mengatakan tutup, sambungnya menegaskan.
01:56Anggota DPR Daerah Pemilihan, DAPIL, I. Sumatera Utara itu menduga, adanya pihak tertentu yang menunggai tuntutan penutupan PT. TPL.
02:05Saya terus terang saya adalah putra daerah, saya miris dengan keributan ini.
02:10Sepertinya ada pihak-pihak lain yang menunggangi ini.
02:13Ini perlu jadi catatan buat kita dari kementerian juga, ujar Maruli.
02:17Tuntut penutupan PT. TPL pada Senin, 10 November 2025, ribuan orang menuntut agar Gubernur Sumatera Utara Bobi Nasution menutup PT. Toba Palplestari, TPL, yang beroperasi di Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
02:30Direktur Program Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat, KSPPM, Rocky Pasaribu, menegaskan bahwa mereka ingin memastikan Bobi menutup PT. TPL.
02:40Kita ingin memastikan Gubernur menutup TPL.
02:43Sampai Gubernur datang menjumpai kita, kata Rocky Pasaribu dari atas mobil komando, di depan kantor Gubernur Sumatera Utara.
02:52Ia menambahkan bahwa gerakan ini merupakan aksi kolektif dari warga yang telah menderita akibat intimidasi yang dilakukan oleh perusahaan PT. TPL.
02:59Masa aksi tidak hanya terdiri dari mahasiswa, tetapi juga melibatkan masyarakat sekitar Danau Toba dan warga Tapanuli Selatan.
03:07Terbaru pada Senin, 24 November 2025, Bobi mengatakan akan menandatangani surat rekomendasi penutupan PT. Toba Palplestari, PT. TPL, pada Senin, 1 Desember 2025.
03:19Bobi menyampaikan hal itu seusai rapat dengan Sekretariat Bersama Gerakan Akumenis untuk Keadilan Ekologis, Eporus HKPB, PDT Dr. Victor Tinambunan, dan Masyarakat Adat di Kantor Gubernur Sumut, Senin, 24 November 2025, satu minggu ini.
03:36Tadi kita sepakat, jadi minggu depan biar bisa saya taken, kata Bobi saat diwawancarai wartawan usai rapat.
Komentar

Dianjurkan