Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Rapat Panas di DPR, Anggota Komisi IV Desak Menhut Raja Juli Mundur Terkait Bencana Sumatra

Link Terkait : https://www.suara.com/news/2025/12/05/083848/rapat-panas-di-dpr-anggota-komisi-iv-minta-menhut-raja-juli-mundur-soal-penanganan-bencana-sumatra

Rapat Komisi IV DPR dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni berlangsung panas pada Kamis 4 Desember 2025. Anggota Komisi IV, Usman Husin, mengkritik keras paparan Menhut yang dinilai tidak fokus pada korban banjir dan longsor di Aceh serta Sumatra, hingga meminta Menhut mundur.

Usman menuding Menhut tak berempati karena saat kunjungan ke NTT lebih memilih datang ke Rote daripada meninjau kawasan Gunung Mutis yang rawan bencana. Ia juga menyoroti terbitnya izin hutan baru di Tapanuli Selatan pada Oktober–November, yang berlawanan dengan permintaan daerah agar izin ditutup demi keselamatan lingkungan.

#dpr #rapat DPR #Menhut #bencana Sumatra
Host/Video Editor: Tyas/Faqih
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Rapat panas di DPR, anggota Komisi 4 desak menhut Raja Juli mundur terkait bencana Sumatera.
00:08Rapat Komisi 4 DPR dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni berlangsung panas pada Kamis 4 September 2025.
00:18Anggota Komisi 4, Usman Husin, mengkritik keras paparan menhut yang dinilai tidak fokus pada korban banjir dan longsor di Aceh serta Sumatera,
00:28hingga meminta Menteri Kehutanan untuk mundur.
00:32Usman merunding Menteri Kehutanan tak berempati, karena saat kunjungan ke NTT lebih memilih datang ke Rote daripada meninjau kawasan Gunung Mutis yang rawan bencana.
00:45Ia juga menyoroti terbitnya izin hutan baru di Tapanuli Selatan pada Oktober-November,
00:52yang berlawanan dengan permintaan daerah agar izin ditutup demi keselamatan lingkungan.
00:58Pak Menteri, saya terlihat poin saja.
01:06Tadi di dalam paparannya Pak Menteri for Aceh, Sumatera,
01:14tapi penjelasan Pak Menteri melebar ke mana-mana.
01:19Seharusnya ini Pak Menteri fokus, kesian korban jiwa di sana.
01:22Kalau saya lihat, Pak Menteri enggak punya hati nuran.
01:29Kenapa saya gitu?
01:30Saya ikuti perjalanan Pak Menteri waktu ke NTT.
01:34Saya minta Pak Menteri aja ke Mutis,
01:38padahal itu bakal akan terjadi seperti Sumatera.
01:42Pak Menteri pilih persiar ke Rote.
01:43Apa-apaan ini?
01:46Sehingga apa yang Pak Menteri sampaikan di sini dan yang peparkan,
01:50tidak sejalan.
01:53Pak Menteri lihat enggak?
01:55Bencana Sumatera.
01:59Seharusnya Pak Menteri, izin semua di-stop.
02:03Pak Menteri harus jelaskan.
02:05Berapa tahun harus penanaman ulan dan seperti apa sebenarnya Ibu-Ibu Ketua,
02:12pohon yang diameter 2 meter, diameter 2 meter,
02:16bisa tumbuh kembali.
02:18Sehingga inilah tanggung jawab Pak Menteri.
02:20Pak Menteri tidak boleh lempar ke yang terdahulu.
02:25Kalau Pak Menteri punya hati nuran ini,
02:27apa yang sampaikan Pak Wakil Ketua, Pak Mahjuan,
02:30yang tadi Pak Menteri sekatakan melalui ayat hadis,
02:33akhirnya terjadi.
02:38Sehingga mohon izin teman-teman Komisi 4,
02:43mencaya keras,
02:45karena saya paling hatinya kasih.
02:51Sehingga saya lepasan Pak Menteri,
02:54kalau Pak Menteri tidak mampu mundur saja.
02:57Usman meminta Menteri Kehutanan tidak melempar kesalahan ke pejabat lama,
03:01memperhentikan izin di wilayah rawan bencana,
03:05serta menyusun peta jalan rehabilitasi hutan.
03:09Ia menekankan perlunya fokus pada pemulihan di tiga provinsi terdampak
03:14dan mempercepat reboisasi kawasan gundul.
03:18Terima kasih.
03:19Terima kasih.
03:20Terima kasih.
03:21Terima kasih.
03:23Terima kasih.
03:23Terima kasih.
03:23Terima kasih.
03:25Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan