00:00Saya sudah minta waktu ke Presiden satu tahun untuk tidak diganggu dulu.
00:03Saya biarkan, biarkan saya beri waktu saya untuk memperbaiki Bia Cukai.
00:13Kita akan berisi jadi Bia Cukai, saya sudah panggil mereka,
00:16kita rapat internal ya.
00:19Kita bilang, kita diskusikan dengan mereka, saya bilang begini,
00:23image Bia Cukai kurang bagus di media, di masyarakat,
00:28di pimpinan kita, di pimpinan kita, di pimpinan tertinggi kita.
00:32Jadi kita harus perbaiki, yang mana kameranya?
00:36Jadi kita harus perbaiki dengan serius.
00:39Saya bilang dengan mereka, saya sudah minta waktu ke Presiden satu tahun untuk tidak diganggu dulu,
00:43saya biarkan, biarkan saya beri waktu saya untuk memperbaiki Bia Cukai.
00:48Karena ancaman serius, kalau kita Bia Cukai tidak bisa memperbaiki kinerjanya
00:52dan masyarakat masih tidak puas, Bia Cukai bisa dibukuhkan, diganti dengan SGS.
00:56Seperti zaman dulu lagi.
00:58Jadi sekarang Bia Cukai, orang-orang Bia Cukai mengerti betul ancaman yang mereka hadapi.
01:05Jadi mereka sudah amat semangat memperbaiki kinerja mereka.
01:10Dan kita sudah mulai terakukan AI-AI di stasian-stasian Bia Cukai.
01:18Jadi nanti under-involucing akan cepat terdeteksi sambil kita perbaiki yang lainnya.
01:27Kita pelajari betul, jadi sekarang cukup baik kemajuannya.
01:32Saya pikir tahun depan sudah aman.
01:33Artinya Bia Cukai akan bisa bekerja dengan baik dan profesional.
01:38Pak, sebaya agaran baru dari desa gimana, Pak?
01:40Karena gini saya bilang, kalau kita gagal memperbaiki,
01:42nanti 16 ribu orang pegawai Bia Cukai dirumahkan.
01:46Jadi mereka, orang Bia Cukai pintar-pintar dan siap untuk merubah keadaan.
01:51Pak, ada apa sih Pak di Bia Cukai?
01:55Bukan saya, Pak.
01:57Saya nggak keselan Bia Cukai.
01:59Tapi kita memerlukan keseluruhan dari kita semua di Kementerian Keuangan
02:03untuk memperbaiki kinerja Bia Cukai.
02:06Jadi sempat ada wacana,
02:09kalau kita tidak bisa memperbaiki kinerja Bia Cukai,
02:13maka akan digalankan sepuluh tahun dulu,
02:16waktu jaman waktu baru SBS yang menjalankan pengecekan di custom kita.
02:23Jadi saya pikir dengan adanya seperti itu,
02:26orang-orang Bia Cukai tim saya di Bia Cukai semakin semangat.
02:29Pengembangan softwarenya juga cepat sekali.
02:32Saya pikir kita akan bisa menjalankan pengembang yang di Bia Cukai
02:37dengan lebih bersih tanpa harus menyerahkan ini ke tangan orang lain.
02:42Jadi teman-teman saya di Bia Cukai,
02:44anak sahab saya, saya peringatkan itu,
02:46dan mereka amat semangat membaiki bersama-sama.
02:49Apa sih pemasalah yang sebetulnya sangat hajar di Kajipu?
02:53Kalau ada under-invoicing ekspor yang nilainya lebih rendah,
03:00ada juga barang-barang yang ilegal masuk,
03:02yang tidak ketahuan, segala macam.
03:04Orang kan nuduh katanya Bia Cukai, main segala macam.
03:07Saya tidak tahu.
03:07Jadi gini, yang ada pencatatan,
03:11yang kita sudah investigasi kan ada katanya ekspor dari mana?
03:15Cina-nya se-apa?
03:19Total ekspornya tidak sama dengan total importnya gitu.
03:22Dari Cina ke Indonesia, dari Indonesia ke Cina.
03:25Tapi ada jalan yang sebagian dari Cina itu ke Singapura,
03:28baru Singapura ke Indonesia.
03:30Kalau orang pakai UN.com Trade Database,
03:33kalau cuma satu sisi saja, itu tidak pas.
03:39Tapi kalau kita gabung yang sini sama yang sini ke sini,
03:42itu akan sama.
03:43Jadi bedanya tidak banyak, hanya beda CIS, FOB saja.
03:45Jadi antara ekspor sama import,
03:46kelihatannya itu yang terjadi.
03:49Dan akan kita investigasi.
03:51Untuk semua jenis ekspor,
03:52apakah seperti itu?
03:54Atau apakah ada penggelapan?
03:57Ini masih kita kerjakan manual,
03:58kalau malah kita akan kerjakan pakai AI.
04:00Jadi akan lebih cepat untuk konditesi.
04:02Terima kasih telah menonton!
04:32Saya, Triska Klarissa.
04:34Saksikan program-program Kompas TV
04:36melalui siaran digital,
04:38pay TV,
04:39dan media streaming lainnya.
04:41Kompas TV,
04:42independen, terpercaya.
Komentar