Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
MAKASSAR, KOMPAS.TV - Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas turun langsung memantau penanganan kasus remaja di Makassar, Sulawesi Selatan, yang meninggal dunia setelah tertembak pistol milik anggota polisi. Lembaga pengawas kepolisian ini juga mengumpulkan sejumlah fakta untuk memastikan penyebab kematian korban.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam bersama Gufron Mabruri melakukan pengecekan langsung terkait peristiwa tertembaknya remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo oleh seorang anggota polisi berinisial Iptu N.

Dalam proses penelusuran, Kompolnas mengumpulkan berbagai informasi untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh. Langkah yang dilakukan antara lain bertemu dengan keluarga korban, meninjau langsung tempat kejadian perkara, serta memeriksa sejumlah rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

Selain itu, Kompolnas juga menemui dokter yang melakukan proses autopsi terhadap korban. Pertemuan tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian remaja tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan medis.

Choirul Anam mengatakan pemantauan dilakukan agar proses penanganan perkara berjalan secara transparan dan berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan. Kompolnas juga ingin memastikan seluruh tahapan penyelidikan dilakukan secara profesional.

Dalam keterangannya, Choirul Anam menyebutkan bahwa dari sejumlah temuan awal, tidak ada indikasi bahwa tembakan tersebut secara langsung dibidikkan kepada korban. Meski demikian, pihaknya tetap menunggu hasil penyelidikan secara menyeluruh dari aparat penegak hukum.

Kompolnas menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga proses hukum terhadap pihak yang terlibat dapat berjalan secara jelas dan terbuka kepada publik.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/655706/kompolnas-pantau-penanganan-kasus-remaja-tewas-tertembak-di-makassar
Transkrip
00:00Sudara Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas turun langsung mengecek penanganan kasus remaja di Makassar yang meninggal tertembak pistol polisi.
00:10Kompolnas bahkan ikut mengumpulkan fakta penyebab remaja tersebut meregang nyawa.
00:17Komisioner Kompolnas, Hoyrul Anan dan juga Gupron Mabruri melakukan pengecekan langsung terkait peristiwa tertembaknya Betran Eka Prasetyo oleh Ibtu En.
00:29Kompolnas bahkan telah mengumpulkan fakta untuk memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh, termasuk bertemu dengan keluarga korban, mengecek tempat kejadian perkara,
00:40dan melihat sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi.
00:45Tidak hanya itu, Kompolnas juga bahkan mendemui dokter yang melakukan proses otopsi terhadap korban untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
00:57Video tersebut menjadi fakta utama untuk menunjukkan bagaimana posisi tangan, bagaimana posisi senjata tersebut.
01:07Kalau lihat memang tidak ada posisi membidik sasaran secara langsung.
01:14Nah, lebih detailnya biar nanti pendekatan saintifik untuk memperkuat video akan sangat penting.
01:23Tapi posisinya tidak ada yang memang diarahkan.
Komentar

Dianjurkan