JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia mencetak sejarah dalam olahraga cerebral palsy football, dengan menjadi runner up turnamen tingkat asia oseania. melawan tim juara dunia, indonesia memberikan perlawanan sengit walau akhirnya kalah 0-2.
final turnamen cerebral palsy football tingkat asia dan oseania, digelar di stadion sriwedari solo, Jawa Tengah, sabtu malam. indonesia jumpa juara dunia tahun lalu, iran.
tidak diunggulkan di partai final. namun indonesia bermain sangat baik, terutama lini tengah yang dinamis dan mampu menjaga ritme permainan. pertahanan iran yang kokoh dan kiper aref babaeian menjadi tembok tebal yang sulit ditembus.
turnamen ini menjadi pemanasan tim cerebral palsy football indonesia, sebelum di piala dunia tahun depan.
pertama kali ikut turnamen tingkat asia oseania, indonesia langsung mencapai final. perjalanan ke final tak mudah, karena indonesia menghadapi australia, jepang, dan thailand.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/633809/indonesia-runnerup-cerebral-palsy-football
00:00Saudara Indonesia mencetak sejarah dalam olahraga kareblal palsi futbol dengan menjadi runner-up turnamen tingkat Asia-Oceania.
00:10Melawan tim juara dunia, Indonesia memberikan perlawanan sengit walau akhirnya kalah 0-2.
00:20Final turnamen selebral palsi futbol tingkat Asia dan Oceania digelar di sediun seri dari Solo, Jawa Tengah.
00:27Indonesia jumpa sang juara dunia tahun lalu, Iran.
00:32Tidak diunggulkan di partai final, namun Indonesia bermain sangat baik, terutama lini tengah yang dinamis dan mampu menjaga ritmo permainan.
00:40Pertahanan Iran yang kokoh dan keeper Aref Babaini yang menjadi tembok tebal membuat Januar Duma dan kolega tumbang 0-2.
00:49Turnamen ini menjadi pemanasan tim selebral palsi futbol Indonesia jelang bertarung di pihak dunia tahun depan.
00:55Kita akan mematangkan ya, mematangkan skema dan khususnya di sisi penempatan pemain ya.
01:04Jadi kita akan set untuk pakemnya, bagaimana pergerakan posisi menghadapi tim-tim yang kuat, nanti kita akan maksimalkan di situ.
01:12Ya kami sangat antusias, sangat bersemangat, apalagi World Cup tahun depan kami sudah mengunci tiketnya, jadi kami akan semaksimal mungkin dalam persiapan pelat nasa nanti.
01:25Pertama kali ikut turnamen tingkat Asia-Oceania, Indonesia langsung mencapai final.
01:31Perjalanan ke final tak mudah, karena Indonesia menghadapi Australia, Jepang, dan Thailand.
Jadilah yang pertama berkomentar