- 3 bulan yang lalu
- #gibran
- #ijazah
- #kasusijazah
JAKARTA, KOMPAS.TV - Penggugat ijazah Gibran, Subhan Palal mengungkapkan alasan dirinya menggugat keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Subhan menilai Gibran dan KPU telah melawan hukum lantaran riwayat pendidikannya tidak sesuai dengan yang diatur undang-undang.
"Riwayat pendidikannya menurut kesimpulan saya tidak sesuai dengan yang diatur undang-undang. Dia tidak memenuhi syarat wakil presiden kalau dilihat dari riwayat pendidikannya. Petitum saya meminta gugatan ini dikabulkan," ujar Subhan, Rabu (26/11/2025).
Baca Juga Resmi Dicekal, Roy Suryo Sebut Bahan Buku Soal Ijazah Gibran Sudah Selesai | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/632553/resmi-dicekal-roy-suryo-sebut-bahan-buku-soal-ijazah-gibran-sudah-selesai-sapa-malam
#gibran #ijazah #kasusijazah
Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Galih
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/633706/subhan-palal-blak-blakan-ungkap-alasan-gugat-ijazah-wapres-gibran-satu-meja
Subhan menilai Gibran dan KPU telah melawan hukum lantaran riwayat pendidikannya tidak sesuai dengan yang diatur undang-undang.
"Riwayat pendidikannya menurut kesimpulan saya tidak sesuai dengan yang diatur undang-undang. Dia tidak memenuhi syarat wakil presiden kalau dilihat dari riwayat pendidikannya. Petitum saya meminta gugatan ini dikabulkan," ujar Subhan, Rabu (26/11/2025).
Baca Juga Resmi Dicekal, Roy Suryo Sebut Bahan Buku Soal Ijazah Gibran Sudah Selesai | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/632553/resmi-dicekal-roy-suryo-sebut-bahan-buku-soal-ijazah-gibran-sudah-selesai-sapa-malam
#gibran #ijazah #kasusijazah
Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Galih
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/633706/subhan-palal-blak-blakan-ungkap-alasan-gugat-ijazah-wapres-gibran-satu-meja
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Intro
00:00Hakim Nemka dituduh ijazah palsu
00:22Tapi hebatnya dia
00:24Dia tampil di depan tunjuk itu ijazahnya ayah asli
00:30Dan ketika beliau tadi menyampaikan ada yang belum menunjukkan ijazah
00:38Pasti arahnya ke Pak Jokowi
00:40Karena bahwa isu ini selalu muncul
00:43Menjelang kontestasi
00:44Atau sedang panas-panasnya
00:47Saya bantahan-bantahan semacam ini
00:52Diskursus-diskursus semacam ini
00:54Ya tentu hanyalah sebatas narasi politik
00:57Karena ujung dari persoalan ijazah
00:59Menurut saya sudah memasuki babak baru
01:01Yaitu setelah pihak kepolisian Kapolda menetapkan 8 tersangka
01:06Selamat malam
01:15Belum selesai ribut-ribut soal ijazah Jokowi
01:18Kini ijazah Gibran dipersoalkan
01:21Penggugat melontarkan tudingan
01:24Gibran tak menyelesaikan pendidikan jenjang SMA
01:28Dan meminta KPU menyatakan Gibran tidak sah menjabat wakil presiden
01:33Karena tidak sesuai aturan yang ditetapkan
01:36Benarkah ada yang menorkestrasi drama dugaan ijazah palsu Jokowi
01:41Sehingga tak kunjung rampung
01:43Juga gugatan terkait jenjang pendidikan Gibran
01:46Benarkah ada yang membuat kasus ijazah ini menjadi polemik yang apik
01:50Yang terus dibuat agar terus saling tarik menarik
01:54Lalu siapa yang diuntungkan dari pembahasan mengenai ijazah ini
01:59Inilah satu meja deforum
02:01Polemik ijazah Jokowi dan Gibran
02:03Siapa yang diuntungkan
02:06Anggota badan legislasi DPR
02:13Yang juga wakil ketua umum Partai Demokrat
02:15Benika Harman melontarkan pernyataan
02:17Yang menuai polemik
02:18Saat rapat di DPR RI
02:21Benika Harman menyinggung soal ijazah palsu
02:23Pernyataan ini dinilai menyinggung presiden ketujuh RI
02:27Jokowi Dodo
02:28Yang menghadapi kasus tudingan ijazah palsu
02:31Oleh Roy Suryo CS
02:32Ya kalau itu sih ijazah aja palsu ya
02:35Apalagi sertifikasi
02:37Teman saya
02:40Pak Menteri
02:42Hakim MK
02:44Dituduh ijazah palsu
02:47Dia
02:48Sahabat baik saya Pak Arsul Sani
02:52Tapi hebatnya dia
02:54Dia tampil di depan
02:56Tunjuk itu ijazahnya
02:58Tidak kayak asli
02:58Tidak kayak yang lain
03:02Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia
03:06PSI
03:07Ahmad Ali Menuding
03:08Pernyataan politisi senior Partai Demokrat tersebut
03:12Ada kaitannya dengan perubutan posisi cawapres di Pilpres 2009
03:15Ahmad Ali yakin
03:18Ada yang mengorkestrasi kasus ijazah Jokowi
03:21Tidak artinya bahwa
03:24Tiba-tiba ini muncul ada yang mengorkestra
03:27Kalau setelah politik ini ya ujung-ujungnya pertarungan wapres siapa sih nanti
03:33Yang menjadi seingannya wakil pun menjadi wapres sih
03:36Jadi kalau kemudian dibawa ada yang terganggu yang munculnya meski masih sebagai calon wapres
03:45Dan menunggangi ini
03:47Tidak salah juga kali ya
03:50Tiba-tiba Prabowo bilang
03:52Ini ada nih yang mengotak ini
03:55Ada yang membiayanya
03:57Dan masa ada satu isu begitu panjangnya
04:00Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis
04:05Agung Baskoro tak memungkiri
04:06Saling sindir antar elit Partai Demokrat dan PSI ini
04:10Menggambarkan
04:11Bahwa memang ada kontes perubutan kursi cawapres di Pilpres 2009
04:15Ya ini semacam beauty kontes menurut saya
04:17Pak Prabowo akan melihat apakah Mas Gibran tahan banting diusir dengan kasus ijazah ini
04:23Ya beserta keluarga Solo
04:24Dan di sisi yang lain apakah misalkan Mas AHY atau dengan Partai Demokrat
04:29Bisa dalam tanda petik melihat situasi yang lebih beyond daripada ini
04:33Maksudnya menunjukkan kinerjanya
04:35Oke mengawal ijazah ya
04:36Tapi apakah memang bisa menjadi antitesis dari Mas Gibran dalam konteks bisara soal kinerja
04:41Kasus tudingan ijazah palsu Jokowi telah memasuki bawah baru
04:46Polisi telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka
04:51Termasuk Rai Suryo, Rismon Sianipar, dan Dr. Tifa
04:55Selain Jokowi, ijazah Gibran juga dipersoalkan
04:59Penadilan Negeri Jakarta Pusat telah menggelar sidang gugatan perdata
05:04Terkait riwayat pendidikan SMA Wakil Presiden Gibran Raka Buming
05:08Ramai jasa Jokowi masih ditangani polisi
05:12Kini riwayat pendidikan Gibran juga dipersoalkan
05:16Benarkah ini terkait dengan Pilpres 2009?
05:21Atau memang sengaja dimainkan agar ada sosok yang namanya terus jadi perbincangan?
05:27Polomik, ijazah Jokowi dan Gibran, siapa yang diuntungkan adalah tema
05:36Satu Media Forum malam ini telah hadir di studio Suban Palal
05:40Penggugat ijazah Gibran, malam Pak Suban
05:43Ada Ahmad Koirul Umam, Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis Partai Demokrat, malam
05:48Ada Dede Prayudi, Ketua DPP PSI, malam Dede
05:54Dan ada Adi Prayetno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia
05:58Selamat malam
05:59Oke, malam Adi
06:00Pak Suban
06:01Iya Pak
06:02Anda penggugat sekaligus kuasa hukum untuk menggugat ijazahnya Gibran?
06:08Begini Pak, saya menggugat itu atas sama pribadi
06:13Atas sama pribadi?
06:14Pribadi, kebetulan profesi saya advokat
06:18Oke, jadi Anda mewakili diri Anda sendiri menggugat keapsaan ijazahnya Gibran?
06:24Sebagai warga negara
06:25Sebagai warga negara
06:26Kenapa? Baru sudah setahun, baru digugat sekarang?
06:30Nah, begini Pak
06:31Sebelum saya menggugat ini
06:34Tadinya saya mau gugat di awal, sebelum memilu
06:39Tapi kalau saya gugat sebelum memilu
06:42Itu akan banyak yang menjadi tergugat
06:45Oke
06:45Maka saya menggugat setelah jadi
06:48Jadi konsepnya perbuatan melawan hukum
06:51Siapa yang melawan hukum?
06:54Yang dalam gugatan saya adalah Gibran dan KPU
06:58Gibran dan KPU melawan hukum?
07:00Melawan hukum
07:01Karena?
07:01Karena riwayat pendidikannya
07:04Menurut kesimpulan saya
07:07Tidak sesuai dengan yang diatur oleh undang-undang
07:10Artinya?
07:11Artinya ya, tidak boleh
07:13Tidak memenuhi syarat dia
07:15Artinya Gibran tidak memenuhi syarat sebagai calon wakil presiden?
07:18Sebagai calon wakil presiden
07:20Kalau dilihat dari sisi pendidikannya
07:22Oke, lalu petitum Anda apa?
07:24Petitum saya
07:25Satu, minta gugatan ini dikabulkan
07:29Karena ini merupakan kesimpulan Pak
07:32Dari data yang saya punya
07:34Jadi saya minta difonis oleh hakim
07:37Maka saya ke pengandilan
07:39Oke
07:39Satu, dikabulkan gugatan
07:41Kedua
07:42Dinyatakan
07:44Baik Gibran maupun KPU
07:47Telah melakukan perbuatan melawan hukum
07:50Ketiga
07:51Dinyatakan
07:53Bahwa Gibran tidak sah menjadi wakil presiden
07:57Oke
07:57Karena tidak memenuhi syaratan
07:59Keempat
08:01Baik KPU maupun Gibran
08:04Harus membayar uang ganti rugi
08:06Kepada
08:06Seluruh warga negara
08:09Seluruh warga negara
08:10Sebesar
08:10125 triun
08:12Oke
08:13Angka ini Pak
08:14Bukan tiba-tiba datang
08:17Angka ini adalah sebuah penghargaan jabatan orang nomor 2
08:22Jadi tidak harus besar
08:24Gimana ngitungnya Pak?
08:25Ngitungnya begini
08:26Warga negara kita ini sekarang ada 285 juta
08:31Oke
08:32Nah uang itu nanti
08:34Saya minta di store kepada kasus negara
08:37Terus?
08:37Dibagikan kepada seluruh warga negara
08:39Oh seperti bank sos itu?
08:40Iya boleh
08:41Oke
08:42Karena apa begitu?
08:43Relasinya juga ada Pak
08:44Karena ini yang dirusak adalah sistem negara hukum
08:48Yang punya sistem negara hukum adalah warga negara semuanya
08:53Oke
08:53Maka konsekvensinya dia harus bayar itu
08:56Oke
08:57Dan dia yang dia dapat itu jabatan orang nomor 2 Pak
09:00Oke
09:00Harus dihargai
09:01Dan sekarang sidangnya baru sampai pada tahap?
09:04Sidangnya sekarang sudah jawab Cinawab
09:07Saya sudah
09:08Pihak Gibran dan KPU sudah membuat jawaban
09:13Saya sudah membuat replik
09:15Tanggal 29 besok mereka duplik
09:19Oke
09:19Ya itu
09:20Oke baik
09:21Dede
09:21Ya
09:22Gimana Anda respon setelah Jokowi dipersoalkan
09:25Kemudian sekarang ijazanya Gibran juga dipersoalkan?
09:28Saya pikir ini dua hal yang jauh sekali berbeda
09:32Sangat berbeda sekali ya
09:33Ketika Resuryo CS mempersoalkan ijazah Jokowi
09:37Dan ketika Pak Suban mempersoalkan ijazah Mas Gibran
09:41Kenapa?
09:43Karena Pak Suban
09:44Mohonlah Pak ya
09:45Sebelum saya datang ke acara ini
09:47Saya itu tidak mengenal
09:49Siapa Pak?
09:51Suban
09:51Suban
09:51Oke
09:52Artinya Pak Suban ini bukan cari ribut
09:54Langsung menggunakan atau mengeksersis legal rightsnya dia
09:58Hak-hak legalnya dia
09:59Hak-hak hukumnya
10:00Sebagai warga negara
10:01Beliau setidaknya
10:03Setidaknya ya
10:05Saya tidak menangkap indikasi
10:07Bahwa Pak Suban ini
10:08Katakanlah
10:10Terafiliasi
10:11Atau ingin diambil oleh kekuatan politik tertentu
10:16Oke
10:16Diadopsi
10:17Lalu ya katakanlah diberikan proyek ini tuh
10:19Maka akhirnya dia terafiliasi secara sendirinya
10:23Dan lain-lain
10:23Jadi
10:24Silakan saja ya
10:26Pak Suban
10:27Menggugat
10:28Ya silakan saja menggugat
10:30Dan
10:31Saya tahu persis ya
10:33Bahwa
10:34Mas Gibran itu ijazahnya asli
10:37Dari Orchid Park
10:39Waktu SMA
10:40Lalu diploma di Singapura
10:42Lalu kemudian melanjutkan sampai dengan S1 nya
10:45Di Bradford di Australia
10:47Dan
10:48Keyakinan saya ini
10:51Bisa saya dapatkan
10:54Bukan hanya karena saya
10:56Merupakan kader PSI
10:58Yang afiliasinya ke
10:59Solo ya
11:00Tapi memang banyak sekali rekan-rekan saya
11:04Yang
11:05Katakanlah oh dia adik kelas saya
11:08Mas Gibran itu
11:09Oke
11:09Oh Mas Gibran itu kakak kelas saya
11:11Atau anak saya bergabung ke sekolah tersebut
11:13Persis saat Mas Gibran
11:16Lulus
11:17Dan saya melihat Mas Gibran itu
11:19Graduation
11:20Ada Kaisang disitu
11:20Dan lain-lain
11:21Oke
11:21Jadi
11:22Apa namanya
11:24Pembuktian
11:26Langsung saja di
11:27Dibuktikan di penggantilan
11:28Di meja hukum
11:29Oke
11:29Ya dan
11:30Dalam hal ini saya jauh lebih respect
11:32Oke
11:33Kepada Pak Subban
11:34Oke baik
11:34Mas Umam
11:35Ini dari Demokrat
11:36Demokrat akhirnya dikaitkan juga
11:38Ikut terlibat dalam permainan ijazah ini
11:41Tadi minimal dari
11:42Apa
11:42Ahmad Ali juga menyinggung itu
11:44Gimana respon Demokrat
11:45Upaya untuk mengaitkan itu
11:48Saya pikir salah alamat
11:49Salah alamat
11:49Karena dalam konteks ini
11:51Betul-betul Partai Demokrat
11:52Tidak memahami
11:53Tidak mengikuti
11:54Dan tidak tahu-menahu
11:55Terkait dengan konteks ini
11:56Ada pun yang kemudian
11:58Menjadi diskursus publik
12:00Ini kan menjadi hal yang
12:01Sifatnya sangat repetitif
12:02Maka kalau misalnya
12:03Tadi Mas Prayudi
12:04Menyampaikan
12:06Bisa kemudian dibawa
12:08Ke ranah
12:08Pembuktian hukum
12:09Saya pikir itu
12:10Akan jauh lebih
12:11Mungkin konteksnya
12:12Ahmad Ali adalah
12:12Setmennya Benny Harman
12:14Yang menyebutkan ya
12:15Apa
12:16Tidak seperti yang disebelah
12:17Mungkin itu
12:18Kalau misalnya
12:19Dari setemen Pak Benny
12:20Saya pikir
12:21Ini Mas Budiman
12:22Itu adalah sebuah statement
12:24Yang sifatnya
12:25Tidak diarahkan
12:26Untuk penudur
12:26Karena memang
12:27Dalam proses itu
12:29Saya masih ingat betul
12:30Itu proses pembahasan
12:31Di balek
12:31Membahas tentang RUU
12:33Atau undang-undang
12:34Guru dan dosen
12:35Dalam konteks
12:36Integritas pendidikan
12:37Memang ada cukup banyak
12:39Hal-hal yang administratif ya
12:40Yang perlu diantisipasi
12:42Nah
12:43Di ruang-ruang itu
12:44Seringkali memang ada
12:45Hal-hal yang sifatnya administratif
12:47Yang kemudian
12:47Terpalsukan
12:48Atau dipalsukan
12:49Nah ini yang kemudian
12:50Barangkali Pak Benny
12:51Sifatnya improvisasi
12:53Intermeso saja
12:54Tetapi kemudian
12:55Ini kan terpolitisasi
12:58Nah oleh karena itu
12:59Kita perlu kembalikan
13:00Kepada hitohnya
13:01Bahwa
13:02Tidak ada
13:03Satu elemen kekuatan
13:05Politik
13:06Di kita
13:07Misalnya di Partai Demokrat
13:08Untuk kemudian
13:09Masuk
13:09Terlalu jauh
13:10Kami sangat
13:11Respek
13:13Kalau misalnya kemudian
13:14Ini kan sudah
13:15Masuk ke ruang publik
13:16Sekian lama
13:17Sekian lama
13:17Setahun lebih
13:18Repetitif
13:19Dan kita
13:20Sangat berharap
13:21Kalau misalnya
13:22Energi politik kita
13:23Kita bawa pada
13:24Hal-hal yang
13:25Sifatnya lebih konstruktif
13:26Bicara tentang
13:27Penurunan
13:28Harga logistik
13:30Kemudian tentang
13:31Pendidikan
13:31Tentang konteks infrastruktur
13:32Jauh lebih
13:33Powerful
13:34Jauh lebih impactful
13:35Daripada
13:36Hal-hal yang tidak
13:37Produktif
13:37Oke baik
13:38Adi
13:39Jadi ini
13:39Anda lihat apakah
13:41Memang ada yang
13:41Merokestrasi
13:42Atau merawat isu ini
13:43Sampai setahun ini
13:44Tidak kelar-kelar
13:45Sebetulnya
13:45Ya saya kira
13:46Semua pihak merawat ini
13:48Semua pihak?
13:49Iya
13:49Media merawat
13:50Media merawat
13:51Oke
13:52Karena kalau kita mau jujur
13:53Sebenarnya
13:54Di antara begitu banyak isu
13:55Bicara tentang
13:56Ijazah per hari ini
13:58Sudah 10 bulan
13:59Itu tidak pernah tergantikan
14:01Bang
14:01Bahkan kalau kita cek
14:02Satu persatu
14:03Kita bicara tentang
14:04Program-program populis
14:05Pemerintah
14:06Misalnya soal MBG
14:07Koperasi Desa Merah Putih
14:09Soal ketangahanan pangan
14:10Dan seterusnya
14:11Itu tidak dimakan oleh publik
14:13Itu artinya apa?
14:14Resultante
14:14Exposure terkait dengan
14:16Pemberitaan terkait dengan
14:18Ijazah
14:18Itu sangat luar biasa
14:19Jadi ini adalah
14:20Terlanjur menjadi konsumsi
14:22Menjadi industri
14:23Yang dianggap menjadi win-win
14:24Dalam banyak hal
14:25Nah yang kedua bagi saya
14:26Yang secara prinsip
14:27Kenapa misalnya dikait-kaitkan
14:28Dengan demokrat
14:29Dan seterusnya
14:30Ini adalah kali kedua
14:31Sebenarnya
14:32Soal ijazah ini
14:34Dikaitkan dengan demokrat
14:35Dulu
14:35Mengaitkan dengan demokrat
14:36Ketika
14:37Jokowi mengatakan
14:38Ada orang besar
14:39Relawan Pak Jokowi bilang
14:42Warnanya biru
14:43Partai Demokrat bereaksi
14:45Minta tunjuk
14:45Itu siapa barang
14:46Ini kali yang kedua
14:48Ketika Pak Benny mengatakan
14:49Tidak seperti sebelah
14:50Tidak ditunjukkan
14:51Karena kalau bicara tentang
14:52Ijazah
14:53Di Indonesia hari ini
14:54Mungkin satu-satunya
14:55Itu adalah
14:56Ijazahnya Pak Jokowi
14:57Yang hari ini
14:57Terus menjadi polomik
14:58Kalau bagi saya
14:59Cerahana Bang
15:00Sebenarnya
15:00Supaya ijazah ini
15:02Tidak terlampau jadi polomik
15:03Kedepan saya kira
15:04Mumpung ini jadi
15:05Mementu bagi demokrat
15:06Bagi PSG
15:07Sampaikan
15:08Kepada pemerintah
15:09Kepada DPR
15:10Di revisi undang-undang pemilu
15:11Bahwa besok-besok
15:12Calon presiden
15:14Dan semua jabatan-jabatan
15:15Publik apapun
15:16Yang dipilih secara langsung
15:17Syarat wajibnya
15:18Harus membawa ijazah asli
15:20Karena yang kita tahu
15:22Syarat untuk menjadi
15:22Calon presiden
15:23Gubernur
15:24Bupati
15:24Wali kota
15:25Anggota dewan
15:26Cukup surat keterangan lulus
15:28Ada legalisirnya
15:29Cukup pakai ijazah
15:31Fotokopi
15:32Ada legalisirnya
15:33Kalau ini tidak dilakukan Bang
15:35Maka saya hakul yakin
15:37Siapapun orang yang mungkin
15:38Punya dendam politik
15:39Punya orkestrasi politik
15:41Ingin dipersoalkan di kemudian hari
15:43Itu akan dipersoalkan
15:44Seperti sekarang ini
15:45Oke
15:45Oleh karena itu
15:46Anggota dewan
15:47Kepala daerah
15:49Termasuk juga calon presiden
15:50Wajib hukumnya
15:52Menurut saya
15:52Bawa ijazah asli
15:55Asli
15:55Oke
15:56Jadi sebetulnya siapa yang mendapat keuntungan
15:58Dari isu yang dirawat hampir 10 bulan
16:01Kita jawab setelah jeda berikut ini
16:02Terima kasih
16:09Terima kasih
Komentar