Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
PALOPO, KOMPAS.TV Menjaga kebugaran tubuh selama menjalani ibadah puasa dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui olahraga ringan dan terapi relaksasi. Di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, sebuah tempat pijat refleksi ramai dikunjungi warga selama bulan Ramadan untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar.

Perubahan pola makan dan waktu istirahat selama Ramadan kerap membuat tubuh lebih mudah lelah. Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih terapi refleksi sebagai alternatif untuk membantu memulihkan stamina setelah menjalani aktivitas sehari-hari.

Sejak siang hingga sore hari, tempat pijat refleksi ini didatangi warga yang ingin meredakan keluhan seperti pegal, keram otot, hingga kebas pada bagian tubuh tertentu.

Salah seorang pengunjung, Alfian, yang berasal dari Papua, mengaku sering mengalami keluhan pada tubuhnya akibat aktivitas yang cukup padat. Ia menyebut terapi refleksi membantu meredakan rasa tidak nyaman yang dirasakannya.

Menurut Alfian, aktivitas sehari-harinya mulai dari bekerja hingga menjemput anak sekolah membuat tubuhnya sering mengalami keram dan kebas pada tangan. Ia juga pernah didiagnosis mengalami saraf terjepit pada bagian tulang belakang. Setelah menjalani terapi refleksi, ia merasakan tubuhnya lebih ringan dan keluhan yang dialaminya berkurang.

Selain terapi fisik, suasana santai yang dihadirkan oleh para terapis juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Canda ringan selama terapi membuat pasien merasa lebih rileks saat menjalani perawatan.

Sementara itu, Mukmin, salah seorang terapis refleksi di Palopo, mengatakan minat masyarakat untuk menjalani terapi tetap tinggi selama Ramadan. Banyak warga yang datang untuk mencari solusi atas keluhan kesehatan yang mereka rasakan.

Dalam sehari selama bulan Ramadan, para terapis dapat melayani hingga sepuluh orang pasien. Meski menjalani aktivitas pelayanan, para terapis tetap menjalankan ibadah puasa seperti biasa.

Mukmin menambahkan, praktik refleksi yang dijalankan terbuka bagi semua kalangan. Menurutnya, pelayanan kesehatan melalui terapi refleksi menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat tanpa memandang latar belakang maupun perbedaan.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/655693/refleksi-jadi-pilihan-warga-palopo-menjaga-kebugaran-saat-puasa
Transkrip
00:00Menjaga kebugaran saat puasa dapat dilakukan dengan kombinasi olahraga ringan,
00:06terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas padat atau keluhan kesehatan.
00:10Di Palopo, Sulawesi Selatan, sebuah tempat pijat refleksi ramai dikunjungi warga
00:15selama Ramadan untuk menjaga kebugaran agar tetap fit menjalani puasa.
00:23Bulan suci Ramadan, identik dengan perubahan pola makan dan waktu istirahat.
00:28Kondisi ini kerap membuat tubuh mudah lelah.
00:32Tempat pijat refleksi ini ramai dikunjungi warga.
00:35Mereka datang untuk menjaga kebugaran selama puasa.
00:39Salah satu pengunjung asal Papua bilang mengalami keram dan kebas saat beraktivitas dan merasakan manfaat terapi.
00:47Terapi refleksi membantu memulihkan stamina, ditambah suasana santai dan candaan terapis yang membuat pasien lebih rileks.
00:55Dalam Ramadan ini aktivitasnya berdampak, tidak terhadap kondisi tubuh.
01:01Harusnya berdampak, karena aktivitas saya jemput anak sekolah, terus ganteng kantor, ganteng, ganteng, ganteng, ganteng, ganteng, ganteng, ganteng, ganteng, ganteng,
01:08ganteng, ganteng, ganteng.
01:47Selama Ramadan, terapis refleksi melayani hingga 10 orang sambil tetap menjalankan ibadah puasa.
01:54Selain terapi fisik, juga dilakukan terapi fisikis dengan menghadirkan suasana yang menghibur.
02:01Minat masyarakat untuk tetap refleksi, tetap terapi refleksi datang ke tempat kami di Kota Palopo, itu tetap tinggi, karena yang
02:12namanya mereka punya keluhan sakit yang harus segera berharap mungkin sembuh, tetap mereka datang, jauh-jauh.
02:20Praktik refleksi terbuka bagi semua kalangan, pelayanan kesehatan adalah bentuk pengabdian tanpa memandang perbedaan.
Komentar

Dianjurkan