Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA BARAT, KOMPAS.TV Usai pidato Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar pada Jumat (31/10/2025), Anggota DPRD Fraksi PKB, Muhamad Sidkon mempertanyakan soal pengurangan Transfer ke Daerah (TKD).

"Saya ingin menyampaikan bahwa Komisi I kemarin datang ke Kementerian Keuangan, Dirjen Perimbangan Keuangan. Didapati kabar bahwa betul TKD berkurang," ujar Anggota DPRD Fraksi PKB, Muhamad Sidkon.

"Tetapi, hal demikian bisa bertambah kembali manakala penerimaan negara naik. Tadi saya agak bingung dari penjelasan atau paparan atau jawaban dari Gubernur Provinsi Jawa Barat," lanjutnya.

Ia juga menyoroti pembentukan Ditjen Pesantren yang telah disetujui Presiden Prabowo.

Baca Juga Depan Dedi Mulyadi, Anggota DPRD Jabar Debat soal Tambang: Terserah Ditanggapi atau Tidak di https://www.kompas.tv/regional/627164/depan-dedi-mulyadi-anggota-dprd-jabar-debat-soal-tambang-terserah-ditanggapi-atau-tidak

#dedimulyadi #dprdjabar #jabar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/627201/interupsi-depan-dedi-mulyadi-anggota-dprd-jabar-pkb-soroti-pengurangan-tkd-ditjen-pesantren
Transkrip
00:00Dapati habar bahwa betul TKD berkurang, tetapi hal demikian bisa bertambah kembali manakala penerimaan negara naik.
00:10Tadi rada confused saya dari penjelasan atau apa-apa.
00:13Demikian rapat Pak Purna DPD hari ini.
00:15Ijin pimpinan sitkon.
00:18Ya silahkan.
00:19Baik, terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:23Salam sehat untuk kita semua, salam bahagia.
00:25Yang pertama saya ingin menyampaikan habar bahwa Komisi 1 kemarin kita datang ke Kementerian Keuangan, Dirjen Perimbangan Keuangan.
00:40Dapati habar bahwa betul TKD berkurang, tetapi hal demikian bisa bertambah kembali manakala penerimaan negara naik.
00:52Tadi rada confused saya dari penjelasan atau paparan atau jawaban dari Gubernur Provinsi Jawa Barat.
00:59Mohon izin.
01:01Yang kedua, sehari sebelumnya kami datang ke Kementerian Sekretariat Negara.
01:06Diterima oleh Biro Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.
01:15Kami ingin memastikan bahwa empat tokoh masyarakat Jawa Barat yang sudah kita ajukan ke Sekretariat Negara dalam hal ini melalui Kementerian Sosial
01:30agar dibantu komunikasi dari pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Bapak Aing, Kang Deddy Mulyadi agar berkomunikasi dengan Presiden.
01:43Setidaknya empat orang ini tahun sekarang ditetapkan menjadi pahlawan nasional.
01:49Yang terakhir, nitip Pak KDM, Kang KDM, Kang Deddy Mulyadi, tahun sekarang kita punya dirjen pesantren.
02:03Ini kira-kira kita tangkap maksud dari Presiden Prabowo menetapkan dirjen, adanya dirjen pesantren di Jakarta ini
02:14agar berkorelasi, agar tercerminkan juga melalui fasilitasi pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pesantren-pesantren.
02:23Kalau saya baca dari paparan tadi secara umum bahwa hibah organisasi kemasyarakatan ada 10 miliar,
02:32kemudian hibah organisasi keagaman ada 18 miliar, berapa miliar untuk pesantren setara jaharnya.
02:40Terima kasih, sekali lagi mohon maaf, jazakumullah ahsalal jazak, jazakumullah khairan khathir,
02:47wallahul mafiqir akhmetarik, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:50Baik, nanti akan ada agenda khusus untuk membahasnya.
03:04Rapat paripunan DPD yang kami hormati, demikian rapat paripunan DPD hari ini.
03:08Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Bapak dan Ibu.
03:12Semoga hal ini menjadi bagian dari amal soleh kita semua.
03:15Dengan mengucapkan alhamdulillahirrohbelalamin, rapat paripunan DPD ini, hari ini kami tutup.
03:26Nisa Ahmad makan bihun, selamat haturnuhun, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:32Terima kasih telah menonton!
04:02Saya Rahmat Ibrahim, saksikan program-program Kompas TV melalui siaran digital, pay TV, dan media streaming lainnya.
04:15Kompas TV, independen, terpercaya.
04:18Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan