Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Rusia dan China menunjukkan dukungan untuk Iran dengan memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertujuan membuka Selat Hormuz yang saat ini berada di bawah penguasaan Iran.

Dalam pemungutan suara, sebanyak 11 negara mendukung resolusi, dua negara memveto, dan dua negara lainnya abstain.

Dengan hasil tersebut, rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB belum dapat diadopsi.

Baca Juga Dramatis! Warga Iran Bentuk Rantai Manusia, Lindungi Infrastruktur dari Serangan AS-Israel di https://www.kompas.tv/internasional/661547/dramatis-warga-iran-bentuk-rantai-manusia-lindungi-infrastruktur-dari-serangan-as-israel

#selathormuz #rusia #china #iran #pbb

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/661561/rusia-china-veto-dk-pbb-resolusi-soal-selat-hormuz-belum-dapat-diadopsi-sapa-pagi
Transkrip
00:00Bapak Indonesia, pagi kembali menemani Anda, Saudara.
00:02Dewan Keamanan PBB menggelar sidang atas resolusi terkait pembukaan selat hormus.
00:16Sidang digelar pada selasa waktu setempat di New York, Amerika Serikat.
00:21Sidang dibuka oleh delegasi Bahrain yang didukung oleh negara-negara teluk,
00:26pengekspor minyak lainnya.
00:27Bahrain telah memulai negosiasi pada dua minggu lalu
00:31mengenai rancangan resolusi untuk memberikan mandat PBB
00:35kepada negara manapun untuk menggunakan blokade di selat hormus.
00:40Di sisi lain, perwakilan Iran untuk menolak resolusi ini
00:44karena menilai sebagai tindakan menghukum Iran dalam mempertahankan kedaulatan.
00:54I want to be very clear that the United States stands with Bahrain.
01:00The United States stands with the people of the Gulf at this moment of reckoning.
01:08Colleagues, this is a time for choosing and the countries that just opposed this resolution
01:14led by the Kingdom of Bahrain have chosen to oppose them.
01:20Just over three weeks ago, this council adopted a resolution which garnered a record setting,
01:28a UN record of 136 co-sponsors with no opposition in this council.
01:37It was the most supported resolution in UN history.
01:41And that resolution clearly demanded that Iran immediately cease its attacks
01:47and threats against neighboring states
01:49and condemned its obstruction of safe civilian shipping through the Strait of Hormuz.
01:56The objective of this draft is obvious.
01:59To punish the victim for defending its sovereignty
02:03and vital national interest in the Persian Gulf and the Strait of Hormuz
02:08while providing political and legal cover for further unlawful acts by the aggressors.
02:14Had this draft been adopted, it could have opened the door to dangerously broad
02:21and abusive interpretation that could be used to justify further use of force
02:27and unlawful actions in clear violation of the UN Charter and International Law.
02:35Rusia dan Tiongkok memperlihatkan dukungan untuk Iran
02:38dengan memveto Rancangan Resolusi Dewan Keamanan PBB
02:41yang bertujuan membuka Selat Hormuz
02:43yang saat ini di bawah penguasaan Iran.
02:46Pada pemungutan suara, ada 11 suara yang mendukung resolusi,
02:50dua negara memveto, sementara dua negara lainnya abstain.
02:54Dengan hasil ini, Rancangan Resolusi Dewan Keamanan PBB
02:58belum bisa diadopsi.
02:59The meeting is adjourned.
03:06The draft resolution has not been adopted
03:10owing to the negative vote of a permanent member of the council.
03:14selamat men型iti.
03:15Terima kasih.
03:16Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan