Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Berdasarkan visual pantauan udara Minggu sore (26/10/2025) ketinggian air terus menyusut hingga di bawah 50 sentimeter.

Sejumlah bus dan kendaraan kecil yang sebelumnya tidak bisa melintas, kini mulai lalu lalang di dua lajur, baik jalur menuju Kabupaten Demak maupun ke arah Semarang.

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menyebut penanganan banjir di Kota Semarang sudah terprogram dan masih terus berjalan.

Seperti pembangunan Tol SemarangDemak yang memiliki kolam retensi seluas 250 hektare, hingga normalisasi Kali Tenggang, termasuk di dalamnya penambahan kapasitas pompa air di Pasar Waru dan di Kelurahan Muktiharjo Kidul.

Meski banjir perlahan surut, kondisi terparah berada di depan Rumah Sakit Sultan Agung Semarang yang masih mencapai 40 sentimeter.

Hingga Minggu sore, petugas terus menyiagakan perahu karet guna membantu mobilisasi tenaga kesehatan dan masyarakat yang hendak ke rumah sakit.

#banjir #semarang #kaligawe

Baca Juga Ruas Jalan di Joglo Jakbar Banjir Capai 40 Sentimeter, Kendaraan Alami Mati Mesin di https://www.kompas.tv/regional/625668/ruas-jalan-di-joglo-jakbar-banjir-capai-40-sentimeter-kendaraan-alami-mati-mesin



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/625671/visual-udara-banjir-di-kaligawe-perahu-karet-bantu-warga-ke-rs-sapa-malam
Transkrip
00:00Banjir yang merendam jalur Pantura-Kaligawes-Semarang-Jawa Tengah mulai surut, Saudara.
00:09Berdasarkan visual pantauan udara, minggu sore ketinggian air terus menyusut hingga di bawah 50 cm.
00:15Sejumlah bus dan kendaraan kecil yang sebelumnya tidak bisa melintas kini mulai lalu-lalang di dua lajur,
00:22baik lajur menuju Kabupaten Demak maupun ke arah Semarang.
00:30Namun meski banjir perlahan surut, kondisi terparah berada di depan rumah sakit Sultan Agung Semarang yang hingga kini masih mencapai 40 cm.
00:41Hingga minggu sore, petugas terus meniagakan perahu karet untuk membantu mobilisasi tenaga kesehatan dan masyarakat yang hendak ke rumah sakit.
00:49Wakil wali kota Semarang, Iswar Aminuddin bilang penanganan banjir di kota Semarang sudah terprogram dan masih terus berjalan.
01:04Seperti pembangunan tol Semarang Demak yang memiliki kolam retensi seluas 250 hektare hingga normalisasi kali tenggang.
01:13Termasuk di dalamnya penambahan kapasitas pompa air di Pasar Waru dan Kelurahan Mukti Harjo Kidul.
01:19Pompah air di Pasar Waru dan Kelurahan Mukti Harjo Kidul.
01:49Ternyata bahwa hujan sudah, apalagi sudah datang dulu walaupun sebetulnya hujan ini belum mencapai titik klimaksnya.
01:59Banjir di Kaligawe mulai surut, lalu apakah aktivitas warga sudah mulai kembali normal?
02:06Kita dengarkan ataupun simak laporan jurnalis Kompas TV Danang Prakoso.
02:12Danang, apakah akses lalu lintas sudah mulai normal ketika banjir di sana dikabarkan sudah mulai surut?
02:19Ya, Radi hingga hari minggu malam ini harus selalu lintas baik menuju Kabupaten Demak maupun yang masuk ke Kompas Parang.
02:29Perlahan sudah mulai kembali normal.
02:32Sesungguh kendaraan mulai lalu-lalang termasuk sesungguh bis umum dan kendaraan kopis kecil sudah mulai melintas karena ketinggian air sudah mulai menusun.
02:43Hingga malam hari ini ketinggian air sudah mulai terus menurun di bawah 50 cm dan panjang kenangan sekarang sudah terus menusun hingga sekitar 1 km.
02:56Sementara itu untuk ketinggian air di kawasan Kaligawi Semarang hingga Terboyo masih berisar antara 20 hingga 40 cm.
03:06Di mana kondisi terparah terjadi di depan rumah sakit Seto Tangguh Semarang dengan ketinggian 40 cm.
03:13Sementara itu yang hari-hari sebelumnya atau kemarin sejumlah bus belum berani standby atau attempt di Terminal Terboyo.
03:22Hari ini sejumlah bus dari luar kota sudah mulai berhenti dan mencari penumpang di Terminal Terboyo.
03:30Demikian nanti.
03:31Ya Danang, tadi wakil oleh kota Semarang Iswar Aminuddin kan mengatakan ya bahwa Semarang ini sudah terprogram penanggulangan banjirnya.
03:41Seperti juga pembangunan tol Semarang Demak yang punya kolam retensi katanya seluas 250 hektare hingga normalisasi kali tenggang.
03:48Termasuk ada juga penambahan kapasitas pompa air di Pasar Waru dan di Kelurahan Mukti Hajo Kidul.
03:52Nah dampaknya sudah terasa di sana atau di ruas-ruas jalan yang tergenang banjir atau bagaimana hingga saat ini?
04:00Ya Radhi, program yang dicarangkan oleh kota Semarang untuk mengatasi banjir di Semarang memang terus digalakan.
04:08Meski demikian semua dari normalisasi kali tenggang hingga pembangunan kolam retensi dan penambahan untuk pompa air di Waru sampai hari ini masih terus berproses.
04:21Sehingga proses normalisasi atau penangan banjir masih belum optimal.
04:26Begitu demikian sampai hari ini pemilih percobaan bersama di SKAI termasuk PBWS, Pemali Juwana, PBB di Kota Semarang, PU hingga Bistadarum, Provinsi Jawa Tengah
04:36terus berjibaku mengoptimalkan seluruh pompa-pompa air yang ada yang mereka punya di 11 titik.
04:42Total sampai hari ini sudah dimaksimalkan sekitar 27 pompa air untuk menyendot banjir yang terjadi di Kota Semarang.
04:49Di antara yang masih terdampak adalah di kawasan Geduk Semarang hingga di kawasan Terboyo tadi.
04:56Oke dan terakhir intensitas hujan sendiri di sana bagaimana?
05:00Karena kan jika memang ada upaya yang preventif begitu dari pemerintah tapi jika intensitas hujannya masih tinggi ini juga tidak mungkin seimbang untuk mengontrol debit air.
05:09Bagaimana intensitas hujan di sana?
05:11Ya sejak 2 hari yang lalu hujan terjadi di Kota Semarang di kawasan Geduk ini tapi terdapat sangat sedikit atau grimis.
05:21Tapi tadi habis mahrib hujan beras kembali terjadi di kawasan Terboyo hingga di Geduk ini.
05:28Namun meski demikian tadi sekitar 27 malam ini sudah kembali reda dan mungkin semua masyarakat juga perlu waspada apakah akan nanti akan ada banjir datang lagi.
05:40Baik terima kasih Danang Prakoso, Jurnalis Kompas TV melaporkan langsung dari Semarang, Jawa Tengah.
Komentar

Dianjurkan