00:00Terima kasih, KB.
00:30Sama, sama. Jadi yang beda itu adalah legalisirnya. Pejabat legalisir yang merah ini.
00:38Jadi memang dari yang kita kumpulkan dari 2019, 2014, 2012 di DKI, dan 2010 di Solo, itu ijazahnya sama semua.
00:58Ya, yang 2005 kita lagi penarnya, saya lagi apa ya, seharusnya kan sama seperti yang lalu-lalu, ini harus ada uji konsekuensi.
01:12Kenapa ini ada itemnya, tetap ini ada.
01:14Ah, good loh. Good, good.
01:16Kelihatan ya backgroundnya? Backgroundnya.
01:18Terima kasih, KB.
01:23Saya punya sesuatu yang ini menjadi kunci, ya. Ada sesuatu yang aneh.
01:28Yang ada di sini.
01:29Tapi rahasia tadi.
01:30Nanti dulu.
01:31Nanti dulu, nanti dulu.
01:32Nanti dulu, ya.
01:33Signifikan nggak tuh anehnya, Bang?
01:34Ya.
01:35Signifikan nggak anehnya?
01:36Sangat signifikan.
01:36Sangat signifikan.
01:37Sangat signifikan anehnya.
01:38Ternyata Pak Roy bawa ya.
01:40Bisa mengarah ke sana, ya?
01:42Ya, bisa mengarah bahwa terjadi kepalsuan.
01:45Sudah, kata kuncinya itu.
01:46Sudah.
01:46Jadi 99,9% tetap palsu.
01:49Terima kasih, kita berikan support.
01:51Ya, applause kepada Pak Munatua, ya.
01:52Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar