00:00Lebih dari 77 ribu keluarga penerima manfaat program keluarga harapan dinyatakan mandiri dan tidak lagi bergantung bantuan sosial.
00:09Menteri Sosial Saifullah Yusuf bilang, anggaran bansos tahun ini mencapai lebih dari 110 triliun rupiah.
00:18Kementerian Sosial menyatakan total lebih dari 77 ribu keluarga penerima manfaat program keluarga harapan dinyatakan mandiri
00:26sehingga tidak lagi bergantung bantuan sosial selama satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Gibran Rakabumi.
00:34Menteri Sosial Saifullah Yusuf bilang, anggaran bansos di tahun ini mencapai lebih dari 110 triliun rupiah.
00:43Pemerintah juga telah melakukan penebalan pemberian bansos dari Presiden Prabowo lebih dari 27 juta KPM bansos reguler
00:52dan akan mendapatkan bantuan pada triwulan keempat sebesar 1.500.000 rupiah.
01:02Kita sudah menyalurkan secara reguler bantuan sosial setiap 3 bulan sekali untuk 2 program utamanya,
01:11program PKH dan program bantuan sembako.
01:15Ini alokasi anggaranya atau pagu anggaranya mencapai 71 triliun.
01:20Sebagaimana yang sering saya sampaikan bahwa Presiden tidak pernah mengurangi bansos kepada masyarakat,
01:27malah justru ditambah.
01:29Yang dulu alokasinya 71 triliun, di akhir tahun ini bisa mencapai lebih dari 110 triliun.
01:38Pemerintah kembali menyalurkan bansos melalui program BLT Kesejahteraan Rakyat
01:44dengan total 30 triliun rupiah untuk lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat.
01:51Namun pantauan di sejumlah kantor pos di daerah tidak semua pencairan dapat dilakukan di hari pertama.
02:01Program BLT Kesejahteraan Rakyat mulai disalurkan per hari Senin 20 Oktober 2025.
02:07Penyaluran dilakukan salah satunya melalui PT.Pos Indonesia.
02:12Namun terpantau di beberapa kantor pos belum ada agenda pencairan BLT.
02:17Seperti yang terpantau di kantor pos cabang Blora, Jawa Tengah.
02:21Kepala kantor pos cabang Blora bilang belum mengetahui kapan pencairan BLT akan dimulai.
02:27Saat ini teknis pencairan BLT masih dibahas di tingkat direksi pusat.
02:31Di Blora ada sebanyak 9.800 penerima BLT yang akan dilayani melalui kantor pos.
02:38Terkait penyaluran Bansos di mana sudah disebutkan akan disalurkan melalui PT.Pos dan juga Himbara.
02:47Sampai saat ini kami belum menerima instruksi terkait penyaluran Bansos tersebut.
02:55Yang mungkin dalam beberapa hari ini dan ke depan sedang ada koordinasi terkait penyalurannya, rencananya.
03:03Dan untuk penyalurannya nanti akan segera kami update lebih dalam lagi sambil menunggu instruksi dari pusat kami.
03:16Sementara itu di Bali, pencairan BLT Kesera di PT.Pos Indonesia Cabang Utama Denpasar juga belum dilaksanakan.
03:24Eksekutif General Manager PT.Pos Indonesia KCU Denpasar bilang penyaluran BLT Kesera belum dapat dilakukan
03:31karena masih menunggu instruksi lanjutan secara tertulis maupun administratif dari pusat.
03:37Hingga kini, pelimpahan dana juga belum masuk ke rekening PT.Pos Indonesia.
03:41Hari ini kita baru mendapatkan informasi memang PT.Pos Indonesia salah satu yang diminta oleh peminta pusat untuk menyalurkan bantuan tersebut.
03:51Tapi untuk instruksi lebih lanjutnya, saat ini kita masih menunggu dari pihak kantor pusat untuk langkah selanjutnya.
03:59Dan saat ini kami baru diminta untuk melakukan persiapan secara internal dan belum bisa berkoordinasi dengan pihak eksternal
04:06karena memang dari pihak pusat belum ada instruksi secara tertulis ataupun standing instruction,
04:13pelimpahan dana juga belum masuk ke PT.Pos Indonesia.
04:17Sebelumnya, pemerintah mengumumkan adanya BLT tambahan berupa BLT Kesera
04:21di mana setiap penerima manfaat akan mendapatkan uang sebesar 300 ribu rupiah per bulan
04:27dalam 3 bulan, Oktober, November, dan Desember
04:30sehingga total yang didapatkan penerima manfaat sebesar 900 ribu rupiah.
04:36BLT tambahan ini menyasar lebih dari 35 juta keluarga.
04:41Pencairan dapat dilakukan di kantor pos dan bank himbara.
04:44Tim Liputan, Kompas TV
04:46Sebelumnya, Saudara Sekretaris Kabinet Let Call Teddy Indrawijaya
04:53memastikan stimulus ekonomi berupa bantuan langsung tunai.
04:57Tambahan disalurkan per hari Senin kemarin.
05:01Bantuan diberikan ke total 35 juta keluarga penerima manfaat.
05:04Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya mengatakan
05:10keluarga penerima manfaat akan menerima BLT 900 ribu rupiah
05:15untuk periode Oktober hingga Desember dalam satu kali pencairan
05:20dana BLT tersebut akan melalui rekening bank yang telah ditentukan
05:25serta melalui kantor pos.
05:28Seskap Teddy menjelaskan bantuan tersebut
05:31hasil dari efisiensi anggaran pemerintah di awal 2025.
05:40Nanti mulai hari Senin minggu depan dapat diambil.
05:43Berarti sekali ambil langsung dapat 900 ribu.
05:46Bisa diambil di bank rekening, rekening bank yang sudah ditentukan.
05:49Kemudian juga kantor pos.
05:50BLT tadi yang 3 bulan itu adalah hasil dari efisiensi anggaran
05:59yang pemerintah laksanakan di awal tahun ini.
06:03Jadi totalnya tadi untuk 35,4 juta keluarga penerima manfaat.
06:10Terima kasih telah menonton!
06:11Terima kasih telah menonton!
06:13Terima kasih telah menonton!
Komentar