Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kementerian Sosial menyatakan total lebih dari 77.000 keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan dinyatakan mandiri sehingga tidak lagi bergantung bantuan sosial selama satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo - Gibran Rakabuming.

Pemerintah kembali menyalurkan bansos melalui Program BLT Kesejahteraan Rakyat dengan total Rp30 triliun untuk lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat. Namun pantauan di sejumlah kantor pos di daerah, tidak semua pencairan dapat dilakukan di hari pertama.

Program BLT Kesejahteraan Rakyat mulai disalurkan per hari Senin, 20 Oktober 2025. Penyaluran dilakukan salah satunya melalui PT Pos Indonesia. Namun terpantau di beberapa kantor, belum ada agenda pencairan BLT, seperti yang terpantau di Kantor Pos Cabang Blora, Jawa Tengah.

Kepala Kantor Pos Cabang Blora bilang belum mengetahui kapan pencairan bansos akan dimulai. Saat ini teknis pencairan bansos masih dibahas di tingkat direksi pusat. Di Blora ada sebanyak 9.800 penerima bansos yang akan dilayani melalui Kantor Pos.

Sementara itu, di Bali, pencairan BLT Kesra di PT Pos Indonesia Cabang Utama Denpasar juga belum dilaksanakan.

#blt #posindonesia #pkh



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/624467/blt-kesra-rp900-ribu-sejumlah-kantor-pos-belum-salurkan-77-ribu-pkh-sudah-mandiri
Transkrip
00:00Lebih dari 77 ribu keluarga penerima manfaat program keluarga harapan dinyatakan mandiri dan tidak lagi bergantung bantuan sosial.
00:09Menteri Sosial Saifullah Yusuf bilang, anggaran bansos tahun ini mencapai lebih dari 110 triliun rupiah.
00:18Kementerian Sosial menyatakan total lebih dari 77 ribu keluarga penerima manfaat program keluarga harapan dinyatakan mandiri
00:26sehingga tidak lagi bergantung bantuan sosial selama satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Gibran Rakabumi.
00:34Menteri Sosial Saifullah Yusuf bilang, anggaran bansos di tahun ini mencapai lebih dari 110 triliun rupiah.
00:43Pemerintah juga telah melakukan penebalan pemberian bansos dari Presiden Prabowo lebih dari 27 juta KPM bansos reguler
00:52dan akan mendapatkan bantuan pada triwulan keempat sebesar 1.500.000 rupiah.
01:02Kita sudah menyalurkan secara reguler bantuan sosial setiap 3 bulan sekali untuk 2 program utamanya,
01:11program PKH dan program bantuan sembako.
01:15Ini alokasi anggaranya atau pagu anggaranya mencapai 71 triliun.
01:20Sebagaimana yang sering saya sampaikan bahwa Presiden tidak pernah mengurangi bansos kepada masyarakat,
01:27malah justru ditambah.
01:29Yang dulu alokasinya 71 triliun, di akhir tahun ini bisa mencapai lebih dari 110 triliun.
01:38Pemerintah kembali menyalurkan bansos melalui program BLT Kesejahteraan Rakyat
01:44dengan total 30 triliun rupiah untuk lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat.
01:51Namun pantauan di sejumlah kantor pos di daerah tidak semua pencairan dapat dilakukan di hari pertama.
02:01Program BLT Kesejahteraan Rakyat mulai disalurkan per hari Senin 20 Oktober 2025.
02:07Penyaluran dilakukan salah satunya melalui PT.Pos Indonesia.
02:12Namun terpantau di beberapa kantor pos belum ada agenda pencairan BLT.
02:17Seperti yang terpantau di kantor pos cabang Blora, Jawa Tengah.
02:21Kepala kantor pos cabang Blora bilang belum mengetahui kapan pencairan BLT akan dimulai.
02:27Saat ini teknis pencairan BLT masih dibahas di tingkat direksi pusat.
02:31Di Blora ada sebanyak 9.800 penerima BLT yang akan dilayani melalui kantor pos.
02:38Terkait penyaluran Bansos di mana sudah disebutkan akan disalurkan melalui PT.Pos dan juga Himbara.
02:47Sampai saat ini kami belum menerima instruksi terkait penyaluran Bansos tersebut.
02:55Yang mungkin dalam beberapa hari ini dan ke depan sedang ada koordinasi terkait penyalurannya, rencananya.
03:03Dan untuk penyalurannya nanti akan segera kami update lebih dalam lagi sambil menunggu instruksi dari pusat kami.
03:16Sementara itu di Bali, pencairan BLT Kesera di PT.Pos Indonesia Cabang Utama Denpasar juga belum dilaksanakan.
03:24Eksekutif General Manager PT.Pos Indonesia KCU Denpasar bilang penyaluran BLT Kesera belum dapat dilakukan
03:31karena masih menunggu instruksi lanjutan secara tertulis maupun administratif dari pusat.
03:37Hingga kini, pelimpahan dana juga belum masuk ke rekening PT.Pos Indonesia.
03:41Hari ini kita baru mendapatkan informasi memang PT.Pos Indonesia salah satu yang diminta oleh peminta pusat untuk menyalurkan bantuan tersebut.
03:51Tapi untuk instruksi lebih lanjutnya, saat ini kita masih menunggu dari pihak kantor pusat untuk langkah selanjutnya.
03:59Dan saat ini kami baru diminta untuk melakukan persiapan secara internal dan belum bisa berkoordinasi dengan pihak eksternal
04:06karena memang dari pihak pusat belum ada instruksi secara tertulis ataupun standing instruction,
04:13pelimpahan dana juga belum masuk ke PT.Pos Indonesia.
04:17Sebelumnya, pemerintah mengumumkan adanya BLT tambahan berupa BLT Kesera
04:21di mana setiap penerima manfaat akan mendapatkan uang sebesar 300 ribu rupiah per bulan
04:27dalam 3 bulan, Oktober, November, dan Desember
04:30sehingga total yang didapatkan penerima manfaat sebesar 900 ribu rupiah.
04:36BLT tambahan ini menyasar lebih dari 35 juta keluarga.
04:41Pencairan dapat dilakukan di kantor pos dan bank himbara.
04:44Tim Liputan, Kompas TV
04:46Sebelumnya, Saudara Sekretaris Kabinet Let Call Teddy Indrawijaya
04:53memastikan stimulus ekonomi berupa bantuan langsung tunai.
04:57Tambahan disalurkan per hari Senin kemarin.
05:01Bantuan diberikan ke total 35 juta keluarga penerima manfaat.
05:04Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya mengatakan
05:10keluarga penerima manfaat akan menerima BLT 900 ribu rupiah
05:15untuk periode Oktober hingga Desember dalam satu kali pencairan
05:20dana BLT tersebut akan melalui rekening bank yang telah ditentukan
05:25serta melalui kantor pos.
05:28Seskap Teddy menjelaskan bantuan tersebut
05:31hasil dari efisiensi anggaran pemerintah di awal 2025.
05:40Nanti mulai hari Senin minggu depan dapat diambil.
05:43Berarti sekali ambil langsung dapat 900 ribu.
05:46Bisa diambil di bank rekening, rekening bank yang sudah ditentukan.
05:49Kemudian juga kantor pos.
05:50BLT tadi yang 3 bulan itu adalah hasil dari efisiensi anggaran
05:59yang pemerintah laksanakan di awal tahun ini.
06:03Jadi totalnya tadi untuk 35,4 juta keluarga penerima manfaat.
06:10Terima kasih telah menonton!
06:11Terima kasih telah menonton!
06:13Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan