Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV Pernyataan Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa di beberapa kesempatan tengah jadi sorotan, mulai dari soal dukungan dari Wapres Gibran hingga utang Whoosh.

Pada Jumat (17/10/2025) di tengah konferensi pers, Menkeu Purbaya mengancam akan memecat pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang kedapatan nongkrong mengenakan seragam di kafe.

Ancaman itu disampaikan Menkeu usai menerima laporan dari layanan pengaduan "Lapor Pak Purbaya" melalui WhatsApp.

Menkeu Purbaya juga mengungkap isi pertemuan dengan Wapres Gibran Rakabuming yang mengungkap sejumlah keresahan di pemerintahan daerah.

Purbaya juga katakan bahwa Gibran mendukung gaya bicara dirinya yang ceplas-ceplos.

Lebih lanjut terkait pengembalian uang dari Badan Gizi Nasional, Purbaya turut buka suara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan anggaran yang dikembalikan oleh BGN Rp100 triliun, merupakan pengajuan tambahan untuk tahun ini.

Purbaya menjelaskan sejatinya belum pernah dicairkan karena masih berupa usulan tambahan yang belum mendapat alokasi resmi dari Kementerian Keuangan.

"Yang saya tahu dia balikin Rp100 triliun dari anggaran yang dia sempat minta, tapi itu belum dianggarkan betul. Jadi sebetulnya uangnya belum ada," ujar Purbaya, Selasa (14/10/2025).

Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!

Video Editor: Aqshal

#menkeupurbaya #keretawhoosh #kepalaBGN

Baca Juga Buntut Cemburu, ASN di Sragen Dianiaya Mantan Pacar Pakai Airsoft Gun, Rekan Kerja Jadi Saksi di https://www.kompas.tv/regional/623838/buntut-cemburu-asn-di-sragen-dianiaya-mantan-pacar-pakai-airsoft-gun-rekan-kerja-jadi-saksi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/623843/celetukan-menkeu-purbaya-soal-bgn-wapres-gibran-hingga-pegawai-bea-cukai-nongkrong-parasot

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Ucapan selamat ada 2459 ya, moji-moji lah, lumayan lah
00:04Kan kemarin kita bisa, 2 hari yang lalu kita buka laporan ke Pak Purbaya
00:14Bapak Purbaya ya, WA Group
00:16Laporan ini sudah masuk, dalam 2 hari ini masuk berapa?
00:2115.933 WA yang masuk kita
00:24Yang ucapan selamat ada 2459 ya, moji-moji lah, lumayan lah
00:32Sisanya 13.285 sedang diverifikasi
00:37Ini ada 10 yang sudah dikerjakan ya
00:41Misalnya ini dari 1 ya, yang panjang
00:54Selamat pagi, saya mau melaporkan setiap hari saya melihat petugas beacukai nongkrong
01:01Di Starbucks lengkap dengan laptop dan mereka meeting dengan banyak orang lain
01:07Sesama petugas beacukai dan sepertinya aparat lain berbaju preman
01:11Bebas seharian orang-orang ini di Starbucks setiap hari
01:16Dan yang dibicarakan selalu tentang bisnis aset gimana
01:21Mengamankan aset
01:23Baru dapat kiriman mobil gimana
01:26Jualnya mohon diawasi
01:28Jualnya mohon diawasi dan ditindak
01:30Saya sudah swasta, risih, lihat bergerombol
01:34Ngobrol keras-keras seharian setiap hari
01:37Dengan baju dinas beacukai
01:39Wah
01:40Ya beacukai disini siapa
01:42Gimana anak buah lo begitu
01:46Ini akan tidak tindak ya
01:48Ini lengkap tempatnya nih
01:50Ini cuma nih saya
01:51Alamatnya lengkap, ini lengkap
01:52Jadi pasti bisa kita akan kejar
01:54Coba jelasin dulu diri dan beacukai nih
01:57Mantan
01:58Kenapa anak buah lo bisa begitu
01:59Kita cek pak
02:04Ini langsung habis ini
02:07Kita deliver ke teman-teman yang di spot
02:10Nanti kita lakukan verifikasi
02:12Nanti kita lapor hasilnya
02:14Bilang sama mereka
02:16Kalau ngenong-nong jangan disarbak
02:18Disarbak
02:18Di warung pinggir jalan aja
02:20Paling nggak orang-orang itu ngecuriga
02:22Nggak nih
02:23Sama aja dimanapun kejar ya
02:25Jadi saya baru tahu
02:27Walaupun kita udah mau gebrak-gebrak
02:30Masih ini dibawa seperti ini
02:31Artinya mereka nggak peduli
02:32Dianggapnya saya main-main
02:33Bilang
02:35Hari Senin ke depan
02:39Kalau ada yang ketemu begini lagi
02:41Gue akan pecat
02:43Walaupun katanya
02:46Menyusah
02:47Menyusah
02:47Negeri susah
02:49Saya akan pecat
02:50Saya persulit hidupnya
02:52Masa nongkrong di Starbucks
02:54Berpakaian seragam
02:55Nggak kira-kira loh
02:56Kalau mau itu yang
02:58Sopan-sopan dikit lah
02:59Paling nggak nggak kelihatan
03:00Ya
03:02Ini kan jadi kelihatan bahwa
03:05Kalau mereka lapor
03:06Bagus-bagus terus
03:07Nampaknya di lapangannya begini
03:09Nah ini yang justru kita minta
03:11Masukkan dari teman-teman
03:12Masyarakat semua
03:13Biar kita betulin pelan-pelan
03:14Pak Wapres biasa diskusi tentang
03:30Masalah kondisi ekonomi secara umum
03:34Dan dia
03:35Kan dia berdaerah kan
03:37Dia berdaerah kan
03:38Dia
03:38Menyuarakan
03:43Keresahan dari pemimpin-pemimpin daerah
03:45Yang anggarnya dipotong
03:46Jadi sama yang
03:50Soalnya dengan kuburni yang disini kemarin
03:51Apalagi kita ke depan
03:53Untuk memitikasi itu
03:55Saya pikir dalam jangka pendek
03:57Saya nggak bisa apa-apa
03:58Paling saya minta mbak
04:01Mereka
04:02Menda
04:05Merapikan belanja mereka
04:07Terulang dan terulang
04:07Satu tahun depan
04:09Nanti kita lihat
04:09Bagus apa nggak
04:10Serapannya
04:11Ada bocoran apa nggak
04:12Nanti terulang ketiga
04:13Kita hitung ulang
04:15Kalau ekonominya bagus kan
04:16Incomenya
04:17Kita meningkat juga
04:18Kita akan lihat
04:19Berapa yang kita bisa bagi ke daerah
04:22Kira-kira begitu
04:24Jadi daerah
04:25Jangan terlalu cemas
04:26Kami juga memikirkan
04:28Stabilitas nasional
04:29Kira-kira itu
04:31Oke yang belakang
04:32Dia mendukung juga
04:33Saya sudah ngomong cepat
04:34Terus
04:34Udah ya
04:37Ada lagi
04:38Cukup
04:38Mbak yang belakang
04:39Selanjutnya
04:40Selamat siang
04:43Ini anda lihat ya
04:57Dari sekian
05:10Dari sepuluh ini
05:11Dari sepuluh ini
05:11Yang ditalik ke saya
05:12Ini semuanya
05:13Hampir semuanya
05:14Bia cukai
05:15Ini kan disortir oleh
05:17Pegaya-pegaya kita disini
05:18Yang nyortir pasti orang pajak
05:20Karena pengennya cuma dua
05:23Bia cukai yang pajak
05:24Kenapa yang ada duit
05:25Bia cukai semua yang ada duit
05:26Apa iya orang pajak suci-suci
05:28Bahannya sih enggak
05:29Jadi itu yang nyortir pasti orang pajak
05:33Jadi yang dimasukin Bia cukai dulu
05:34Ada 15.933 yang masuk
05:40Dalam dua hari ini
05:43Ya
05:43Enggak
05:49Ini disortir dipilih yang signifikan
05:56Ini kalian ucapkan selamat
05:58Jadi kita punya staff khusus
05:59Di situ ada enam orang ya
06:00Kalau enggak salah
06:00Ada staff khusus dua
06:03Ada masing-masing
06:04Di bawah itu ada dua-dua lagi ya
06:06Yang bantuan khusus itu
06:07Jadi kita alokasikan orang khusus untuk itu
06:09Kenapa kebanyakan orang pajak
06:12Ini kelihatan sekali dari pola ini
06:14Yang milih pasti orang pajak
06:17Ini yang dibuatnya Bia cukai
06:18Itu gampang nilainya kalau gitu
06:21Karena gue ahli statistik
06:22Apa lagi
06:25Ada pendapat penembahasan
06:35Tapi mereka bilang mereka akan pelajari lagi
06:37Seperti apa
06:38Belum tugasnya seperti yang gue harapkan ya Pak
06:40Apa
06:41Mereka ngontot aja
06:43Sudah saya sampaikan
06:54Kenapa?
06:55Karena
06:55Kan danantara
06:57Terima
06:58Dividend dari BUMN kan
07:01Hampir 90 triliun
07:0380 triliun
07:04Itu cukup untuk nutup yang 2 triliun
07:08Bayaran tahunan untuk
07:09Untuk kereta api cepat
07:11Dan saya yakin uangnya juga setiap tahun
07:14Akan lebih banyak disitu
07:15Sekian putrin akan lebih
07:16Dan sebagian katanya akan ditaruh di
07:18Obligasi punya saya lagi
07:20Pemerintah lagi
07:21Saya tadi sempat
07:23Kritik
07:24Kalau Anda taruh obligasi segitu banyak
07:27Di pemerintah
07:28Keahlian Anda apa?
07:32Tapi mereka bilang ini kan hanya
07:33Tiga bulan terakhir ini
07:35Karena gak sempat kan untuk buat proyek
07:37Kedepan akan mereka perbaiki
07:38Sehingga
07:39Yang diobligasi itu akan
07:41Minim lebih banyak di proyek-proyek
07:42Yang mendorong
07:43Persembahan ekonomi
07:44Ya
07:46Dia setuju
07:49Yang mana nih?
07:51Yang solus
07:52Yang solus
07:53Ya mereka bilang
07:54Mereka akan pelajari lagi
07:55Dan mereka akan
07:56Propos ke kita
07:57Seperti apa
07:58Kalau saya bilang
08:00Saya udah putus
08:00Ya bukan itu ya
08:01Ya kira-kira nanti kita
08:04Tunggu deh
08:05Seperti apa studinya
08:05Tapi yang jelas
08:07Saya tanya ke beliau
08:08Tadi
08:08Apakah di
08:10Klausulnya ada
08:11Yang bayar
08:12Harus pemerintah
08:13Kan yang penting
08:14Kalau saya tahu
08:15CDB
08:15Saya pernah diskusi
08:16Penegoi sama CDB
08:17Juga dulu
08:17Mereka yang penting
08:19Struktur pembayarnya
08:20Clear
08:20Jadi harusnya
08:22Gak ada masalah
08:23Kalau dalam terbayar juga
08:24Tapi nanti kita
08:25Kita lihat hasil
08:26Seperti apa
08:26Dan kita tunggu
08:28Pemerintah dari
08:29Presiden
08:29Macem-macem
08:34RKAT
08:35Recana kerja
08:36Anggaran tahunan mereka
08:372025
08:38Ada Garuda
08:39Ada ini
08:39Ada itu semuanya
08:40Ada Krakato Steel
08:41Dibahas
08:41Gimana mereka
08:42Akan merestrukturisasi itu
08:44Kalau yang bus
08:46Cuman
08:46Tadi kan ada
08:47Satu menteri yang nanya
08:48Itu kan rame
08:49Diberita
08:51Gimana posisinya
08:52Mereka bilang
08:53Masih akan studi
08:54Saya sih
08:55Posisinya clear
08:56Karena
08:57Di perjanjian mereka
08:59Dengan
09:00Indonesia dengan
09:01Cina
09:01Gak ada
09:02Harus pemerintah yang bayar
09:02Biasanya sih
09:03Selama struktur
09:04Pembayarannya clear
09:05Mereka gak ada masalah
09:06Tapi kan kita lihat
09:07Hasil studinya
09:08Seperti apa nanti
09:19Terima kasih
09:33Terima kasih
09:38Tapi paling gak
09:39Kalau WhatsAppnya udah hidup
09:40Jadi bisa masuk sana
09:40Kirim aja sebanyak
09:41Tanah
09:42Pasti dibalas ya Pak
09:43Pasti dan keluhan
09:44Yang diterima
09:45Bukan pasti dibalas
09:46Tindak nanti Pak
09:49Tindak nanti Pak
09:50Tindak nanti
09:50Saya langsung jawab
09:51Ya
09:51Ya
09:52Tapi belum tindak lanjut ya
09:53Nanti ada tim yang memilih
09:55Yang mana yang paling
09:56Yang paling
09:57Tindak nanti
09:58Tentu pasti
09:59Tidak akan divalizasi dulu kan
10:00Bener gak nih
10:00Atau cuma nyampe-nyampein
10:02Saya aja
10:02Kompleton-kompleton
10:03Atau gak ada
10:04Kita akan validasi dulu
10:05Begitu divalizasi yang oke
10:06Kita akan follow up
10:08Jadi harusnya semaksimal mungkin
10:11Kita follow up
10:11Sampai gak ada lagi yang ngeluh
10:13Follow up untuk menhindak petugasnya Pak
10:16Kita lihat apa sih masalahnya
10:21Kalau petugasnya yang salah
10:22Kita sikat petugasnya
10:23Kalau yang lapor yang salah
10:25Kita hajar yang lapornya
10:26Tapi kan kita juga yang lapor
10:27Melaporin orang lain kan
10:28Kita follow up
10:30Terus dengan
10:31Masukan yang diberikan
10:33Oleh
10:33Yang mengadukan
10:35Saya gak komentarin
10:36Kementerian yang lain
10:37Sebodoh amat
10:38Tapi gini
10:39Saya berkepentingan
10:40Anggaran saya terserap
10:41Kalau gak terserap
10:43Saya ambil uangnya
10:44Itu aja
10:45Saya gak komentarin kerja mereka
11:03Terima kasih telah menonton!
11:04Terima kasih telah menonton!
11:06Terima kasih telah menonton!
11:36Terima kasih telah menonton!
11:38yang saya tahu dia balikin 100 triliun dari anggar yang dia sempat minta tapi itu belum
11:50dianggarkan betul jadi sebetulnya uangnya belum ada dari itu ya dari anggar yang dia minta dulu
11:58yang belum kita alokasikan jadi uangnya nggak ada betulan justru yang kita lihat yang tadi yang
12:03parentheses yang yang 71p yang itu bukan yang bikinnya dianggarkan ya berapa yang diserap sampai
12:10tahun dan programnya bagus harusnya kita orangs הא lebih bagus penyerapannya ini karena tobas
12:18saya lihat sampai שהוא nomor serangan ber-23 persenTerbanya kalian akan seringmamよろ
12:24dia bisa menyerap dengan baik sebesar 71 tahun sampai akhir tahun, jadi resminya belum lagi sekitar, kita baru dapet bocoran kita liat-liat, ngintip-intip sama anda sama, saya belum dapet yang resminya seperti apa, kalau sudah ada yang resminya baru kita bahas internal, kita tentukan posisi kita seperti apa, kalau guasip kan susah juga kan, tapi dapetnya guasip juga kan, tapi yang jelas gini, semangatnya harus independensi bangsa, bukan independensi ya,
12:54regulator yang bebas melakukan kebijakan sesuai dengan pengatuan yang mereka miliki, itu yang harus dijaga
13:08Pak Purbaya, Pak Julhas bilang kalau misalkan dia gak akan ngebiarin bapak buluat kasih anggaran MBG Pak, kata dia kan itu kan program prioritas presiden
13:19malah bagus kalau bisa, tapi kalau gak bisa ngabisin, uangnya dimana, dia anggurin aja, kan saya bayar bu gak, itu aja, jadi kita dorong supaya gak bisa, malah itu yang tujuan-tujuan kita
13:31didorong supaya saya gak bisa ngambil anggarannya, karena anggarannya habis, itu kan bagus
13:36Pak Satya selamat menikmati
13:38Pak Satya selamat menikmati
13:40Terima kasih telah menonton
14:10Terima kasih telah menonton
14:40Terima kasih telah menonton
15:10Terima kasih telah menonton
15:40Terima kasih telah menonton
16:10Terima kasih telah menonton
16:40Terima kasih telah menonton
17:10Terima kasih telah menonton
Komentar

Dianjurkan