Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menilai pembangunan ulang atau renovasi bangunan ambruk di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, layak menggunakan APBN.

Muhaimin meminta semua pihak melihat nasib ribuan santri di Ponpes Al-Khoziny. Ia mengaku heran, kritik justru diberikan terhadap upaya pemerintah yang ingin melindungi para santri yang sedang belajar.

Baca Juga Kematian Terapis Spa Delta, Polisi: Sampel Organ Korban Diperiksa dan Panggil Pemilik Spa di https://www.kompas.tv/regional/623082/kematian-terapis-spa-delta-polisi-sampel-organ-korban-diperiksa-dan-panggil-pemilik-spa

#ponpesambruk #ponpesalkhoziny #muhaiminiskandar #cakimin #apbn

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/623083/polemik-renovasi-ponpes-al-khoziny-muhaimin-iskandar-renovasi-layak-dibantu-apbn-kompas-pagi
Transkrip
00:00Saudara Menkop Pemberdayaan Masyarakat,
00:02Muhaimin Iskandar menilai pembangunan ulang atau renovasi bangunan ambruk
00:06di Pondok Pesantren Al-Huzini, Sidoar, Jawa Timur, layak menggunakan APBN.
00:13Muhaimin meminta semua pihak melihat nasib ribuan santri di Pondok Pes Al-Huzini.
00:19Dirinya mengaku heran, kritik diberikan terhadap upaya pemerintah melindungi para santri yang sedang belajar.
00:30Ini layak dibantu APBN karena ya kalau jumlah santrinya 1.900 mau sekolah di mana?
00:40Mau dibiarkan di tenda.
00:42Pemerintah mau diam saja.
00:45Kepada teman-teman yang memprotes menggunakan APBN, apa solusi Anda?
00:49Kepada DPR yang ada 1-2 orang yang memprotes, apa solusi Anda dengan 1.900 santri yang sedang belajar?
00:56Jadi, tolong dibuka mata bahwa yang kita tolong adalah anak-anak negeri yang sedang belajar.
01:05Sehingga saya sangat tidak habis pikir yang dikritik kok upaya pemerintah yang sedang melindungi anak yang sedang belajar dan tidak ada tempat belajar.
01:15Nanti kalau kita tidak melakukan sesuatu, marah juga.
01:20Kan aneh ini.
01:21Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan