Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 bulan yang lalu
  • #tni
JAKARTA, KOMPAS.TV - Atraksi keterampilan prajurit serta alat utama sistem senjata milik TNI memukau publik dalam perayaan HUT TNI ke-80 di Silang Monas, Jakarta.

Ini menunjukkan tentara yang kuat dan profesional adalah dambaan negara dalam menjalankan fungsinya sebagai alat pertahanan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Apresiasi patut diberikan kepada Presiden Prabowo atas perhatiannya terhadap bidang pertahanan.

Di era Presiden Prabowo, anggaran bidang pertahanan tahun 2025 sekitar Rp247 triliun yang menjadi terbesar dibandingkan anggaran bidang lainnya.

2026 memang terjadi penurunan, namun bidang pertahanan tetap jadi salah satu penerima anggaran terbesar.

Di sisi lain, presiden juga memperluas fungsi teritorial tentara dengan menambah komando daerah militer darat, laut, dan udara.

Ada pula pembentukan batalyon teritorial pembangunan, serta melibatkan TNI dalam melaksanakan program pemerintah seperti makan bergizi gratis dan proyek food estate.

Revisi UU TNI di era Presiden Prabowo menambah posisi institusi sipil yang bisa dijabat prajurit TNI aktif.

Kekhawatiran pun disuarakan sejumlah kelompok masyarakat. Hal ini wajar karena bangsa ini pernah mengalami sejarah yang buruk saat tentara dimobilisasi dijadikan alat kekuasaan yang menindas rakyat ketika masa Orde Baru.

Legislatif dan eksekutif harus terus diingatkan tentang cita-cita reformasi. Kekhawatiran menguatnya peran militer akibat revisi Undang-Undang TNI perlu jadi perhatian pemerintah dan DPR. Tidak ada salahnya membuka ruang diskusi dan mendengar suara-suara kritis dari mahasiswa maupun aktivis.

Anggaran yang besar bagi Kemenhan juga harus jadi bagian untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya. Adalah fakta masih banyak prajurit hidup prihatin dan tidak layak hingga terpaksa mencari penghasilan tambahan demi mencukupi kehidupan keluarga.

Padahal, prajurit yang sejahtera adalah salah satu syarat agar dapat fokus menjalankan tugas menjaga pertahanan negara.

#tni

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/621338/tni-profesional-terus-diperjuangkan-prajurit-harus-sejahtera-agar-fokus-jaga-pertahanan-negara
Transkrip
00:00Atraksi keterampilan prajurit serta alat utama sistem senjata milik TNI memukau publik
00:06dalam perayaan hut TNI ke-80 di Silang Monas, Jakarta.
00:10Ini menunjukkan tentara yang kuat dan profesional adalah dambaan negara
00:13dalam menjalankan fungsinya sebagai alat pertahanan menjaga kedaulatan
00:17negara kesatuan Republik Indonesia.
00:22Apresiasi patut diberikan kepada Presiden Prabowo Subianto
00:25atas perhatiannya terhadap bidang pertahanan.
00:28Di era Presiden Prabowo, anggaran bidang pertahanan tahun 2025
00:33sekitar 247 triliun rupiah yang jadi terbesar dibandingkan anggaran bidang lainnya.
00:43Tahun 2026 memang terjadi penurunan, namun bidang pertahanan
00:46tetap jadi salah satu penerima anggaran terbesar.
00:50Di sisi lain, Saudara, Presiden juga memperluas fungsi teritorial tentara
00:55dengan menambah komando daerah militer, darat, laut, dan udara.
01:00Ada pula pembentukan batalion teritorial pembangunan
01:05serta melibatkan TNI dalam melaksanakan program pemerintah
01:09seperti makan bergisi gratis dan proyek food estate.
01:14Revisi Undang-Undang TNI di era Presiden Prabowo
01:17menambah posisi institusi sipil yang bisa dijabat prajurit TNI aktif.
01:23Kekhawatiran pun disuarakan sejumlah kelompok masyarakat.
01:34Hal ini wajar, karena bangsa ini pernah alami sejarah yang buruk
01:38saat tentara dimobilisasi dijadikan alat kekuasaan
01:42yang menindas rakyat ketika masa Orde Baru.
01:46Reformasi yang digulirkan mahasiswa tahun 1998
01:50menumbangkan rezim Orde Baru yang otoriter.
01:55Indonesia kini jadi negara menganut paham demokrasi
01:59yang menjunjung supremasi sipil dan hukum.
02:04Peran politik tentara dihapus.
02:06Tentara harus kembali ke barak
02:07dan menjadi alat pertahanan negara profesional.
02:11Itulah salah satu cita-cita reformasi yang telah berjalan.
02:15Legislatif dan eksekutif harus terus diingatkan
02:20tentang cita-cita reformasi.
02:23Kekhawatiran menguatnya peran militer
02:25akibat revisi Undang-Undang TNI
02:27perlu jadi perhatian pemerintah dan DPR.
02:31Tidak ada salahnya membuka ruang diskusi
02:33dan mendengar suara-suara kritis
02:36dari mahasiswa maupun aktivis.
02:39Jangan sampai pelaksanaan Undang-Undang TNI
02:42menyimpang dan militer kembali
02:45jadi alat kekuasaan seperti era Orde Baru.
02:49Anggaran yang besar bagi Kementerian Pertahanan
02:52juga harus jadi bagian untuk meningkatkan
02:55kesejahteraan prajurit dan keluarganya.
02:58Adalah fakta,
02:59masih banyak prajurit hidup prihatin
03:01dan tidak layak
03:03hingga terpaksa mencari penghasilan tambahan
03:06demi mencukupi kehidupan keluarga.
03:10Padahal,
03:11prajurit yang sejahtera
03:12salah satu syarat
03:13agar dapat fokus jalankan tugas
03:15menjaga pertahanan negara.
03:23Optimalisasi belanja anggaran
03:25selain untuk senjata adalah
03:26untuk perbaikan kehidupan prajurit
03:29terutama berpangkat rendah.
03:31Peningkatan kesejahteraan prajurit
03:33harus masuk dalam rencana strategis
03:36bukan cuma soal modernisasi alutsista.
03:40Karena itu penggunaan anggaran Kementerian
03:42pertahanan harus dikelola secara transparan
03:46serta selalu diawasi,
03:48diperiksa atau diaudit
03:50lembaga berwenang dan publik.
03:53Demikian catatan Kompas TV.
03:55Kita jumpa lagi pekan depan.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan