Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SIDOARJO, KOMPAS.TV Dari pantauan drone thermal, tim SAR mendeteksi 15 titik korban. Sebanyak 8 berstatus hitam, sementara 7 lainnya masih berstatus merah.

Saat ini, prioritas tim SAR adalah mengevakuasi korban di 7 titik berstatus merah. Proses evakuasi berlangsung di tengah kejaran waktu kritis atau golden time terhadap korban yang terjebak di reruntuhan Ponpes Buduran yang ambruk.

Dialog KompasTV menghadirkan Kasubdit Pengarahan dan Pengendalian Operasi Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia, Emi Freezer, untuk menjelaskan proses penyelamatan.

Baca Juga UPDATE! Tim SAR Ungkap 15 Titik Evakuasi Korban Terjebak Runtuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo di https://www.kompas.tv/regional/620619/update-tim-sar-ungkap-15-titik-evakuasi-korban-terjebak-runtuhan-ponpes-al-khoziny-sidoarjo

#ponpes #ponpesambruk #evakuasi #sidoarjo #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/620627/terbaru-tim-sar-ungkap-proses-kendala-evakuasi-korban-ponpes-ambruk-di-sidoarjo-kompas-petang
Transkrip
00:00Dan saudara hingga sore hari ini tim gabungan masih melakukan proses evakuasi di pondok pesantren di Sidoarjo yang mengalami ambruk pada Senin lalu.
00:12Dan saat ini sudah bergabung bersama kami Emy Freezer, Kepala Subdirektorat Pengarahan dan Pengendalian Operasi Pasarnas.
00:19Selamat sore Pak Freezer, terima kasih sudah bergabung bersama kami di Kompas Petang.
00:24Pak Freezer, hingga sore hari ini upaya evakuasinya sudah sejauh mana?
00:30Baik, terima kasih sudah bergabung bersama kami sampaikan bahwa target operasi kita di sore hari ini adalah di 15 titik.
00:38Dari 15 titik yang tersebar di sektor A1, A2, dan A4.
00:43Namun dikartakan sektor A2, dari 7 target yang ada semua statusnya adalah hitam,
00:49maka kami tidak prioritaskan dahulu, kami prioritaskan yang statusnya adalah warna merah atau korban yang masih responsif.
00:58Yaitu yang ada di A1.
01:00Di A1 ada dua target yang harus kami evakuasi.
01:03Yang pertama adalah target dengan warna hitam yang berada di posisi pendekaan,
01:08lalu di posisi perbelakang, itu adalah posisi yang merah.
01:13Nah kemudian, dengan upaya pendekatan pembuatan tanel,
01:17karena memang posisi antara lantai atas dan lantai bawah,
01:21itu jaraknya hanya 15 cm, membuat kami tidak bisa bekerja secara optimal.
01:27Kami harus bekerja dengan cara merangkak di bawah dari Tuhan.
01:31Dan ini akan sangat memberikan tingkat presur yang tinggi terhadap tim yang melaksanakan proses evakuasi.
01:40Dan alhamdulillah pada pukul 14.42,
01:45Bawang Indonesia dan Bawang Barat, korban ke-12,
01:48berhasil kami evakuasi dalam kondisi kasus hitam,
01:53untuk identitas belum teridentifikasi.
01:56Ya, kami merujuk ke rumah sakit,
02:00di mana PIN di Buai, di sana akan melakukan identifikasi lebih lanjut,
02:04berdasarkan antimortem dan postmortem.
02:06Lalu kemudian, selang juga 5 menit kemudian,
02:09di pukul 15.11,
02:12korban yang ke-13 berhasil kami evakuasi dalam kondisinya masih selamat,
02:26dan selama proses dari penemuan kami,
02:29kami berikan sipermen baik itu minum dan makan,
02:32serta juga vitamin dan input, serta oksigen,
02:35maka beliau masih bisa kita keluarkan dalam kondisinya selamat,
02:38dan dirujuk ke rumah sakit Sidoarjo,
02:42untuk pindahkan medis di Buai.
02:44Pak Frizer, total korban yang masih tertimpa reruntuhan berapa?
02:50Dan hingga sore hari ini,
02:52status hitam berapa dan status merahnya berapa, Pak,
02:55yang masih harus dievakuasi?
02:58Baik, terlepas dari 2 orang yang sudah berhasil kami evakuasi,
03:01yang status awalnya adalah 15 titik atau 15 lokasi,
03:07berkurang menjadi 13 lokasi.
03:09Di mana di titik A1 atau di sektor A1,
03:13sekarang sudah kiri tidak ada lagi korban yang berada di sektor A1.
03:18Kemudian di sektor A2 itu ada 7 korban yang statusnya hitam,
03:22karena mereka berada di bawah himpisan kolom penguat bangunan
03:27ataupun beton yang sebagian besar menghimpis oleh torso tubuh merah,
03:33sehingga status mereka di bawah himpisan.
03:35Lalu kemudian,
03:37sepiksa ada 6 orang yang ada di sektor A4.
03:40Nah, sektor A4 ini akan termasuknya melalui sektor A1
03:44yang akan kami teruskan pembuatan channel
03:48hingga bisa menembuskan sektor A4.
03:51Dari sektor A4 sampai pagi tadi,
03:55dari 6 orang terjebak di dalam,
03:58Alhamdulillah semuanya masih bisa memberikan best comment.
04:01Bahkan 4 dari mereka sudah bisa kami distribusikan air minum,
04:07termasuk juga infus walaupun dengan cara oral,
04:10dan juga ada beberapa roti yang kami selipkan
04:14lewat selah tersempit yang ada di ujung sektor A1.
04:19Dan proses ini kami semakin optimis dengan metode yang kami gunakan,
04:26bisa memberikan kesempatan terbesar untuk dapat mengevakuasi korban melalui channel.
04:33Karena kami tidak berani untuk mengekspos ke dinding ataupun ke kolom,
04:41karena semalam kami berikan intervensi dengan mengangkat menggunakan lifter jack
04:48yang memiliki kemampuan 30 ton,
04:51baru bergerak 1 cm saja,
04:53ada pergerakan signifikan dari bangunan yang masih menggantung di bangunan depan.
04:59Dan ini membuat gerakan yang membuat semua orang berhamburan di gerakan gedung utama.
05:06Karena memang positifnya masih mengancing di gedung utama.
05:10Sehingga pembuatan alat berat ini menjadi opsi kedua,
05:13setelah fase rescue selesai,
05:15artinya yang korban di identifikasi masih hidup,
05:19sudah berhasil kita keluarkan semua,
05:21baru berikutnya kita menggunakan pendekatan dengan alat berat.
05:25Dan alat berat semua sudah setelah di lokasi.
05:27Oke, Pak Freezer kami kembali konfirmasi,
05:31artinya untuk status korban yang berwarna merah atau masih hidup,
05:36ada 6 orang,
05:384 diantaranya sudah bisa didistribusikan asupan makanan dan juga minuman ya Pak ya?
05:45Betul sekali Mbak.
05:46Dan 7 yang ada di sektor 2 itu yang sementara kami pending karena statusnya hitam.
05:53Oke, jadi artinya akan lebih diprioritaskan bagi mereka korban yang masih berstatus merah sendiri.
05:59Pak Freezer, boleh diinformasikan kepada kami,
06:04selain struktur bangunan yang rawan akan,
06:07apa namanya tadi seperti yang disampaikan,
06:09akan rubuh kembali,
06:11apa saja kendala lainnya dalam proses evakuasi?
06:15Ada beberapa hal yang menjadi kendala secara utama.
06:20Yang pertama adalah kita kesulitan untuk membuat perimeter.
06:26Karena kita membuat perimeter maksud kami adalah
06:29kami bukan untuk menghalangi orang untuk mengakses informasi ke dalam.
06:33Namun kita memberikan ruang seluas-luasnya bagi tim yang bekerja di dalam
06:37karena seperti kita lihat gambar yang disayangkan dari tempat TV,
06:41betapa sempitnya ruangan,
06:43lalu kemudian kalau begitu banyaknya orang berkrumah ke sekitar ini,
06:46satu, apabila ada secondary collapse,
06:49ini dapat membahayakan adanya runtuhan berikutnya dengan jumlah korban yang tentunya masih.
06:54Lalu kemudian yang kedua,
06:56panas tubuh orang yang berkumpul,
06:58ini akan menstimulasi temperatur yang ada di dalam lokasi.
07:02Belum lagi, asupan oksigen yang ada di lokasi.
07:06Ini juga akan mempengaruhi kemampuan personil yang bekerja di dalam dan juga termasuk korban.
07:12Ini yang membuat kami berbicara sama dengan pihak keamanan,
07:17baik itu dari polisi dan dari TNI,
07:20dan juga termasuk kami melibatkan para alumni dari PONPES
07:25untuk bisa memberikan ruang kerja yang cukup bagi kami
07:29agar kami bisa konsentrasi dan juga fokus dalam melaksanakan proses-proses yang lama.
07:36Untuk peralatan, tidak ada peralatan yang sebagainya.
07:39Namun kami mencari penggunaan peralatan yang menghasilkan kubratif
07:43ataupun peralatan yang bergerak.
07:45Karena ada dua orang saja naik ke posisi tertinggi di runtuhan,
07:51ternyata memberikan dampak gerakan sehada gedut yang diperlukan.
07:55Pak Freezer, boleh dikonfirmasi singkat saja,
07:58hingga sore hari ini berapa korban meninggal dunia?
08:02Baik, untuk korban meninggal dunia secara keseluruhan adalah empat orang
08:06dengan yang hasil ditemukan pada sore hari ini.
08:11Dan dari 13 korban yang berhasil di-evakuasi oleh TNI,
08:169 kodisi selamat dan 4 kodisi meninggal dunia.
08:20Dan total keseluruhan kami gabungkan dengan korban yang berhasil di-evakuasi secara mandiri
08:26adalah total sepanjang 102 orang korban.
08:29Oke, kalau yang masih di bawah reruntuhan, totalnya berapa?
08:32Yang di bawah reruntuhan tinggal tersisa yang terkonfirmasi
08:36dan teknologisasi itu ada 13 orang lagi.
08:40Baik.
08:40Dengan 13 orang itu adalah 7 label hitam dan 6 label merah.
08:45Baik, terima kasih Pak Emy Freezer,
08:47Kepala Subdirektorat Pengarahan dan Pengendalian Operasi Basarnas.
08:51Kami tentu berdoa bersama untuk keselamatan para korban.
08:53Terima kasih. Selamat sore Pak Freezer.
08:55Selamat sore.
08:56Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan