00:00Dan saudara hingga sore hari ini tim gabungan masih melakukan proses evakuasi di pondok pesantren di Sidoarjo yang mengalami ambruk pada Senin lalu.
00:12Dan saat ini sudah bergabung bersama kami Emy Freezer, Kepala Subdirektorat Pengarahan dan Pengendalian Operasi Pasarnas.
00:19Selamat sore Pak Freezer, terima kasih sudah bergabung bersama kami di Kompas Petang.
00:24Pak Freezer, hingga sore hari ini upaya evakuasinya sudah sejauh mana?
00:30Baik, terima kasih sudah bergabung bersama kami sampaikan bahwa target operasi kita di sore hari ini adalah di 15 titik.
00:38Dari 15 titik yang tersebar di sektor A1, A2, dan A4.
00:43Namun dikartakan sektor A2, dari 7 target yang ada semua statusnya adalah hitam,
00:49maka kami tidak prioritaskan dahulu, kami prioritaskan yang statusnya adalah warna merah atau korban yang masih responsif.
00:58Yaitu yang ada di A1.
01:00Di A1 ada dua target yang harus kami evakuasi.
01:03Yang pertama adalah target dengan warna hitam yang berada di posisi pendekaan,
01:08lalu di posisi perbelakang, itu adalah posisi yang merah.
01:13Nah kemudian, dengan upaya pendekatan pembuatan tanel,
01:17karena memang posisi antara lantai atas dan lantai bawah,
01:21itu jaraknya hanya 15 cm, membuat kami tidak bisa bekerja secara optimal.
01:27Kami harus bekerja dengan cara merangkak di bawah dari Tuhan.
01:31Dan ini akan sangat memberikan tingkat presur yang tinggi terhadap tim yang melaksanakan proses evakuasi.
01:40Dan alhamdulillah pada pukul 14.42,
01:45Bawang Indonesia dan Bawang Barat, korban ke-12,
01:48berhasil kami evakuasi dalam kondisi kasus hitam,
01:53untuk identitas belum teridentifikasi.
01:56Ya, kami merujuk ke rumah sakit,
02:00di mana PIN di Buai, di sana akan melakukan identifikasi lebih lanjut,
02:04berdasarkan antimortem dan postmortem.
02:06Lalu kemudian, selang juga 5 menit kemudian,
02:09di pukul 15.11,
02:12korban yang ke-13 berhasil kami evakuasi dalam kondisinya masih selamat,
02:26dan selama proses dari penemuan kami,
02:29kami berikan sipermen baik itu minum dan makan,
02:32serta juga vitamin dan input, serta oksigen,
02:35maka beliau masih bisa kita keluarkan dalam kondisinya selamat,
02:38dan dirujuk ke rumah sakit Sidoarjo,
02:42untuk pindahkan medis di Buai.
02:44Pak Frizer, total korban yang masih tertimpa reruntuhan berapa?
02:50Dan hingga sore hari ini,
02:52status hitam berapa dan status merahnya berapa, Pak,
02:55yang masih harus dievakuasi?
02:58Baik, terlepas dari 2 orang yang sudah berhasil kami evakuasi,
03:01yang status awalnya adalah 15 titik atau 15 lokasi,
03:07berkurang menjadi 13 lokasi.
03:09Di mana di titik A1 atau di sektor A1,
03:13sekarang sudah kiri tidak ada lagi korban yang berada di sektor A1.
03:18Kemudian di sektor A2 itu ada 7 korban yang statusnya hitam,
03:22karena mereka berada di bawah himpisan kolom penguat bangunan
03:27ataupun beton yang sebagian besar menghimpis oleh torso tubuh merah,
03:33sehingga status mereka di bawah himpisan.
03:35Lalu kemudian,
03:37sepiksa ada 6 orang yang ada di sektor A4.
03:40Nah, sektor A4 ini akan termasuknya melalui sektor A1
03:44yang akan kami teruskan pembuatan channel
03:48hingga bisa menembuskan sektor A4.
03:51Dari sektor A4 sampai pagi tadi,
03:55dari 6 orang terjebak di dalam,
03:58Alhamdulillah semuanya masih bisa memberikan best comment.
04:01Bahkan 4 dari mereka sudah bisa kami distribusikan air minum,
04:07termasuk juga infus walaupun dengan cara oral,
04:10dan juga ada beberapa roti yang kami selipkan
04:14lewat selah tersempit yang ada di ujung sektor A1.
04:19Dan proses ini kami semakin optimis dengan metode yang kami gunakan,
04:26bisa memberikan kesempatan terbesar untuk dapat mengevakuasi korban melalui channel.
04:33Karena kami tidak berani untuk mengekspos ke dinding ataupun ke kolom,
04:41karena semalam kami berikan intervensi dengan mengangkat menggunakan lifter jack
04:48yang memiliki kemampuan 30 ton,
04:51baru bergerak 1 cm saja,
04:53ada pergerakan signifikan dari bangunan yang masih menggantung di bangunan depan.
04:59Dan ini membuat gerakan yang membuat semua orang berhamburan di gerakan gedung utama.
05:06Karena memang positifnya masih mengancing di gedung utama.
05:10Sehingga pembuatan alat berat ini menjadi opsi kedua,
05:13setelah fase rescue selesai,
05:15artinya yang korban di identifikasi masih hidup,
05:19sudah berhasil kita keluarkan semua,
05:21baru berikutnya kita menggunakan pendekatan dengan alat berat.
05:25Dan alat berat semua sudah setelah di lokasi.
05:27Oke, Pak Freezer kami kembali konfirmasi,
05:31artinya untuk status korban yang berwarna merah atau masih hidup,
05:36ada 6 orang,
05:384 diantaranya sudah bisa didistribusikan asupan makanan dan juga minuman ya Pak ya?
05:45Betul sekali Mbak.
05:46Dan 7 yang ada di sektor 2 itu yang sementara kami pending karena statusnya hitam.
05:53Oke, jadi artinya akan lebih diprioritaskan bagi mereka korban yang masih berstatus merah sendiri.
05:59Pak Freezer, boleh diinformasikan kepada kami,
06:04selain struktur bangunan yang rawan akan,
06:07apa namanya tadi seperti yang disampaikan,
06:09akan rubuh kembali,
06:11apa saja kendala lainnya dalam proses evakuasi?
06:15Ada beberapa hal yang menjadi kendala secara utama.
06:20Yang pertama adalah kita kesulitan untuk membuat perimeter.
06:26Karena kita membuat perimeter maksud kami adalah
06:29kami bukan untuk menghalangi orang untuk mengakses informasi ke dalam.
06:33Namun kita memberikan ruang seluas-luasnya bagi tim yang bekerja di dalam
06:37karena seperti kita lihat gambar yang disayangkan dari tempat TV,
06:41betapa sempitnya ruangan,
06:43lalu kemudian kalau begitu banyaknya orang berkrumah ke sekitar ini,
06:46satu, apabila ada secondary collapse,
06:49ini dapat membahayakan adanya runtuhan berikutnya dengan jumlah korban yang tentunya masih.
06:54Lalu kemudian yang kedua,
06:56panas tubuh orang yang berkumpul,
06:58ini akan menstimulasi temperatur yang ada di dalam lokasi.
07:02Belum lagi, asupan oksigen yang ada di lokasi.
07:06Ini juga akan mempengaruhi kemampuan personil yang bekerja di dalam dan juga termasuk korban.
07:12Ini yang membuat kami berbicara sama dengan pihak keamanan,
07:17baik itu dari polisi dan dari TNI,
07:20dan juga termasuk kami melibatkan para alumni dari PONPES
07:25untuk bisa memberikan ruang kerja yang cukup bagi kami
07:29agar kami bisa konsentrasi dan juga fokus dalam melaksanakan proses-proses yang lama.
07:36Untuk peralatan, tidak ada peralatan yang sebagainya.
07:39Namun kami mencari penggunaan peralatan yang menghasilkan kubratif
07:43ataupun peralatan yang bergerak.
07:45Karena ada dua orang saja naik ke posisi tertinggi di runtuhan,
07:51ternyata memberikan dampak gerakan sehada gedut yang diperlukan.
07:55Pak Freezer, boleh dikonfirmasi singkat saja,
07:58hingga sore hari ini berapa korban meninggal dunia?
08:02Baik, untuk korban meninggal dunia secara keseluruhan adalah empat orang
08:06dengan yang hasil ditemukan pada sore hari ini.
08:11Dan dari 13 korban yang berhasil di-evakuasi oleh TNI,
08:169 kodisi selamat dan 4 kodisi meninggal dunia.
08:20Dan total keseluruhan kami gabungkan dengan korban yang berhasil di-evakuasi secara mandiri
08:26adalah total sepanjang 102 orang korban.
08:29Oke, kalau yang masih di bawah reruntuhan, totalnya berapa?
08:32Yang di bawah reruntuhan tinggal tersisa yang terkonfirmasi
08:36dan teknologisasi itu ada 13 orang lagi.
08:40Baik.
08:40Dengan 13 orang itu adalah 7 label hitam dan 6 label merah.
08:45Baik, terima kasih Pak Emy Freezer,
08:47Kepala Subdirektorat Pengarahan dan Pengendalian Operasi Basarnas.
08:51Kami tentu berdoa bersama untuk keselamatan para korban.
08:53Terima kasih. Selamat sore Pak Freezer.
08:55Selamat sore.
08:56Selamat menikmati.
Komentar