00:00Kembali menyaksikan Sapa Indonesia akhir pekan bersama saya, Claudia Karla.
00:04Saudara program Makan Bergisi Gratis di Sleman, Yogyakarta melibatkan warga lansia
00:09untuk terlibat dalam proses produksi MBG.
00:14Program Makan Bergisi Gratis yang memunculkan banyak dapur SPPG di sejumlah wilayah
00:19membawa berkah bagi warga lansia yang membutuhkan lapangan pekerjaan di usia senjar.
00:25Salah satunya warga lansia bernama Suratina.
00:28Sebelumnya Suratina warga lansia yang sempat membuka warung nasi namun ambruk
00:33saat gempa Yogyakarta tahun 2006 lalu.
00:37Setelah itu Suratina berganti-ganti pekerjaan hingga akhirnya diterima di SPPG ini.
00:47Di SPPG sini di Sleman saya diterima, saya senang sekali.
00:56Terus saya itu kerja di sini, pokoknya saya senang.
01:05Sekarang di SPPG 8 bulan.
01:11Sejumlah siswa sekolah dasar di Rembang, Jawa Tengah menolak.
01:14Menu MBG yang dibagikan di sekolah lantara mencium bau tak sedap pada ompreng MBG.
01:20Sejumlah siswa SDN 1, Sumberjo, Rembang menolak menyantap menu MBG yang dibagikan SPPG di sekolah.
01:38Mereka memilih tak memakan menu MBG tersebut karena khawatir,
01:41saya mencium bau tak sedap dari ompreng MBG.
01:45Kejadian ini di respons Bupati Rembang, Harno, dan Bupati meminta SPPG
01:49harus mengecek kualitas MBG berserta omprengnya sebelum dibagikan kepada siswa.
01:56Terus tidak sedap, lebih baik, jangan dimakan.
02:08Jadi sebelum diberikan kepada anak-anak, harus dicek dulu.
02:15Siapakah yang ngecek di situ minimal dari pihak sekolah.
02:20Syukur-syukur ada SPPG-nya ya.
02:21Badan Gizi Nasional menyebut per 25 September ada 5.914 siswa keracunan.
02:30BGN pun bertanggung jawab dan akan menginvestigasi pengelola SPPG terkait pengelolaan makan bergizi gratis
02:37pasjak racunan masal di berbagai wilayah.
02:40Sejak diluncurkan awal tahun 2025, program makan bergizi gratis terus menuai sorotan,
02:52terutama keracunan yang dialami siswa dalam sepekan terakhir.
02:56Terkini, 157 siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Petananan, Kebumen, Jawa Tengah
03:02dibawa ke puskesmas dan rumah sakit karena mengalami mual, muntah, dan pusing.
03:06Diduga usai menyantap soto di menu makan bergizi gratis.
03:10Hanya mual, muntah, tidak ada tanda-tanda kekurangan cairan.
03:15Kami terapi pengobatan untuk kawasan.
03:19Yang ada tanda-tanda kekurangan cairan di akibat kami.
03:26Kamu tanya, kami kirim, kami bawa ke Kewisma.
03:31Sekitar 90 anak siswa SD Negeri Pangebatan, Kecamatan, Karang, Lewas, Kabupaten, Banyumas, Jawa Tengah
03:38sejak Rabu lalu tidak masuk sekolah karena diduga keracunan makan bergizi gratis.
03:43Yang tidak masuk kemarin 92.
03:46Total 92?
03:47Dari kelas 1 sampai kelas 6.
03:49Ketika kami tanya gejalanya apa, artinya sakitnya sakit apa.
03:53Sakitnya keluarnya itu hanya kembang, kemulis, kemulis, kemual, muntah, kemulis, kemulis, kemulis.
04:02Aksi menolak program makan bergisi gratis pasca mareknya keracunan masal digelar ibu-ibu di depan kampus UGM Yogyakarta.
04:12Sebagai simbol penolakan, mereka membunyikan berbagai peralatan masak.
04:16Mereka mendesak pemerintah bertanggung jawab atas kasus keracunan masal.
04:32Dalam stop kegiatan yang amburadol yang terkesan dipaksakan.
04:40Gubernur daerah istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkebuwono ke-10 mengkritik pola masak pengelola SPPG yang menyediakan makan bergisi gratis.
04:50Menurut Sultan, sayuran dan daging yang dimasak terlalu awal adalah penyebab keracunan pada siswa penerima makan bergisi gratis.
04:57Nah kalau jadi seratus porsi masaknya mungkin jam tiga setengah dua malam, dimakan jam sepuluh, mesti keracunan.
05:09Udah itu sudah jika, khususnya sayur. Jadi korban itu tidak akan berkurang selama ulama masaknya tidak berubah.
05:18Mereknya kasus keracunan di berbagai wilayah, Badan Gizi Nasional meminta maaf dan berjanji akan bertanggung jawab terhadap korban keracunan.
05:29BGN akan menginvestigasi seluruh standar operasional di dapur SPPG agar kejadian tidak terulang.
05:35Kami bertanggung jawab penuh dan membiayai semuanya untuk atas apa yang terjadi.
05:46Anak-anak sampai dikotong ke poskesmas, ke posko.
05:53Padahal niat kami, nawaitu kami, nawaitu presiden adalah ingin membantu anak-anak terpenuhi gizinya.
06:00Saya mohon maaf atas nama BGN dan berjanji tidak akan lagi terjadi.
06:12Tidak akan terjadi lagi.
06:15Data Badan Gizi Nasional 25 September 2025 menyebut 5.914 orang mengalami keracunan makan bergisi gratis
06:24yang dibagi menjadi tiga klaster wilayah, yaitu Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah Indonesia Timur.
06:33Pengawasan ketat kebersihan dapur dan makanan, serta pengelolaan makanan yang baik harus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
06:43Tim Liputan Kompas TV
06:44Saudara dua korban keracunan makan bergisi gratis atau MBG kembali dirujuk ke RSUD Cililin Kabupaten Bandung Barat pada Jumat sore.
07:03Korban keracunan makan bergisi gratis yang dibawa ke RSUD Cililin Kabupaten Bandung Barat kembali bertambah pada Jumat sore.
07:11Dua pasien ini sebelumnya diperbolehkan pulang usai dirawat, namun kembali merasakan gejala keracunan sehingga harus dirujuk ke RSUD Cililin.
07:20Untuk saat ini total korban yang masih mendapatkan perawatan sebanyak 45 pasien korban keracunan MBG.
07:27Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat belum merima laporan penolakan makam bergisi gratis dari seluruh sekolah di Jawa Barat
07:40pasca keracunan masal di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.
07:45Meski demikian, Dinas Pendidikan Jawa Barat akan memitigasi keracunan masal di sekolah agar tidak kembali terjadi dengan cara melaksanakan standar operasional prosedur di dapur MBG harus dijalankan dengan baik.
07:58Jauh ini ada sekolah yang menolak MBG gak sih Pak?
08:06Saya belum, belum ada informasi.
08:07Belum ada informasi.
08:08Apa khawatiran?
08:10Ya gitu kita nanti mitigasi lah ya seperti apa gitu ya.
08:14Karena kan ini programnya program pemerintah pusat.
08:17Kemudian misalnya udah ditentukan sekolah itu, ya memang ini harus dievaluasi.
08:21Jadi apakah bagaimana mitigasi resikonya harus clear, ya kan?
08:27Mitigasi resiko itu ya bagaimana agar dipastikan betul makanannya sehat, kan stand SOP-nya udah ada di dapur kan?
08:38Untuk mengetahui informasi terkini kasus dugaan keracunan makam bergisi gratis, kita sudah terhubung dengan dua tim jurnalis Kompas TV.
08:45Ada Dinda Farah dan Jurukamera Sunandar di Bandung, Jawa Barat.
08:48Serta ada jurnalis Kompas TV, Gesi Lutvia dan Jurukamera Senot Puji di Semarang, Jawa Tengah.
08:54Kita ke Bandung terlebih dahulu.
08:56Selamat pagi Dinda hingga pagi ini.
08:58Ada berapa siswa yang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan bagaimana kondisinya?
09:07Baik, selamat pagi Carla.
09:09Pada hari ini ada beberapa korban yang masih berdatangan ke Gor Cipongkor
09:14yang di mana korban ini sudah mendapatkan penanganan, perawatan dan pengobatan pada hari-hari sebelumnya.
09:21Lalu dirujuk ke RSUD setempat, namun beberapa saat kemudian korban ini merasakan adanya gejala yang kamu kembali.
09:28Gejalanya itu sama seperti hari-hari sebelumnya, yang di mana gejalanya adalah mual sesak,
09:34mual sesak, nyeri uluhat yang hebat, demam, sakit kepala, hingga di mana korban itu mengalami kesulitan pernafasan.
09:42Dan saat ini korban berdatangan dan juga di mana korban ini merupakan yang pernah dirujuk dan juga pernah mendapatkan penanganan kemarin
09:53dan juga ada beberapa korban yang telah mendapatkan penanganan, perawatan dan berangsur kulih membaik
10:00sehingga diperbolehkan untuk kembali pulang ke rumah.
10:03Begitu, menurut data dari kepolisian dari Polsek Sindangkerta, Desa Cijenuk setempat,
10:10laporan jumlah pasien dari tanggal hari kemarin malam, yakni tanggal 26 September 2025,
10:17pada pukul 9 hingga pada pagi hari ini, 27 Desember 2025, jam 05.30 atau setengah 6 pagi,
10:25yakni pasien masuk itu sebanyak 49 orang, pasien pulang 18 orang, pasien yang dirujuk ke rumah sakit dan RSUD setempat,
10:36yakni 13 orang, dan pasien yang masih stay di posko Cipongkor ini sebanyak 18 orang.
10:42Karla, baik kemudian Dinda yang ditunggu adalah hasil dari uji lab sampel makanan dari makanan MBG yang diduga menjadi pemicu keracunan lalu,
10:53apakah sudah ada kabar terkait dengan hasil uji lab ini, kapan akan disampaikan?
10:57Baik Karla, saat ini proses dari laboratorium terkait cairan dari muntahan dan juga adanya komposisi dari bahan makanan
11:13yang telah diberikan ke laboratorium masih dalam proses yang dimana proses ini akan diberikan setelah seminggu ke depan.
11:21Karla.
11:21Baik Dinda, kemudian terakhir ini tadi Anda menjelaskan bahwa korban yang tadinya sudah dipulangkan kemudian kembali datang lagi
11:28karena masih mengalami sejumlah gejala keracunan.
11:31Lalu bagaimana tanggapan dari pemerintah setempat terkait dengan dugaan kasus keracunan MBG ini?
11:39Baik Karla, pemerintah sudah proaktif membantu para korban di Gor Cipongkor dan juga RSUD setempat
11:48dengan memberikan adanya bantuan logistik makanan yakni susu, minstan, dan juga beberapa snack makanan lainnya
11:58untuk para korban dan juga tim-tim kenakes yang ada di sini.
12:04Dan pada hari Jumat kemarin itu diberlakukan adanya trauma healing yang dilakukan oleh Polwan Polres Cimahi
12:12yang dimana trauma healing ini berisikan support, dukungan untuk mengembalikan kepercayaan kepada para siswa yang menjadi korban di Gor Cipongkor ini.
12:23Karla.
12:24Baik Dinda, pemerintah setempat telah memberikan bantuan dan juga memberikan trauma healing untuk para korban yang diduga keracunan dari makam bergizi gratis.
12:32Terima kasih Dinda dari Bandung Barat, kita beralih ke Semarang, Jawa Tengah, saudara bersama dengan jurnalis Kompas TV, Gisi Lutvia, dan jurukamera Senot Puji.
12:41Selamat pagi Gisi, ada kasus keracunan MBG diantaranya ini terjadi di Kebumen dan Banyumas.
12:47Lalu apa yang sudah diketahui terkait dengan hasil pemeriksaan sampel makanan yang diduga tidak layak santap?
12:52Ya, selamat pagi ya saudara. Untuk berbagai kasus keracunan yang tengah-tengah di Jawa Tengah, khususnya di tiga kabupaten,
13:02yakni Banyumas, Kabupaten Kepumen, dan juga Kabupaten Rambutan, ini pasti dalam proses pengeridikan.
13:08Apakah memang hal tersebut ya, sepatutnya karena pemeriksaan tersebut gratis atau hal lain.
13:13Untuk hasil laboratorium sendiri dari beberapa kabupaten belum keluar,
13:18di mana Binas Kesehatan pada hari Jumat kemarin pasca kejadian ini langsung menghidupkan sampel makanan
13:26yang juga menyebabkan keracunan ini ke laboratorium di Kota Separat.
13:30Namun, pihak Binas Kesehatan Kabupaten sempat menyebut bahwa hasil ini tidak bisa diperoleh dalam waktu 1-3 hari.
13:37Hasil ini nantinya paling cepat akan keluar 1 bulu ke depan dan tentunya akan langsung dilaporkan
13:42apakah memang penyebab dari sekolah-sekolah yang sempatnya hingga ratusan ini masuk rumah sakit
13:48dihasilkan karena keracunan penuh makan berdisi geratis.
13:52Selain itu penanganan yang dilakukan pemerintah Kabupaten sempat untuk saat ini di Repbang sendiri,
13:59sejumpa 174 siswa dari beberapa sekolah ini dilaringkan ke rumah sakit
14:04dan hingga hari ini masih terdapat 3 siswa yang dirawat intap.
14:08Pemerintah Kabupaten Repbang, kutusnya Bupati Repbang, Harno juga menyebut
14:14bahwa dia sudah menegakkan secara langsung ke SPBG
14:18bahwa pengecekan ini harus dilakukan secara intens
14:21karena beberapa siswa di Kabupaten Repbang ini sekarang menolak untuk mengkonsumsi MBG
14:26karena openg yang dikunakan untuk MBG ini ternyata keluarkan bahwa tidak sedap
14:31serta juga tentunya orang tua di Kabupaten-Kabupaten ini merasa kurang percaya lagi terhadap SPBG
14:39karena banyaknya kasus peracunan yang ada.
14:42Selain itu untuk binat dari Kesehatan Banyumat dan juga Bumen
14:49juga menyebut bahwa nantinya hasil dari laporan ini tidak akan dipublikasikan secara perata
14:55sehingga masyarakat dan juga anak-anak ini kembali tahu dan kembali percaya
14:59untuk mengkonsumsi makan bergisi gratis di sekolah mereka.
15:03Baik, tadi Anda menyebutkan bahwa pemerintah setempat ini mengimbau kepada SPBG setempat
15:09untuk mengetik sebelum makanan tersebut diberikan kepada siswa.
15:12Lalu kemudian apakah ada tanggapan lainnya ataupun imbauan yang diberikan oleh Kepala Daerah di Jawa Tengah
15:18pasca keracunan yang terjadi di sana terkait dengan keracunan dugaan dari makanan bergisi gratis
15:24baik untuk SPBG setempat ataupun juga kepada perlima manfaat?
15:30Baik, untuk respon dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah sendiri
15:33ini hari terdecak ini setelah kejadian keracunan yang terjadi kemarin ini
15:39Pemprov atau Gubernur Jawa Tengah Amat Mubi memberikan bawaan kepada masyarakat
15:43dan setunya menugaskan hadap MBG dan juga kepolisian untuk segera menelusuri
15:48apakah kejadian keracunan ini merupakan hal yang ada untuk kesengajaannya atau lainnya
15:56sehingga nantinya hal ini diharapkan dapat mengembarikan kepercayaan masyarakat
16:00mengingat fokus dari MBG ini merupakan hal yang baik
16:03yang menginginkan untuk anak-anak memiliki kepentuhan isi tercukupi
16:07namun karena banyaknya kasus yang terjadi khususnya di Jawa Tengah
16:10dan kasus ini terjadi secara bersamaan
16:13maka Ahmad Mubi menegaskan
16:15supaya segera diperjelas apakah penyebab dari anak-anak ini masih berumah lagi
16:21Baik, Gezi, terima kasih atas laporan Anda
16:25untuk hasil dari uji sampel makanan
16:28yang diduga menjadi pemicu dari keracunan ini
16:30masih dalam proses
16:31dan diprediksi satu minggu kemudian akan keluar hasilnya
16:36dan akan dibuka kepada publik
16:38terima kasih jurnalis Kompas TV
16:40Gezi Lutvia dan juga Senat Puji
16:42melaporkan langsung dari Semarang
16:44dan sebelumnya ada Dinda Farah
16:46dan juga Sunandar melaporkan langsung dari Bandung Barat, Jawa Barat
16:49terima kasih rekan-rekan
16:50selamat kembali bertugas
16:52terima kasih atas laporan Anda
16:54terima kasih atas laporan Anda
Komentar