Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MUNA, KOMPAS.TV - Kematian mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo usai mengikuti diksar Mapala Fakultas Ilmu Sosial, masih menjadi tanda tanya.

Diduga korban tewas akibat kekerasan karena ditemukan sejumlah luka lebam di tubuh korban.

Isak tangis keluarga tak terbendung saat jenazah Muhamad Jaksen tiba di rumah duka di Muna, Sulawesi Tenggara.

Jaksen dinyatakan meninggal dunia usai mengikuti pendidikan dasar Mapala Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Negeri Gorontalo pada 22 September lalu.

Sebelum meninggal, Jaksen sempat dirawat di rumah sakit karena merasakan sesak napas.

Namun keluarga dan rekan korban curiga karena ditemukan sejumlah luka lebam di tubuh korban.

Polisi telah memeriksa 10 orang yang terlibat dalam kegiatan diksar Mapala ini di antaranya satu orang koordinator lapangan, tiga orang senior serta enam orang panitia lainnya.

Polisi juga akan memeriksa pihak kampus dan peserta lain yang ikut dalam diksar bersama korban.

Pembina Paguyuban Kesatuan Mahasiswa Muna, La Awal menyebut telah meminta keterangan dari salah satu panitia diksar.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan ada tindak kekerasan fisik saat pelaksanaan diksar kepada korban dan peserta lain.

Universitas Negeri Gorontalo menyebut menyerahkan sepenuhnya pemeriksaan kasus ini kepada kepolisian.

Pihak kampus juga akan menyiapkan sanksi tegas kepada panitia diksar Mapala Fakultas Ilmu Sosial, jika terbukti melakukan kekerasan yang menyebabkan satu orang mahasiswa meninggal dunia.

Baca Juga Fakta Mahasiswa di Gorontalo Tewas Usai Diksar Mapala, Polisi Periksa 10 Orang | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/619374/fakta-mahasiswa-di-gorontalo-tewas-usai-diksar-mapala-polisi-periksa-10-orang-kompas-malam

#mahasiswaung #gorontalo #mapala

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/619605/mahasiswa-ung-tewas-usai-diksar-mapala-keluarga-sebut-ada-luka-lebam-polisi-periksa-10-orang

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kita ke informasi lain, sodara kematian mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo
00:04usai mengikuti diksar atau pendidikan dasar MAPALA Fakultas Ilmu Sosial
00:08masih menjadi tanda tanya.
00:10Diduga korban tewas akibat kekerasan karena ditemukan sejumlah luka lebam dari tubuh korban.
00:20Isak tangis keluarga tak terbendung saat jenazah Muhammad Jackson tiba di rumah duka
00:25di Muna, Sulawesi Tenggara.
00:27Jackson dinyatakan meninggal dunia usai mengikuti pendidikan dasar MAPALA Fakultas Ilmu Sosial
00:33di Universitas Negeri Gorontalo pada 22 September lalu.
00:38Sebelum meninggal, Jackson sempat dirawat di rumah sakit karena merasakan sak nafas.
00:44Namun keluarga dan rekan korban curiga karena ditemukan sejumlah luka lebam di tubuh korban.
00:48Si adik saya itu yang awalnya pergi ke kegiatan tersebut dalam keadaan sehat,
00:55akan tetapi pas setelah pulang di hari minggunya dia dalam keadaan yang tidak baik bang.
01:00Dimana di leher sebelah kirinya mulai membengkak bang.
01:05Cuman yang jelasnya sebelum si korban meninggal,
01:09dia sempat mengetikkan bahwa bengkaknya ini karena diakibatkan oleh tampileng.
01:13Dia sempat diakitik bang tanpa dikirim chat.
01:17Karena si korban tidak bisa bicara makanya diakitik bang.
01:20Polisi telah memeriksa 10 orang yang terlibat dalam kegiatan diksar mapala ini.
01:26Di antaranya 1 orang koordinator lapangan, 3 orang senior, serta 6 orang panitia lainnya.
01:33Polisi juga akan memeriksa pihak kampus dan peserta lain yang ikut dalam diksar bersama korban.
01:39Panitia Jakarta panggil, kita periksa, nanti akan berkembang kepada teman-temannya,
01:45kira-kira untuk yang mengetahui sepanjang perjalanan proses diksar ini,
01:51apakah memang ada tindakan-tindakan yang kira-kira melanggar hukum
01:56untuk bisa kita proses terkait dengan kematian almarhum.
02:00Pembina Peguyuban Kesatuan Masiswa Muna La Awal menyebut
02:05telah meminta keterangan dari salah satu panitia diksar.
02:09Dari hasil pemeriksaan ditemukan ada tindak kekerasan fisik
02:13saat pelaksanaan diksar pada korban dan peserta lain.
02:16Saya sudah berbicara langsung dengan korlap.
02:22Jadi pada hari pertama itu, saya memanggil korlap pada saat di rumah sakit itu
02:26dan saya menanyakan terkait kondisi di lapangan.
02:29Dan korban menyampaikan bahwa ada proses kaderisasi yang berkaitan dengan kontak fisik.
02:35Orang korlap sampaikan senior-senior dan termasuk korlap sendiri.
02:40Kemudian mengaku bahwa itu ada proses fisik menampar korban dan peserta-peserta lainnya.
02:46Universitas Negeri Gorontalo menyebut
02:50menyerahkan sepenuhnya pemeriksaan kasus ini pada kepolisian.
02:54Pihak kampus juga akan menyiapkan sanksi tegas
02:57kepada panitia diksar Mapala Fakultas Ilmu Sosial
03:00jika terbukti melakukan kekerasan
03:03yang menyebabkan satu orang mahasiswa meninggal dunia.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan