Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pertemuan dan permintaan maaf Rismon Sianipar terkait tudingan ijazah palsu Joko Widodo. Gibran menyebut langkah tersebut menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.

Rismon Sianipar, tersangka dugaan fitnah ijazah Jokowi, menemui Presiden ke-7 RI di kediamannya di Solo, Kamis sore. Rismon mengaku penelitiannya dalam buku Jokowis White Paper terdapat kekeliruan.

Sebelum berkunjung ke rumah Jokowi, Rismon sempat mengajukan permohonan restorative justice kepada penyidik Polda Metro Jaya.

Ia pun memastikan tudingan soal ketidakaslian ijazah Jokowi tidak terbukti.

#jokowi #rismon #ijazah

Baca Juga Pakai Rompi Oren, Eks Menag Yaqut Langsung Dibawa Menuju Rutan KPK | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/656541/pakai-rompi-oren-eks-menag-yaqut-langsung-dibawa-menuju-rutan-kpk-kompas-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/656542/wapres-gibran-respons-soal-permintaan-maaf-rismon-ke-jokowi-kompas-malam
Transkrip
00:00Saudara Wakil Presiden Gibran Rabungi Raka merespons pertemuan dan permintaan maaf Rismon Sianipar terkait tudingan ijazah palsu Jokowi.
00:09Gibran menyebut langkah tersebut menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
00:15Rismon Sianipar tersengka dugaan fitnah ijazah Jokowi menemui Presiden ke-7 Republik Indonesia di kediamannya yang ada di Solo pada
00:22Kamis sore.
00:23Rismon mengaku penelitiannya dalam Jokowi's White Paper ada kekeliruan.
00:28Sebelum berkunjung ke rumah Jokowi, Rismon sempat mengajukan permohonan restoratif justice kepada penyidik Polda Metro Jaya.
00:34Ia pun memastikan tudingan soal ketidakaslian ijazah Jokowi tidak terbukti.
00:45Melalui keterangan tertulis yang dikeluarkan Biro Pers, Media dan Informasi, Wakil Presiden menyampaikan bulan Ramadan adalah bulan yang sangat baik
00:53untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan.
00:57Wapres, Republik Indonesia juga menghargai pernyataan dan sikap saudara Rismon yang telah menyampaikan klarifikasi serta kesediaannya untuk meninjau kembali pernyataan
01:07yang sebelumnya disampaikan kepada publik.
01:09Langkah tersebut menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Komentar

Dianjurkan