00:00Terima kasih Anda masih bersama kami di Kompas Petang.
00:04Saudara Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi,
00:09mengusulkan ide agar satu warga negara hanya punya satu akun media sosial
00:15tiap platform Medsos.
00:17Bambang menyebut ide ini untuk menghindari akun anonim maupun akun palsu.
00:24Bambang menyebut informasi yang disampaikan di media sosial
00:28harus dapat dipertanggungjawabkan.
00:30Ia menyoroti fenomena akun anonim dan buzzer alias pendengung
00:35yang belakangan memang marak berseliwuran di berbagai media sosial.
00:48Bahkan kami berpendapat bahwa ke depan perlu juga single akun.
00:55setiap warga negara hanya boleh memiliki satu akun.
01:01Baik itu kami belajar dari Swiss misalnya kan,
01:05satu warga negara hanya punya satu nomor telepon.
01:08Hanya satu punya akun sosmed.
01:11Karena untuk mengetahui bagaimana ke depan
01:14orang-orang yang memberikan informasi di sosial media
01:18dapat bertanggung jawab.
01:21Anggota Komisi 2 DPR RI fraksi PKS,
01:25Mardani Alisera menilai usulan itu menarik
01:27namun harus ditempuh dengan cara yang tepat.
01:31Ketua DPP PKS itu juga menjelaskan
01:33pembatasan akan membuat pemilik akun
01:35mengajarkan bertanggung jawab dan akuntabilitas.
01:40Namun dalam prosesnya tidak boleh memaksa
01:42dan mengedepankan edukasi.
01:44Terkait ide satu orang, satu akun
01:53menarik karena mengajarkan tanggung jawab
01:57dan akuntabilitas.
02:00Saya dukung, tetapi prosesnya tidak boleh pemaksaan.
02:04Prosesnya bangun edukasi.
02:06Kasih waktu, 3 tahun untuk ditertibkan.
02:10Dari situ, semua orang punya akun resmi
02:13yang bertanggung jawab.
02:16Menanggapi usulan satu orang,
02:19satu akun media sosial untuk setiap platform,
02:22Sekjen Partai Demokrat,
02:24Herman Khairun tidak setuju.
02:27Pasalnya media sosial juga digunakan warga
02:29untuk melakukan usaha.
02:31Usul satu orang hanya memiliki
02:33satu akun media sosial ditujukan
02:35untuk menekan akun anonim atau akun palsu.
02:38Namun, Demokrat tidak sepakat, Saudara.
02:41Khairun bilang,
02:42pelaksanaan akan sulit dilakukan.
02:45Ia menambahkan media sosial adalah
02:47medium berkomunikasi.
02:49Ketimbang dibatasi,
02:50pemerintah seharusnya cukup mengawasi
02:53dan mengedukasi.
02:54Dan mungkin sekarang ini kan banyak digunakan
03:01untuk media bisnis dan usaha.
03:04Nah, oleh karenanya menurut saya
03:06pembatasan ini agak sulit juga, gitu ya.
03:10Dan lebih baik kita memang keedukasi
03:13dan pemerintah sebagai otoritas
03:16pemilik kebijakan atas media sosial
03:20dan media lainnya tentu juga melakukan pengawasan,
03:24melakukan pemantauan.
03:27Sehingga betul-betul media sosial
03:29sejatinya adalah menjadi media komunikasi
03:32antar warga, antar masyarakat
03:34dan memiliki nilai manfaat bagi sosial.
03:37Merespon soal usulan satu orang satu
03:41akun media sosial di setiap platform
03:44organisasi masyarakat sipil
03:46yang memperjuangkan hak-hak digital,
03:48yaitu SafeNet,
03:49khawatir justru hal tersebut
03:51melanggar hak digital warga.
03:54Lantaran belakangan warga
03:55kerap menggunakan akun media sosial
03:57selain untuk sosialisasi individu,
03:59juga digunakan untuk berbisnis.
04:07Ini sebetulnya bukan solusi
04:10kalau kamu lihat ya,
04:11bahkan berisiko melanggar
04:13hak digital warga gitu,
04:15karena kita tahu banyak sekarang orang
04:17menggunakan akun media yang berbeda,
04:19media sosial yang berbeda itu
04:20untuk urusan kerja, pribadi,
04:22bisnis gitu,
04:23bahkan untuk menindungi diri
04:24dari serangan digital gitu ya.
04:27Jadi yang dibutuhkan memang
04:28regulasi
04:29ataupun implementasi regulasi
04:31yang lebih cerdas gitu ya,
04:32bukan pembatasan yang bahkan
04:35ini bahkan akan lebih banyak
04:37merugikan warga ketimbang
04:38untuk menindak pelaku kejahatan.
04:40Terima kasih.
Komentar